NEWS
Showing posts with label Banjir. Show all posts
Showing posts with label Banjir. Show all posts

Saturday, 2 March 2019

Luapan Sungai Di Tompobulu Maros Bikin Was-Was, BPBD Imbau Warga Tetap Tenang

Beberapa video amatir terkait kondisi luapan air sungai di Kecamatan Tompobulu Maros yang beredar di medsos, membuat was-was sebagian warga Maros, utamanya di wilayah perkotaan.

Beberapa warga bahkan sudah mulai mengungsikan barang-barangnya karena khawatir banjir akan kembali merendam kota Maros dan sekitarnya.

Keterangan Gambar : Personil BPBD Maros melakukan pemantauan air sungai di bawah Jembatan Sungai Maros. (dok. ist)

Terkait hal tersebut, Korlap Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Maros, Hasriadi, sabtu malam (2/3/2019) mengatakan, tim BPBD setiap 30 menit terus memantau ketinggian air dibawah jembatan Kota Maros.

Ia menjelaskan, air di sungai Maros sekitar pukul 21.35 wita malam ini (2/3) sudah turun 15 cm per 30 menit, dan Arus turun ke muara juga sangat deras sehingga kecil kemungkinan ada indikasi siaga banjir.


Senada dengan itu, Plt. Kepala BPBD Maros, Frans Johan, telah menurunkan timnya untuk melakukan pemantauan wilayah yang terdampak luapan air sungai.

Ia mengatakan Timnya sudah turun untuk berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memantau lupan air dan juga sekaligus melakukan pendataan dampak luapan air sungai.

Ia meminta warga agar tetap tenang dan waspada ketika mendapatkan kondisi seperti ini, karena tim kami juga terus melakukan pemantauan daerah yang rawan bencana. (marosfm news department)

Akibat Luapan Sungai Tompobulu, Distribusi Air Bersih PDAM Maros Terganggu

Luapan air sungai di sekitar Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros, sabtu (2/3/2018) mengakibatkan pelayanan air bersih dari PDAM Maros ikut mengalami gangguan.

Keterangan Gambar : Kondisi Bendung Lekopancing Maros, sabtu (2/3/2018) (dok. ist)

Kepala Bagian Teknik PDAM Maros, Abd Rajab dalam rilisnya ke Maros FM, sabtu malam (2/3) mengatakan, pelayanan yang mengalami gangguan distribusi air bersih meliputi kecamatan Tanralili, Turikale dan Mandai seperti Borong, Damai, Allaere, Carangki, Bira-bira, Panassakkang, Tanete, Bontotallasa, perum bentenge, Bonto mate'ne, Bentol, Poros jl. Garuda, Taroada, Adatongeng, Lingk.Tumalia, RSUD Salewangang, Poros Maccopa, Nusa Idaman, Taniaga, BTN H.Banca, Sambotara dan sekitarnya.

Rajab menjelaskan, gangguan distribusi air itu disebabkan banjir yang mengakibatkan pompa intake di Instalasi pengolahan air tanralili/dulang tidak dapat beroperasi karena banyaknya lumpur dan material-material lain yg ikut tersedot pompa.

Terkait gangguan itu, pihak PDAM Maros pun menyampaikan permintaan maaf kepada pelanggan, dan secepatnya akan dilakukan normalisasi demi kenyamanan pelanggan PDAM Maros. (Marosfm News Department)

Tuesday, 29 January 2019

Pascabanjir, Sintap Maros Pindah Kantor Demi Percepatan Pelayanan

Pascabanjir besar yang menerjang Maros selama dua hari pekan lalu, Pemerintah Daerah (Pemda) Maros sudah kembali membuka pelayanan meski harus membersihkan kantor dan beberapa peralatan yang sempat terendam banjir.

Salah satunya Pelayanan Satu Atap (Sintap) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Maros, dimana untuk mempercepat pelayanan pihaknya memilih untuk mengungsi di salah satu gedung milik Pemda Maros.

Kepala Dinas DPMPTSP Maros, Andi Rosman (dok. ist)

Kepala Dinas DPMPTSP Maros, Andi Rosman, Mengatakan pelayanan untuk mengurus perizinan bagi warga Maros sudah dibuka lebih dahulu, hal itu karena perpindahan kantornya ke Gedung Baruga C samping Gedung Serbaguna Maros, yang sebelumnya berada di sudut jalan Asoka.

Ia menjelaskan, pelayanan Sintap cepat buka karena diarahkan oleh bapak Bupati Maros untuk menempati Baruga C yang sebelumnya adalah gudang penyimpanan, apalagi juga bangunan kantor lama akan direnovasi jadi sekalian pindah sampai renovasi selesai.

Andi Rosman melanjutkan, untuk peralatan kantor Sintap yang terendam tergolong cukup banyak, diantaranya meja kerja 27 buah, komputer 38 unit, printer 26, server 3 unit, UPS 5 unit, Scanner 2 unit, laser jet 3 unit, dispenser 5 unit, meja rapat 2 buah dan 1 set soundsystem. Namun, hal itu bukan merupakan kendala besar dalam pelayanan dan sebagian telah diatasinya.

