NEWS
Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Wednesday, 17 March 2021

Menhub Kunjungi Proyek Perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros

Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub), Budi Karya Sumadi, melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan. Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka Peresmian Bandara Toraja. Rabu, (17/3/2021). 

Setibanya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Menhub bergegas melakukan site visit ke Proyek Pengembangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin diantaranya ke Terminal Selatan dan Terminal Utama. 

Selama kunjungannya, Menhub didampingi langsung oleh Direktur Utama Angkasa Pura Aiports, Direktur Teknik Angkasa Pura Airports, Kepala Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Direktur Operasi PT Wijaya Karya, General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Pimpinan Proyek PT Wijaya Karya dan Direksi PT Jaya CM selaku konsultan proyek.  

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi saat memantau proyek pembangunan dan pelebaran bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros. (dok.marosfm)

Sebagaimana diketahui bahwa Proyek Pengembangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin ini dimulai pada tahun 2019 dan rencana selesai pada Mei 2021. Pengembangan ini dilakukan karena terjadi lack of capacity dari bandara eksisting.  Dengan luas 166.005 m2, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin nantinya dapat memuat sebanyak 15 juta penumpang pertahun.

Tak hanya terminal, PT Angkasa Pura I (Persero) juga memperluas apron yang semula terdiri dari 49 Parking Stand (PS) hanya untuk pesawat narrow body, kini diperluas sehingga dapat memuat 54 PS untuk pesawat berlorong tungga (Narrow Body )dan 3 PS untuk pesawat berbadan lebar (Wide Body)

Dalam kunjungannya, Menhub menyampaikan bahwa kedepannya Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menjadi Bandara Penghubung wilayah Timur Indonesia.  Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga menjadi Bandara embarkasi Haji dan Umroh yang melayani jama’ah dari Indonesia Timur. 

Dirut PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, Untuk Progres pengembangan bandara internasional sultan hasanuddin saat ini mencapai 68,7%. Secara fisik bandara sudah terlihat bentuknya. Pihaknya tetap optimis bahwa saat pandemi berakhir, penerbangan akan kembali normal.

Diketahui juga, Dalam kunjungan Kerja Menhub ke Sulawesi Selatan ini akan berlangsung selama 2 hari yaitu pada 17 hingga 18 Maret 2021 bersamaan dengan Kunjungan Kerja Presiden RI Joko Widodo sekaligus meresmikan Bandara Udara Tanah Toraja, Sulawesi Selatan. (marosfm news department)

Saturday, 14 September 2019

Ribuan Jama'ah Shalat Ghaib Dan Do'a Bersama Di Al Malrkas Maros

Ribuan jemaah Jum'at Masjid Al Markas Maros melaksanakan shalat Ghaib berjamaah dan do'a bersama untuk Presiden ketiga Republik Indonesia H Bacharuddin Jusuf Habibie.
Keterangan Gambar : Jama'ah Masjid Almarkas Maros saat melaksanakan Solat Ghaib (dok.marosfm)
Ketua Pengurus Masjid Al-Markas Maros Drs. M. Tamrin Ramli mengatakan, shalat Ghaib ini selain memang diinstruksikan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), juga diinisiasi oleh pengurus Masji Al Markas Maros.

Ia menuturkan bersama segenap jemaah, yang melaksanakan shalat Ghaib sehubungan dengan wafatnya presiden ketiga kita BJ Habibie, katanya mari bersama-sama mendoakan Almarhum agar diterima di sisi-Nya.

Habibie adalah sosok inspirator bagi masyarakat Indonesia.  Banyak yang ingin mengikuti mengikuti jejaknya. Hal tersebut bisa dilihat dari banyak masyarakat yang memotivasi anak-anaknya untuk mengikuti jejak Habibie.

