NEWS
Showing posts with label Bosowa. Show all posts
Showing posts with label Bosowa. Show all posts

Tuesday, 13 July 2021

Kodim 1422 Maros dan Lanud Hasanuddin Boyong Vaksin Sinovac ke Pabrik Bosowa

Untuk kesekian kalinya, karyawan PT Semen Bosowa Maros (Bosowa Semen) mengikuti vaksinasi Covid-19. Kali ini karyawan yang belum terjaring, diwajibkan mengikuti vaksinasi, Senin (12/7/2021) di Messhall, pabrik Bosowa Semen, desa Baruga kecamatan Bantimurung.

Keterangan Gambar : Vaksinasi bagi karyawan Semen Bosowa dan masyarakat sekitar (dok.marosfm)

HR & GA Division Head Bosowa Semen, Mahyuddin mengatakan selain karyawan organik dan outsourching, keluarga karyawan juga dibolehkan mengikuti vaksinasi. 

Manajemen Bosowa bekerjasama Kodim 1422 Maros untuk penyedia vaksin tipe Sinovac. Hadir beberapa tim vaksinator dari RS Dr. Dody Sardjoto Lanud Sultan Hasanuddin.

Hadir pula Komandan Kodim 1422 Maros, Letkol Inf. Budi Rahman, Kabinpotdirga Lanud Sultan Hasanuddin, Letkol Pas Baharuddin yang diterima Direktur Manufacturing Bosowa Semen, Syamsul Rijal memantau langsung proses vaksinasi. 

Mahyudin menyampaikan, masyarakat sudah sadar untuk segera vaksin dan tak perlu takut lagi.

Sementara itu, Dandim 1422 Maros, Letkol Inf Budi Rahman mengatakan, vaksinasi ini menyasar pihak swasta dalam hal ini Bosowa yang memiliki unsur proximity di Maros. Selain itu juga menjadi kolaborasi antar TNI AD dan TNI AU. 


Pihaknya juga menargetkan 500 orang untuk divaksin di pabrik Bosowa. Menurutnya, Pihak Kodim juga sudah mengedarkan surat lagi ke semua departemen agar penggunaan masker lebih ketat lagi. Meski mayoritas karyawan di pabrik Maros telah divaksin namun penggunaan masker menjadi new normal yang harus dibiasakan. Untuk itu tim gugus tidak lelah untuk menggalakkannya.

Selain upaya vaksinasi, Ketua Tim Gugus Covid-19 Bosowa Semen, Baso Gaus mengatakan upaya upaya telah dilakukan sejak setahun lalu. Namun kali ini lebih diperketat lagi dalam penggunaan masker. (marosfm news department)

Wednesday, 30 December 2020

Cegah Virus Covid-19, Bosowa Semen Rutin Lakukan Swab Tes Bagi Karyawannya

Demi mencegah penyebaran virus Covid-19 di lingkup pabrik PT Semen Bosowa Maros (Bosowa Semen), di desa Baruga kecamatan Bantimurung, Maros, manajemen Bosowa menggelar tes Swab massal untuk seluruh karyawannya, Selasa kemarin (29/12/2020). Tes ini berlangsung empat hari, hingga Sabtu (2/1/2021) mendatang.

Keterangan Gambar : Salah satu pegawai Bosowa Semen saat mengikuti SWAB Tes (ist)

Corporate Communication Bosowa Semen, Budiman Habe mengatakan seluruh karyawan Bosowa Semen diwajibkan mengikuti swab tes sesuai jadwal yang dibagi berdasarkan departemennya. 

Sebanyak lima orang tenaga kesehatan dari Klinik Bosowa Semen, termasuk relawan dari luar Bosowa bertugas mengambil spesimen nasofaring dan orofaring tersebut. Sehingga tidak terlalu terjadi antrian menumpuk saat menunggu pemeriksaan.  

Sebelumnya, kata Budi, manajemen rutin melakukan swab tes yang dibagi berdasarkan departemen untuk menjaga karyawan dan menjadi upaya pencegahan penyebaran virus.