Meski demikian Andi Rosman menyatakan itu bukan kendala, karena server sudah bagus dan data aman. Yang habis adalah arsip dan tidak mengganggu pelayanan, Pihaknya akan tetap maksimalkan playanan dengan memanfaatkan apa yg ada. (marosfm news departement)

Sunday, 27 January 2019

Angkasa Pura I Airports Bantu Korban Banjir di Maros

Hujan yang turun terus menerus selama beberapa hari ini menyebabkan terjadinya bencana banjir yang melanda wilayah Sulawesi Selatan, termasuk wilayah Kabupaten Maros sejak tanggal 22 Januari 2019 kemarin. Sebagian akses di Kabupaten Maros tertutup oleh banjir yang melanda di beberapa titik.

Hal tersebut menyebabkan sebagian masyarakat kesulitan mendapatkan bahan makanan dan minuman dan diungsikan ke tempat pengungsian.

Manajemen Angkasa Pura Airports Bandara Internasional Sultan Hasanuddin turun langsung untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh korban bencana banjir bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Maros di posko induk Gedung Serbaguna Maros. Kamis (24/1/2019).

General Manager Bandara Sultan Hasanuddin Wahyudi mengatakan, Bantuan yang diberikan berupa bahan makanan dan minuman seperti mie instan, ikan kaleng, air mineral, beras, biskuit dan roti senilai Rp 50.000.000.


PT Angkasa Pura I (persero) Bandara Sultan Hasanuddin bersama Bupati Maros Hatta Rahman saat memberikan bantuan korban Banjir di Maros. Kamis (24/1/2019). (dok.ist)

Lanjut Wahyudi menjelaskan, Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wahyudi selaku General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin kepada M.Hatta Rahman selaku Bupati Maros di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Maros.

Nantinya bantuan akan diteruskan Pemda Maros untuk didistribusikan ke masyarakat korban banjir di wilayah Kabupaten Maros.

Wahyudi berharap Semoga bantuan ini dapat membantu korban bencana di wilayah Kabupaten Maros. Dan saya bersama manajemen mengucapkan turut prihatin atas bencana ini, semoga keadaan segera kembali normal. Korban dan keluarga diberi ketabahan dan kekuatan.

Thursday, 24 January 2019

Pasca Banjir, Bupati Maros Janji Pelayanan Kembali Normal Dalam Seminggu

Pasca bencana banjir yang melanda kabupaten Maros, selasa lalu (22/1/2019), hampir sebagian besar kantor pelayanan pemerintah tidak dapat memberi pelayanan maksimal seperti biasanya.

Terpantau di Kompleks perkantoran kantor Bupati Maros, pada kamis (24/1/2019), 3 hari pasca bencana banjir ini, hanya kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah yang tidak terdampak banjir, sedangkan kantor lainnya, pada selasa lalu terendam air dengan ketinggian sekitar 1 meter.

Bupati Maros Hatta Rahman saat memantau Kantor yang terdampak Banjir (dok. ist)

Bupati Maros, H.M Hatta Rahman telah melakukan pengecekan terhadap beberapa kantor khususnya yang melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dan Dinas Kesehatan (Dinkes). 

Hatta mengatakan untuk proses recovery atau pemulihan butuh maksimal tujuh hari karena kantor yang terendam banjir lumayan tinggi. Apalagi banyak dokumen yang terendam banjir sehingga menjadi kendala besar bagi pemerintah.

Menurutnya, Dukcapil termasuk salah satu kantor yang pemulihannya harus dipercepat, sehingga sejak kamis pagi (24/1/2019) para ASN pun langsung membersihkan kantor dan setting ulang komputer untuk digunakan kembali.

Sementara kondisi di Kantor Dinas Pekerjaan Umum, meski para ASN telah mencoba menyelamatkan dokumen dengan mengangkat ke atas meja, namun masih terkena banjir karena tingginya volume air.

Menurut Hatta, selain membersihkan, pihaknya juga fokus memberikan bantuan ke korban bencana.

Ia telah memerintahkan dinas terkait untuk mendata kondisi jalan serta jembatan yang rusak maupun hanyut agar sesegera mungkin dilakukan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak. 

Dari 14 kecamatan, 12 kecamatan di Maros terdampak banjir. Salah satu yang terparah yakni kecamatan Turikale karena hampir semua wilayahnya tergenang air. (marosfm news departemen)

Bupati dan Ketua DPRD Maros Salurkan Bantuan Langsung Ke Warga

Bupati Maros H.M Hatta Rahman bersama ketua DPRD Maros H.A.S Chaidir Syam turun langsung ke warga terdampak banjir di Maros, rabu (23/1/2019), sehari pasca bencana.

Tidak hanya memantau, Hatta bersama Chaidir menyalurkan langsung bantuan berupa mie instan ke masyarakat yang terkena banjir.