Untuk diketahui, BJ Habibie wafat di RSPAD Gatot Soebroto,  Jakarta pada Rabu pukul 18:05 (11/9) di usianya yang ke 83 tahun. Habibie lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936. Selain sebagai Presiden ketiga RI, Habibie juga pernah menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi pada tahun 1978 hingga Maret 1998.

Jenasah Almarhum dimakamkan secara Militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Kamis kemarin (12/9/2091) dan Presiden RI Jokowi selaku inspektur upacara saat prosesi pemakaman.
(maros news department).

Thursday, 9 March 2017

YULIANI PARIS KUNJUNGI MAROS GUNA SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN SEKALIGUS SERAHKAN BANTUAN MOTOR PENGANGKUT SAMPAH

Anggota DPR RI, Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, MSc berkunjung ke dua desa di Kabupaten Maros yang menjadi konstituennya yakni Desa Pabbentengan kecamatan Marusu dan desa Sudirman kecamatan Tanralili, kamis (9/3/2017).

Andi Yuliani didampingi Ketua DPRD Maros, H. AS Chaidir Syam dan disambut kepala desa Pabbentengan Amran Yusuf di Kantor Desa Pabbentengan.

Selain menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan, Andi Yuliani juga membagikan masing-masing satu unit motor pengangkut sampah ke dua desa tersebut.

Andi Yuliani Paris bersama Kades Pabbentengang Marusu, Amran Yusuf dan Ketua DPRD Maros, H. AS Chaidir Syam (9/3/2017) (dok. ist)

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PAN ini menjelaskan bantuan 2 motor pengangkut sampah ini diserahkan untuk menunjang kebersihan desa, sekaligus menyapa konstituen di daerah yang memang Maros menjadi salah satu daerah pemilihannya.

Sementara itu, Kepala Desa Pabbentengan Amran Yusuf mengaku berterima kasih atas bantuan motor sampah dari Andi Yuliani. Karena, pihaknya akhir-akhir ini juga merasa kesulitan karena kekurangan armada pengangkut sampah.

Amran menjelaskan dengan adanya bantuan motor ini maka diharapkan bisa mendorong masyarakat membiasakan pola hidup bersih dan membuang sampah pada tempatnya, serta semakin menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan.

Sementara Chaidir Syam yang juga sekertaris DPD PAN Maros sangat terkesan dan berterima kasih dengan kehadiran politisi senior dari PAN ini yang juga memberikan bantuan kepada warga Maros. Ia berharap, Anggota DPR RI tetap memberikan perhatian dan sumbangsih positif dalam proses pembangunan di Dapil masing-masing.

Terkait sosialisasi empat pilar kebangsaan yang menjadi program MPR RI, Chaidir juga mengaku akan ikut mengajak Ormas Pemuda di Maros untuk aktif membina kesatuan dengan 4 pilar terebut diantaranya, Pilar Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945 dan Pilar NKRI sehingga berbagai isu yang bisa mengakibatkan perpecahan bisa diantisipasi dengan semangat nasionalisme pemuda di daerah utamanya Kabupaten Maros. (maros fm news department)

Wednesday, 20 April 2016

MAJALAH "OBOR KEADILAN" EDISI PERDANA TERBIT DI MAROS

Majalah Obor Keadilan edisi perdana diluncurkan sejumlah wartawan senior dan praktisi hukum di Maros, senin kemarin (18/4/2016).

Media bulanan ini diterbitkan untuk menjadi media penghubung komunikasi antara masyarakat dan pemangku kepentingan. Selain itu, untuk mengontrol kinerja aparat pemerintahan yang tidak sejalan dengan harapan masyarakat.

Majalah Obor Keadilan Edisi Perdana dengan Cover Kepala BPN Maros, Hj. Andi Nuzulia SH. (dok. bsfm)

Pimpinan Umum Majalah Obor Keadilan yang juga mantan Anggota DPRD Maros 2 periode, Drs. H. Sudirman Manaf SH, M.Si mengaku tertarik menghadirkan media ini karena menyadari keberadaan media massa sangat penting serta diharapkan masyarakat sebagai sarana kontrol terhadap permasalahan publik.