Seorang karyawan, Muthmainnah, mengaku sudah lima kali menjalani Swab tes. Ia tak pernah absen jika departemennya mendapat giliran tes. Ia mengaku antusias dengan swab tes agar menjaga dirinya dan orang terdekatnya. Serta sebagai pengingat agar lebih patuh pada protokol kesehatan dan pegangan jika saja tiba tiba ia harus menjalani dinas luar kota. 

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Bosowa Semen, Baso Gaus menambahkan untuk area pabrik Bosowa Semen tetap melakukan protokol kesehatan yang sudah  berlangsung sejak masa pandemi. 

Misalnya, karyawan yang masuk kerja wajib memakai masker dan diukur suhu tubuhnya menggunakan thermo gun. Setelah melakukan absensi finger wajib mencuci tangan/memakai hand  sanitizer yang telah disediakan disamping alat finger.

Masjid Ar Rasyid yang berada di dalam area pabrik untuk sementara ditutup menghindari salat berjamaah. Karyawan pun diimbau agar mendirikan salat sendiri di area kerjanya. Mess hall yang biasanya dijadikan tempat berkumpul untuk makan ditutup untuk sementara demi mencegah perkumpulan. Maka dari itu, kata Baso, berlaku meal box bagi karyawan untuk dibawa dan disantap di area kerja. (marosfm news department)

Tuesday, 2 June 2020

Karyawan Bosowa Semen Tes Swab, Seluruh Karyawan di Nyatakan Negatif

Manajemen PT Semen Bosowa Maros Bosowa Semen) telah melakukan tes swab ke karyawannya, Jumat (29/5/2020) lalu di pabrik Bosowa Semen, desa Baruga kecamatan Bantimurung. Hasil keseluruhan tes pun keluar dan hasilnya negatif untuk karyawan yang telah di tes sekitar 36 orang. 

Keterangan Gambar : Salah satu karyawan Semen Bosowa Maros saat dilakukan tes swab (ist)
Pjs HR & GA Division Head Bosowa Semen, Mahyuddin Saing mengatakan tes Swab dilakukan secara perwakilan dari empat direktorat yang ada di Bosowa Semen. Direktorat HR&GA, Finance, Commercial dan Manufacturing. Dari keempat direktorat tersebut, karyawan dipilih secara acak untuk mengikuti tes Swab yang dilakukan di pabrik Bosowa Semen. Tes dilakukan oleh karyawan Klinik Bosowa Semen sendiri. 

Sementara itu, Chief Medical and Clinic Bosowa Semen, dr Abdu Abas mengatakan, petugas medis mengambil sampel apus dari saluran pernapasan. Misalnya, hidung dan tenggorokan. Sampel ini kemudian dibawa diperiksa di bawah mikroskop untuk mendeteksi ada tidaknya DNA virus corona.

Lanjut Abas menjelaskan, Seluruh karyawan yang di tes kemarin semuat dinyatakan negatif. Pihak karyawan tetap tetap di imbau agar tetap menjaga imun tubuhnya agar stabil serta makan makanan bergizi dan berolahraga ringan.

Selain itu, Mahyuddin menambahkan untuk area pabrik Bosowa Semen tetap melakukan protokol kesehatan yang sudah berlangsung kurang lebih dua bulan. Misalnya, karyawan yang masuk kerja wajib memakai masker dan diukur suhu tubuhnya menggunakan thermo gun. Setelah melakukan absensi finger wajib mencuci tangan/memakai hand sanitizer yang telah disediakan disamping alat finger. 

Masjid Ar Rasyid yang berada di dalam area pabrik juga telah dibuka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Seperti melakukan jarak 1 meter antar jamaah satu dan lainnya, mencuci tangan sebelum masuk masjid, memakai masker dan membawa sajadah sendiri ke mesjid. (marosfm news department).

Monday, 21 October 2019

Bosowa Peduli Gelar Baksos dan Pembagian Kacamata Gratis Di Maros

Bosowa Peduli bekerjasama dengan organisasi nirlaba, One Sight, menggelar bakti sosial pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis, Senin (21/10/2019) di Gedung Serbaguna Maros, Sulawesi Selatan.