Bupati Maros dan Ketua DPRD Maros saat mengantar langsung bantuan ke masyarakat yang terkena banjir Rabu, 23/1/2019 (dok. ist)

Hatta juga memborong mie instan dan air mineral di beberapa toko untuk dibagi-bagikan ke masyarakat yang terdampak banjir.

Menurut Hatta, saat ini yang terpenting warga yang terkena banjir aman dari kebutuhan pangan seperti makanan dan air mineral.

Setelah berbelanja, Hatta dan Chaidir pun membawa bantuan mie instan yang kemudian di bagi-bagikan langsung ke masyarakat yang terkena banjir. Hatta juga menyalurkan bantuan ke dapur umur darurat yang didirikan di Masjid Agung, Jl Lanto Dg Pasewang Maros.

Hatta Rahman mengatakan, Ia memang berinisiatif selain melihat kondisi, juga sebisa mungkin membantu warga. Karena bisa jadi mereka belum makan sejak semalam dan persediaan air bersih tentu makin menipis.

Hatta pun mengaku telah menginstruksikan ke pihak terkait untuk segera mendata warga dan menyalurkan bantuan bagi yang terdampak musibah ini.

Senada hal tersebut, Chaidir pun mengaku meski rumah pribadinya juga kebanjiran namun dirinya turut memantau banjir serta membagikan langsung bantuan mie instan ke masyarakat.

Menurutnya, bantuan ini mungkin tidak seberapa tapi setidaknya bisa menguatkan dan memotivasi warga yang sementara terkena musibah agar bisa lebih bersabar atas kerugian yang dialami. (marosfm news departement)

Bupati Maros Turun Langsung Pantau Banjir

Bupati Maros, H.M Hatta Rahman memantau langsung kondisi banjir yang melanda wilayahnya, rabu (23/1/2019).

Hatta memantau banjir di beberapa titik seputaran kota Maros bersama Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam serta Plt Kadinsos Maros, Ferdiansyah.

Bupati Maros, Hatta Rahman saat memantau langsung banjir di sekitar kantor Bupati, Rabu 23/1/2019 (dok. ist)

Dengan menggunakan sepeda dan berjalan kaki menerobos banjir, Bupati memantau daerah sekitar Tumalia, Kantor Bupati Maros, Lapangan Pallantikang, Jalan A.P Pettarani, kawasan kuliner Pantai Tak Berombak (PTB), hingga daerah Pacelle dan Marampesu.

Hatta mengaku ingin melihat langsung seberapa besar musibah sekaligus memastikan bagaimana dampak banjir bagi masyarakat. Selain itu, untuk melihat langsung apa kebutuhan masyarakat  sehingga bisa dipetakan untuk pendistribusian bantuan.

Hatta juga menunjuk posko kabupaten di Gedung Serbaguna sebagai posko induk bantuan dan memastikan seluruh bantuan terdistribusi dengan merata.

Hatta berharap bencana banjir terbesar di Kabupaten Maros dalam seratus tahun terakhir ini bisa segera surut dan aktivitas dapat kembali berjalan normal. (marosfm news departement)

Monday, 14 November 2016

BMKG UMUMKAN PUNCAK CURAH HUJAN DI MAROS DIPREDIKSI DESEMBER

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulsel mengumumkan, sebagian besar wilayah di Sulsel telah memasuki musim hujan. 

Pihak BMKG juga memprediksi puncak musim hujan khususnya di kabupaten Maros akan terjadi pada bulan Desember.


Kepala Station BMKG Abdul Mutholib senin (14/11/2016) menjelaskan, prediksi hujan lebih dari 200 mm perhari. Sementara di waktu puncak hujan dirata-ratakan 700-800 mm.

Beberapa daerah yang akan diguyur hujan dengan intensitas tinggi yakni kecamatan Tanralili, Maros Baru dan Lau. Untuk wilayah tersebut curah hujannya diatas rata-rata, dan berpotensi banjir. 

Sementara itu, untuk beberapa kecamatan yang berada di pesisir seperti, Maros Baru, Bontoa, Lau, Marusu, Turikale diprediksi akan terkena dampak banjir.

Abdul Mutholib mengimbau kepada petani untuk tidak menanam padi pada bulan desember. Hal itu untuk menghindari gagal tanam yang akan menyebabkan petani merugi. Apalagi prediksi musim hujan mendatang berpotensi banjir.

Abdul Mutholib juga mengingatkan memasuki puncak musim hujan agar masyarakat Maros diimbau waspada dan lebih berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, jalan licin, dan lainnya.

Dalam website resmi BMKG untuk hari senin (14/11/2016) warga juga diminta mewaspadai hujan dengan intensitas sedang - lebat akhir-akhir ini disertai petir yang berpotensi terjadi sore hari di wilayah Makassar, Maros, Pangkajene, Sidenreng, Sungguminasa serta Watansoppeng. (maros fm news department)
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.