Sudirman optimis Obor Keadilan dengan mottonya "Terang Benderang Dalam Benar" mampu berkompetisi dengan media lainnya yang lebih dulu eksis karena didukung SDM yang bisa diandalkan seperti pemimpin redaksi Danial Sattar dan pengacara Andi Azis Maskur.

Sudirman berharap selain menjadi kontrol atas permasalahan publik, juga bisa menjadi mitra dalam menyampaikan informasi pembangunan dan kebijakan publik untuk dipahami masyarakat serta menjadi mitra bagi instansi pemerintahan dan swasta.

Atas terbitnya Obor Keadilan, segenap Pimpinan serta Crew Radio Butta Salewangang FM juga menyampaikan ucapan selamat dan berharap semoga Obor Keadilan bisa membawa banyak manfaat untuk masyarakat khususnya di Kabupaten Maros. (bsfm news department)

Thursday, 25 February 2016

GUBERNUR SULSEL IMBAU BUPATI MAROS KAWAL RENCANA PEMBANGUNAN NASIONAL

Maros segera menjadi daerah yang hebat dengan adanya pelebaran Bandara 5 kali lipat dari yang ada saat ini. Segala jenis fasilitas akan dibangun mulai dari rumah sakit, mall dan hotel bintang 5 serta fasilitas lainnya.

Dalam blueprint perencanaan nasional, fungsi Bandara Sultan Hasanuddin-Maros Makassar akan sama dengan Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng-Jakarta yakni menjadi tempat transit internasional. Selain itu akan ada bengkel pesawat di Bandara Sultan Hasanuddin.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (dok. bsfm/ibhet)

Hal itu diungkapkan Gubernur Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya pada prosesi serah terima jabatan Bupati Maros, rabu kemarin (24/2/2016) di Aula Gedung Serbaguna, Maros.

Syahrul mengatakan, atas rencana pengembangan itu, Bupati Maros harus mengawal hal ini karena energi yang dibutuhkan berbeda dengan daerah lain di Sulsel.

Selain itu, di Maros juga akan dibangun rel kereta api yang diharapkan menjadi terminal akhir yang akan menyangga Makassar. Karena perjalanan lintas sulsel akan masuk di terminal besar yang terletak di Maros.

Untuk itu Syahrul berharap semua pihak di Maros harus kompak dan harmonis untuk fokus pada tujuan pembangunan karena Maros merupakan daerah yang sangat penting untuk menyangga sulawesi selatan yang akan jadi penyangga utama Indonesia. (bsfm news department)

SERTIJAB BUPATI MAROS : SYAHRUL OPTIMIS MAROS BISA 60 KALI LEBIH BAIK

Prosesi Serah terima jabatan dari Penjabat Bupati Maros, A. Herry Iskandar kepada Bupati Maros, Ir. HM Hatta Rahman berlangsung khidmat di Aula Gedung Serbaguna Maros, Jalan Asoka, rabu kemarin (24/2/2016).

Acara dihadiri Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo didampingi Ketua DPRD Provinsi Sulsel, H. Moh Roem SH, MS.i, serta beberapa pejabat lingkup Pemprov Sulsel dan unsur Muspida Maros, serta Pejabat pemerintahan lingkup Pemkab Maros, seluruh camat, kepala desa dan tokoh pemuda serta tokoh masyarakat.

Prosesi Serah Terima Jabatan Bupati Maros dipimpin Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (dok. bsfm/ibhet)

Dalam sambutannya, Syahrul mengatakan pemerintah bertujuan untuk menjamin kehidupan lebih baik bagi masyarakatnya, serta mempertajam arah agar tercipta efisiensi pembangunan, dan berbuat adil terhadap pembagian tugas masing-masing perangkat pemerintahan.

