NEWS

Sunday, 23 May 2021

Tingkatkan SDM Pariwisata, Pemkab Maros MoU bersama Poltekpar Makassar

Pemkab Maros Gandeng Poltek Pariwisata Makassar Jalin Kerjasama MoU Untuk Pengembangan Pariwisata dan Peningkatan SDM Pengelolaan Desa Wisata.

Upaya mengembangkan dunia pariwisata serta meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pengelolaan, dan pengembangan Pariwisata Serta kepariwisataan desa atau sebagai pendampingan desa wisata, pemerintah kabupaten Maros melakukan penandatanganan MoU atau nota kesepahaman dengan Politeknik Pariwisata (PoltekPar) Makassar. 

Penandatanganan  MOU  antara Pemerintah kabupaten Maros dengan Akademisi  Politeknik Pariwisata Makassar dalam hal sebagai pendampingan desa wisata ini menghadirkan dua kepala desa  dari Maros yang memiliki potensi pengembangan desa wisata yakni Desa Nisombalia kecamatan Marusu dan desa Bontolempangan kecamatan Bontoa yang dipilih dalam MoU tersebut, Sabtu (22/5/2021) di Hotel Teras Kita Makassar. 

Dalam MoU ini dihadiri  Bupati Maros, Chaidir Syam  bersama Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Muhammad Arifin, didampingi Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros, M Ferdiansyah, Kabid Pariwisata Disbudpar Maros, Yusriadi Arif, Kabid UMKM dan Perdagangan Kopumdag Maros, serta civitas akademika PoltPar Makassar.

Keterangan Gambar : Pemkab Maros bersama Jajaran Poltekpar Makassar dalam penandatanganan MoU (ist)
Bupati Maros, Chaidir Syam dalam sambutannya mengatakan, pariwisata Maros menjadi salah satu fokus utama program  Pemerintah kabupaten Maros kedepan  dalam pengembangan sektor pariwisata. 

Dalam 100 hari kerjanya pada Juni mendatang akan ada 5 objek wista baru yang dikelolah sebagai desa wisata dan menjadi perioritas pembangunan selain yang sudah ada terkenal maju yakni Rammang rammang, Leang leang dan Taman Wisata Bantimurung, ujarnya.

Bupati yang baru beberapa bulan menjabat menuturkan Dua desa ini telah lama dilirik oleh Poltekpar sebagai calon desa pendampingan untuk didampingi dalam  pengelolaan, peningkatan SDM dan pengembangan Pariwisata yang ada didesa tersebut sebagai desa wisata. 

Menurut Chaidir, Keduanya memiliki potensi wisata yakni  Desa Nisombalia dengan wisata bahari dan desa Bontolempangang wisata gunung karst nya yang tersambung dari Karst Rammang ramang  yang sudah masuk dalam kawasan geopark atau Warisan budaya dunia, tuturnya. 

Terkhusus  Desa Bontolempangan  yang searah dengan karst Rammang rammang ini akan menjadi objek wisata baru yang akan dikunjungi karena dekat dari jalur kereta api dan stasiun kereta  secara ekonomis akan mengalami peningkatan pendapatan masyarakatnya melalui usaha UMKM nantinya.

Dengan adanya kerja sama pendampingan dari Poltekpar ini secara akademis Pemkab Maros maupun Disbudpar akan mendapatkan masukan atau ide untuk pengembangan pariwisata maros kedepan termasuk desa yang memiliki objek wisata untuk dikembangkan menjadi desa wisata.

Sementara itu, Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Muhammad Arifin,pihaknya telah berkomitemen membantu masyrakat dalam hal pendampingan desa wisata. Untuk 2021 ini PoltekPar melakukan pendampingan secara langsung kepada masyarakat  untuk mengelolah potensi wisata mereka di dua desa yakni desa Nisombalia di kecamatan Marusu dan desa Bontolempangan di kecamatan Bontoa kabupaten Maros. 

Ia berharap kerja sama Poltekpar dengan pemkab Maros  khususnya di dua desa ini bisa berjalan dengan baik.  Dengan alasan memilih  dua desa ini di kabupaten Maros karena Dua desa ini sangat potensial untuk menjadi desa wisata. Dimana Potensinya ini  di sulsel termasuk yang diusulkan oleh pemrov adalah karst, khususnya berada didesa .

Dirinya juga bersyukur  karena pemkab telah membuatkan sk untuk kelompok sadar wisata di dua desa tersebut. kami harap dapat bersinergi secara langsung dengan kelompok sadar wisata di dua desa tersebut. 

Menanggapi hal tersebut, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros, M Ferdiansyah juga mengatakan dengan adanya MoU ini masyarakat di kedua desa tersebut dapat menerapkan ilmu pengelolaan pariwisata  dari pendamping wisata Poltekpar sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisata dan ekonomi keluarga dengan membuka usaha UMKM. (marosfm news department)

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.