NEWS
Showing posts with label Kemiskinan. Show all posts
Showing posts with label Kemiskinan. Show all posts

Tuesday, 11 May 2021

Pemkab Maros Salurkan Zakat untuk Guru Mengaji

Sebanyak 1.761 Guru ngaji mendapat zakat dari almarhum Bohari yang sekaligus ayah dari Wakil Bupati Maros, Hj Suhartina Bohari. Difasilitasi Pemda, penyerahan zakat tersebut diserahkan di rumah jabatan Bupati, selasa (11/5/2021).

Keterangan Gambar : Pemberian zakat kepada salah satu perwakilan camat untuk disalurkan kepada penerima yang membutuhkan (ist)

Bupati Maros, H.A.S Chaidir Syam dalam sambutannya menyampaikan keterlibatan Pemda sebagai fasilitator penyaluran zakat tersebut bagi guru mengaji yang ada di kabupaten Maros.

Menurut Chaidir, Walaupun para guru mengaji telah mendapat tunjangan dari dana desa ataupun dana kelurahan, tahun ini pemkab maros akan memberikan lagi tambahan zakat. 

Ia berharap, para camat  dapat sesegera mungkin membagikan kepada warganyanya yang membutuhkan.

Selepas penyampaian sambutan dari Bupati, setiap camat dari 14 kecamatan di kabupaten Maros menggandeng satu perwakilan guru mengaji menerima penyerahan zakat. 

Sementara itu, Wakil Bupati Maros, Hj. Suhartina Bohari yang turut hadir berharap melalui zakat ini ayahnya bisa mendapat tempat yang baik disisi Allah.

Adapun Data jumlah penerima zakat ditiap-tiap kecamatan berbeda, tergantung banyaknya guru ngaji yang terdata  ditiap kecamatan meliputi 131 orang dari kecamatan Turikale, 117 orang dari kecamatan Tanralili, 93 orang dari Tompobulu, 109 orang dari Maros Baru, 174 orang dari Marusu, 83 orang dari Moncongloe, 160 orang dari kecamatan Mandai, 116 orang dari kecamatan Mallawa, 165 dari Bantimurung, 146 dari Bontoa, 120 orang dari Camba, 103 orang dari Cenrana, 110 dari kecamatan Lau, 138 orang dari kecamatan Simbang. (marosfm news department)

Tuesday, 27 April 2021

Karya Bakti TNI, Personil Kodim 1422 Maros Bedah Rumah Warga

Anggota Koramil 1422-04/Mandai dalam hal ini Kodim1422/Maros melaksanakan kegiatan karya bakti bedah rumah di Dusun Bulu Tanae Desa Marumpa Kecamatan Marusu Kabupaten Maros, Senin (27/04/2021).

Keterangan Gambar : Personil Kodim 1422 Maros Karya Bakti Satkowil T.A 2021
(ist)

Dalam kegiatan ini, Danramil 422-04/Mandai Kapten Inf Syamsi secara langsung memimpin personilnya melaksanakan karya bakti bedah pada semester I T.A 2021.

Salah satunya, bedah rumah yang dilakukan oleh pemilik rumah Nurlia (45) yang juga dijadikan Taman Pendidikan Al Quran (TPQ). Ibu paruh baya tersebut juga tidak mempunyai pekerjaan yang tetap.

Danramil 1422-04/Mandai Kapten Inf Syamsir mengatakan, Ini merupakan  karya bakti personil
TNI dalam hal ini Koramil 1422-04/Mandai 
yang dikerjakan oleh seluruh anggota Koramil.

Dibantu dengan beberapa warga bangunan rumah milik Ibu Nurlia yang sudah mencapai 30 persen dalam pengerjaannya.

Dijelaskannya, dengan melibatkan warga masyarakat akan tercipta kemanunggalan TNI dengan rakyat serta bersama-sama membantu warga yang kurang mampu dalam membenahi rumah khususnya warga yang kurang mampu.

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Kapten Inf Nasrun Pasi Ter Kodim 1422/Maros dan anggota Koramil 04/Mandai. (marosfm news department)

Saturday, 27 March 2021

Kodim 1422 Maros Bagikan Ratusan Sembako "Aku Sahabat Rakyat" Bagi Warga Kurang Mampu

Komando distrik militer (kodim) 1422 Maros bagikan 250 paket sembako kepada masyarakat di wilayah Korem 141/Toddopuli dan Korem 142/Taroada Tarogau se- Sulselbar serentak hari ini. Sabtu (27/3/2021).

Kegiatan ini merupakan program yang di gagas oleh Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIV Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Andi Sumangerukka saat melaunching tageline 'Aku Sahabat Rakyat (ASR)' yang dilakukan secara serentak  di seluruh wilayah Komando Daerah Milter (KODAM) XIV Hasanuddin.