Menurut Syahrul, jika semua pihak bergerak sesuai fungsi dan tugas masing-masing, maka akselerasi pembangunan bisa 3 kali bahkan 60 kali lebih baik dan itu sudah dibuktikan dalam 5 tahun belakangan ini.

Hal lain yang ditekankan Syahrul yaitu pemerintah harus bisa mengefektifkan gerakan dan mengefisienkan anggaran tanpa adanya korupsi, sehingga setiap bentuk administrasi harus berjalan dengan benar.

Sementara Mantan Penjabat Bupati Maros, A. Herry Iskandar dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya atas seluruh jajaran dan masyarakat Maros yang telah berpartisipasi atas kelancaran tugasnya selama beberapa bulan di Maros.

Herry juga menyampaikan, bahwa pelaksanaan Pilkada terbaik di Sulawesi Selatan yakni di Kabupaten Maros karena masyarakat dan seluruh pihak yang ada sangat mengerti dan sadar bagaimana berdemokrasi yang dewasa dan baik.

Bupati Maros, Ir. H.M Hatta Rahman MM dalam sambutannya menyampaikan target Maros 3 kali lebih baik dan Visi Maros lebih sejahtera 2021 harus bisa diwujudkan apalagi tantangan daerah yang semakin berat karena Maros bukan lagi bersaing dengan daerah lain tetapi bersaing dengan Negara Asean dalam era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).

Hatta juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Mantan Penjabat Bupati Maros, A. Herry Iskandar dan tetap berharap agar A. Herry memberikan masukannya untuk pengembangan Kabupaten Maros karena selama menjabat tentunya beliau sudah mengetahui kekurangan Kabupaten Maros untuk dibenahi bersama. (bsfm news department)

Thursday, 18 February 2016

DIALOG SIANG BSFM : SOSIALISASI GERAKAN NASIONAL "SAYA PEREMPUAN ANTI KORUPSI"

Gerakan Nasional "Saya Perempuan Anti Korupsi" disingkat SPAK merupakan gerakan moral dari perempuan-perempuan Indonesia untuk isu Anti Korupsi.

Gerakan ini dicanangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak peringatan Hari Kartini tahun 2014 lalu, karena para penggerak dari Gerakan ini merupakan Perempuan-perempuan yang disebut Agen.

Gerakan Nasional SPAK memandang peran perempuan sangat penting dalam pencegahan korupsi, baik sebagai ibu, istri maupun sebagai anggota masyarakat. Diharapkan, gerakan ini mampu memproduksi sebanyak mungkin para perempuan dan organisasi perempuan untuk ikut berpartisipasi dengan melindungi diri dari korupsi dengan cara menyebarluaskan pengetahuan, modus-modus dan peluang-peluang yang berpotensi korupsi serta konsekuensi hukumnya. Sehingga pengaruh positif ini, tidak hanya bagi anak dan suaminya, melainkan juga masyarakatnya di manapun mereka berada.

Agen SPAK Sulsel dan Agen SPAK Kabupaten Maros di Radio BSFM Maros (18/2/2016) (dok. bsfm/Guhtip)

Hal itu disampaikan agen SPAK Sulsel, Sri Wahyuningsih didampingi Agen SPAK Maros, Ismawati dalam acara Dialog Siang di Radio Butta Salewangang FM (BSFM) Maros, kamis (18/2/2016) pukul 12.30 - 14.00 Wita dipandu Herman Temmajarra.

Sri Wahyuningsih mengatakan, Semua orang bisa menjadi Agen SPAK dan SPAK bukan sebuah organisasi melainkan Gerakan Moril yang bergerak dari sisi pencegahan dan bukan penindakan. Meskipun demikian, target untuk pencegahan Korupsi bukan hanya untuk kaum perempuan tetapi lebih kepada masyarakat secara umum tanpa mengenal perbedaan gender.