Seluruh kacamata yang disediakan pada acara tersebut disumbangkan langsung oleh Essilor Vision Foundation. Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Bosowa juga turut berpartisipasi sebagai penerjemah dalam kegiatan ini
Keterangan Gambar : Pemeriksaan Mata yang di Gelar Bosowa Peduli dan One Sight di Gedung Serbaguna Maros (dok. maros fm)
Kegiatan yang berlangsung lima hari hingga Jumat (25/10/2019) ini akan memeriksa sekitar 1.000 mata anak usia sekolah yang telah menjalani Pra Skrining Mata sebelumnya, pada Juli hingga September 2019 lalu. Pra Skirining ini dilakukan Bosowa Peduli dengan menggandeng Fakultas Kedokteran Unibos yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Sulsel.

Di prosesi pembukaan baksos, hadir langsung Bupati Maros M Hatta Rahman, Wakil Bupati Maros Harmil Matotorang, Rektor Universitas Bosowa Prof Saleh Pallu MEng, Direktur Bosowa Peduli Melinda Aksa, Wakil Direktur Utama Bosowa Semen Subhan Aksa,  Project Manager One Sight Jennifer Harnett dan pengurus Perdami Sulsel.

Pengarah kegiatan, Subhan Aksa mengatakan baksos ini bertujuan mendeteksi kondisi penglihatan anak usia sekolah serta dapat membantu sekitar 10.000 murid yang terdeteksi mengalami gangguan. Serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memeriksakan matanya.

Kata Subhan, Baksos tersebut juga bagian dari tanggungjawab sosial Bosowa untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas, khususnya di kabupaten Maros.

Subhan Aksa menambahkan dari data yang dikantongi panitia, 10 persen dari 66 juta anak sekolah di Indonesia menderita kelainan refraksi, atau pembiasan. Kondisi ini jika tidak ditangani cepat akan mengakibatkan munculnya lapisan generasi muda yang memiliki kualitas hidup dan intelektual yang rendah.

Lanjut Subhan menjelaskan, Gangguan penglihatan tentu akan memberi dampak yang buruk bagi anak dalam kehidupannya, khususnya dalam proses belajar di sekolah dan interaksi sosialnya. Hanya saja minimnya kesadaran dari orangtua akan pentingnya memeriksakan mata anaknya terbilang rendah. Maka dari itu, semoga Bosowa bisa berperan dalam meminimalisir hal tersebut.

Diketahui Bosowa Peduli juga menggandeng One Sight  untuk menggelar kegiatan ini. One Sight merupakan organisasi nirlaba independen yang  menyediakan akses keperawatan mata berkualitas dan kacamata di komunitas yang kurang terlayani di seluruh dunia. Didirikan lebih dari 30 tahun yang lalu, One Sight berkantor pusat di Amerika Serikat dan beroperasi di 48 negara dan telah membantu lebih dari 10 juta nyawa. Sebagai sponsor global pendiri OneSight, Luxottica memberikan dukungan operasi tahunan, bingkai, dan keterlibatan sekitar 23.000 dokter dan karyawan.

Sementara itu, Ketua panitia Mukhsin Alwy mengatakan, setiap harinya peserta akan dibagi berkelompok sesuai dengan pembagian sekolahnya. Panitia akan memeriksa 200-an peserta setiap hari. Peserta akan melalui sepuluh tahapan pemeriksaan, hingga pada tahap terakhir akan membawa pulang kacamata gratis sesuai dengan tingkat gangguan mata mereka.

Tak tanggung tanggung, peserta diperiksa oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Sulsel dan 24 relawan One Sight yang datang dari Perancis, Singapura, Amerika Serikat, Hongkong, Kanada, India, Finlandia, Australia dan Indonesia.

Dari Universitas Bosowa sendiri selain dihadiri Rektor, turut dihadiri Wakil Rektor dan dekan se Unibos.  Hadir pula sejumlah kepala SKPD kabupaten Maros, dan perwakilan Sponsor seperti Bank Bukopin, Semen Bosowa Maros, Gowa Kencana  Motor, Grab Indonesia, dan  Ethica Partner.
(maros news department)
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.