Keterangan Gambar : Sertu Hamzah Babinsa Desa Marumpa saat membawakan paket sembako "Aku Sahabat Rakyat"  kepada salah satu warga kurang mampu. (dok.marosfm)

Oleh karena itu, dalam filosofi tagline ASR terdapat simbol jabat tangan, yang merupakan lambang hubungan persahabatan yang sangat erat antara seluruh jajaran KODAM XIV Hasanuddin dengan komponen dan stakeholders yang terkait serta rakyat yang tidak akan pernah lepas. Dimana persahabatan ini juga mewarnai sinergi yang kokoh, utuhnya persatuan dan kesatuan bangsa.

Menanggapi hal tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 1422 Maros, Letkol Inf Budi Rahman mengatakan pembagian paket sembako tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI dalam rangka membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Budi, Ini merupakan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan sehingga Tagline "Aku Sahabat Rakyat" ini menjadi nyata. Sebagai prajurit TNI akan senantiasa berusaha menjadi bagian dari masyarajat karena TNI lahir dari rakyat dan berjuang untuk rakyat.

Lounching Tagline "Aku Sahabat Rakyat" di depan Gedung Manunggal Makassar (dok.marosfm)

Ia berharap dalam kegiatan besar ini mampu membantu masyrakat dapat terus dilakukan secara berkesinambungan, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Dirinya juga mengajak untuk saling bahu-mebahu mendukung upaya mengatasi kesulitan rakyat, terutama saat ini tengah berupaya menanggulangi pencegahan dan penularan wabah Covid-19. Hal tersebut sekaligus sebagai bukti nyata prajurit KODAM XIV Hasanuddin dalam wadah organisasi Aku Sahabat Rakyat.

Sementara itu, lebih lanjut Dandim mengungkapkan tantangan Indonesia saat ini dimasa pandemi Covid-19 adalah kemiskinan. Olehnya, dirinya mengharapkan sinergitas dari semua pihak salah satunya TNI-Polri untuk bersama-sama membangun kabupaten Maros aman dan tentram.

Pangdam juga menyampaikan bahwa ini padalah tantangan yang lebih besar kedepannya saya berharap dengan launching "Aku Sahabat Rakyat". Kodam XIV Hasanuddin ini, mampu bersama-sama bekerja untuk masyarakat Sul-Sel, utamanya di Kabupaten Maros. (marosfm news department)



Wednesday, 17 March 2021

PKH Maros Ikuti Rapat Koordinasi, Suhartina Bohari : Mari Kita Maksimalkan Penanganan Kemiskinan Lintas Sektoral

Sebanyak 54 tenaga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) ikut dalam rapat koordinasi  Kabupaten Maros Rabu, (17/3/2021) di Ruang Pola Kantor Bupati Maros.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari mengatakan, pelaksanaan rapat koordinasi ini sebagai bagian dari ikhtiar dalam memaksimalkan aktualisasi data terpadu penanganan kemiskinan lintas sektoral di kabupaten Maros menuju Maros lebih sejahtera.

Suhartina menjelaskan, Penanganan ini harus dilakukan bersama untuk mendapatkan formulasi yang tepat dan cepat karena itulah mengapa perlunya duduk bersama seluruh SDM PKH se-Kabupaten Maros. Ini juga merupakan bagian dari upaya aktualisasi data terpadu dengan harapan dapat menggugah kesadaran masyarakat agar tidak lagi ditemukan masyarakat yang tidak tertangani.

Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Maros (dok.marosfm)

Menurutnya antara pemerintah baik Dinas Sosial, Pemerintah Kecamatan hingga desa dan kelurahan harus bekerja bersama-sama dengan tim pendamping PKH agar data yang ada di Kabupaten bisa menjadi satu kesatuan dan tidak tumpah tindih.

Dia juga mengatakan kalau nantinya setiap bulan akan ada evaluasi kinerja. Menurutnya, karena selama ini jika ada bantuan turun dari pemerintah secara tiba-tiba menjadi miskin. Bahkan seharusnya yang sudah bisa mandiri bisa melaporkan ke dinas terkait agar namanya dikeluarkan dan bisa diberikan kepada yang membutuhkan.

Suhartina juga mengimbau agar SDM PKH harus objektif dalam mendata dengan betul-betul melihat warga yang membutuhkan.

Adapun jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 14.009 keluarga, bantuan pangan non tunai (BPNT) sebanyak 23.309 keluarga, Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 11.172 keluarga.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Maros, Prayitno mengatakan PKH merupakan salah satu program untuk membantu masyarakat miskin. Dimana didalamnya terdapat beberapa komponen.

Dimana yang masuk itu memiliki komponen seperti ibu hamil, balita, lansia, penyandang disabulutas dan anak sekolah.

Sedangkan warga miskin yang tidak memiliki komponen itu secara tidak langsung tidak bisa menjadi penerima PKH. Tapi bantuan sosial lainnya seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Diketahui, dalam PKH ini ada 54 orang tenaga pendamping di Kabupaten Maros.

Keterangan Gambar : Deklarasi Gerakan Ayo Kuliah (GAK) oleh Anak KPM PKH Kabupaten Maros Sulawesi Selatan


Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Deklarasi Gerakan Ayo Kuliah (GAK) yang merupakan program inovasi yang diinisiasi oleh Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan. (marosfm news department)


 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.