Menurutnya, Agen SPAK untuk wilayah Sulsel terus melakukan sosialisasi dan menyebarkan "virus-virus" SPAK termasuk di Maros untuk seluruh golongan masyarakat mulai dari anak-anak, dewasa, tua, muda dengan mengenalkan perilaku-perilaku Anti Korupsi dalam lingkup paling kecil dan bukan hanya identik dengan masalah uang tetapi cakupan korupsi secara luas.

Sementara itu, Agen SPAK Maros, Ismawati mengatakan untuk Gerakan SPAK sebenarnya sudah hampir setahun melakukan sosialisasi termasuk dalam lingkup Darma Wanita Bappeda dan masyarakat. Sosialisasi itu dilakukan dalam bentuk permainan yang sederhana sehingga dengan cepat mereka yang mengikuti sosialisasi langsung mengetahui bagaimana bentuk tindakan yang dinilai termasuk korupsi.

Sosialisasi terkait Gerakan SPAK ini terus digulirkan perempuan-perempuan Indonesia termasuk Maros dalam rangka menyambut peringatan Womens Day International, 8 Maret mendatang. (bsfm news dept)


Sunday, 14 February 2016

MARWAN JAFAR NILAI PENGGUNAAN DANA DESA DI SULSEL TERUTAMA MAROS, SANGAT BAIK

Menteri Desa, PDTT (Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi), Marwan Jafar melakukan kunjungan kerja di Sulawesi Selatan, sabtu kemarin (13/2/2016) dengan agenda menjadi Keynote Spech di acara Seminar Nasional "9th Hasanuddin Accounting Day" di kampus Universitas Hasanuddin, Makassar.

Usai menjadi pembicara di Unhas, Marwan langsung menuju Kabupaten Maros untuk meninjau pembangunan irigasi yang menggunakan Dana Desa sekaligus berdialog dengan warga Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.

Marwan mengatakan penggunaan dana desa di Sulawesi Selatan khusunya di Kabupaten Maros sudah sangat baik dan transparan serta digunakan sebagaimana mestinya.

Marwan Jafar saat kunjungan ke Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai Kabupaten Maros - Sulsel (dok. bsfm/GuhTip)

Hal itu disampaikan Marwan saat dirinya meninjau pembangunan lima blok jalan, pembangunan gedung Paud (Pendidikan Anak Usia Dini), Posyandu, dan saluran irigasi yang merupakan dana langsung dari pemerintah pusat (Dana Desa) yang disalurkan tahun kemarin.

Menurutnya, Hal ini menunjukkan kepedulian pemerintah pusat dalam memperhatikan pembangunan di desa yang ada di seluruh Indonesia.

Marwan juga menyampaikan agar para kepala desa di seluruh Sulawesi Selatan tidak perlu terlalu risau soal hukum, dengan catatan, Kepala Desa harus benar dalam pengelolaan dan penggunaan Dana Desa serta ADD yang sebentar lagi akan disalurkan.

Dalam Dialog itu, Salah seorang Pendamping Desa mempertanyakan soal kontrak pendampingan yang hanya sampai bulan maret, namun menurut Marwan kontrak pendamping desa itu akan diperpanjang, kecuali ex anggota PNPM yang berminat menjadi pendamping desa, maka akan melalui proses tes kembali.

Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Maros, Abdul Azis mengatakan pihak kementrian desa sebelumnya memang sudah melakukan survey di Maros terkait penggunaan Dana Desa tahun-tahun kemarin dan Alhamdulillah Maros ternyata sudah dinilai termasuk sangat baik bahkan disampaikan langsung oleh pak menteri dalam kunjungannya sore kemarin (13/2/2016).

Azis juga sangat mengapresiasi langkah-langkah yang ditempuh Bapak Marwan Jafar dengan meninjau langsung lokasi yang akan dikerjakan dalam penganggaran Dana Desa ini. (bsfm news department)
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.