NEWS
Showing posts with label Profil. Show all posts
Showing posts with label Profil. Show all posts

Sunday, 22 December 2019

Momen Hari Ibu 2019, Sepotong Doa Untuk Ibu Puisi Karya Siti Fatimah

Hari ibu yang jatuh di 22 Desember 2019 ini, menjadi momen sendiri seorang guru di Maros

St. Fatimah Achmad memanfaatkan moment dengan mengunggah ke youtube puisi hasil karyanya
"SEPOTONG DOA UNTUK IBU".

Keterangan Gambar : St. Fatimah Achmad (Ist)

Ima panggilan akrab guru peraih juara lomba menulis esai sekabupaten Maros ini mengaku bahwa tak ada hari untuk merayakan hari ibu, sebab mencintai Ibu,memberi hadiah,atau memperlakukan spesial, tidak perlu menunggu 22 Desember. Semua hari adalah wajib untuk kita memuliakan Ibu.



Ima juga menceritakan bagaimana puisinya tercipta dari akumulasi rasa sayang kepada ibunya. Ima mengatakan kata kata itu lahir spontan dan mewakili perasaannya selama almarhumah bersama dirinya. Dan dia mengaku pencapaiannya selama ini dalam karier maupun aktifitas lainnya tidak terlepas dari doa doa ibu. Doa ibu itu keramat, dan mumpuni. Makanya berbuat baik kepada ibu itu wajib hukumnya untuk anak.

Berikut isi puisi dan video yang diunggahnya di YouTube :



Tuesday, 10 September 2019

Personil Polres Maros Dapat Anugrah Pendidikan Indonesia

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Pusat kembali memberikan apresiasi kepada pejabat, tokoh dan pribadi yang konsisten berperan memajukan pendidikan dan juga mendukung IGI dalam upayanya meningkatkan kompetensi guru.

Sosok tersebut ialah Bripka Mulyadi B. Wahid personel Polres Maros yang terpilih menjadi salah satu penerima Anugerah Pendidikan Indonesia.  Anugerah Pendidikan Indonesia tersebut nantinya akan diselenggarakan pada acara Global Educational Supplies & Solutions (GESS), Pameran Pendidikan International di JCC Jakarta pada 20 september 2019 mendatang.
Keterangan Gambar :Personil Polres Maros Bripka Mulyadi B Wahid  (Ist)
Terpilihnya Bripka Mulyadi Wahid tertuang dalam undangan Penerima Anugerah Pendidikan Indonesia (API)  dari PP Ikatan Guru Indonesia (IGI) No: 217/PAN-API/IX/2019. Perihal mengenai Pemberitahuan.

Saat dikonfirmasi marosfm.com, Selasa (10/9/2019) Wakil Ketua IGI Sulsel Bagus Dibyo Sumantri mengatakan, Wakil Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Sulsel menyampaikan pemberian anugerah pendidikan ini sebagai apresiasi kepada pihak yang secara nyata turut memajukan pendidikan.  Yang tidak biasa juga menjadi perhatian IGI Sulawesi Selatan sebagai pengusul tokoh untuk mendapatkan Anugerah Pendidikan Indonesia 2019.

Bagus menjelaskan sosok polisi  Kelahiran Jeneponto, 28 Februari 1980 ini layak untuk mendapatkan apresiasi, seorang Polisi yang juga turut berperan kepada pendidikan. Salah satunya beliau selama 15 tahun berturut-turut menjadi pelatih paskibraka di Kabupaten Maros.

Sementara itu Bripka Mulyadi mengucapkan, Rasa syukur dan lhandulillah Allah SWT atas terpilihnya  sebagai penerima anugerah pendidikan indonesia. Ia tidak menyangka  telah melatih paskibraka selama 15 Tahun masuk dalam kategori API.

Lanjut Mulyadi mengatakan, semua berkat dukungan dan suport dari teman-teman utamanya pimpinan  yang telah mempercayakan sebagai pelatih Paskibraka Kabupaten Maros.

Mulyadi berharap Melalui pendidikan yang proaktif indonesia akan unggul dimata dunia, semoga kedepannya pendidikan indonesia lebih maju lagi sehingga dapat nersaing dimata dunia, melalui penggemblengan dan latihan Kepaakibrakaan juga membentuk sikap dan karakter peserta sehingga dapat menjadi generasi harapan bangsa kedepannya. (marosfm news department)


Sunday, 19 May 2019

Mendulang Suara Terbanyak Pilcaleg 2 Periode, Ini Tips Chaidir Syam

Pemilihan Anggota Legislatif di Kabupaten Maros telah usai. Beberapa kontestan yang menjadi incumbent ada yang lolos kembali, namun tidak sedikit yang tumbang dan gagal meraih kembali kursi di DPRD Maros.

Salah satu yang berhasil duduk kembali, yakni Ketua DPRD Maros Periode 2014 - 2019, H.A.S Chaidir Syam, S.Ip, MH.

Keterangan Gambar : H.A.S Chaidir Syam, S.Ip, M.H

Bukan hanya berhasil duduk kembali, tetapi Chaidir Syam untuk Periode 2019 - 2024 kembali meraih perolehan suara terbanyak se-Kabupaten Maros.

Chaidir Syam kepada maros fm, minggu (19/05/2019) via whatsupp mengatakan, dirinya dua periode ini memperoleh suara terbanyak diantara semua caleg.

Periode pemilu 2014, ia memperoleh suara terbanyak dengan jumlah suara 7.701 suara dan pemilu 2019 tetap memperoleh suara terbesar diantara caleg dengan jumlah suara 6322.

Ia mengungkapkan, walaupun pemilu kali ini daerah pemilihannya dikurangi jumlah kecamatannya dari pemilu lalu lima kecamatan namun pemilu kali ini sisa dua kecamatan yakni Mandai dan Marusu.

Saat ditanya terkait tips nya bisa memperoleh suara terbanyak, Ketua BM PAN Sulsel ini menyampaikan, Tipsnya adalah perkuat silaturrahmi dengan konstituen dalam artian melakukan kunjungan, silaturrahmi terus dengan warga bukan nanti dekat pemilu baru lakukan silaturrahmi.

Selain itu, Chaidir menyampaikan yang utama bagaimana kita membuka ruang komunikasi dengan baik antara kita dan konstituen sehingga mereka merasa benar-benar memiliki perwakilan di parlemen untuk menjadi sarana menyalurkan aspirasi mereka.

Ia juga menyampaikan terima kasih untuk segenap konstituen yang masih memberikan amanah kepada dirinya dalam periode ini.

Meskipun untuk kali ini bisa dipastikan bukan lagi menjabat sebagai Ketua DPRD Maros, namun Chaidir tetap berkomitmen bekerja sebaik-baiknya tanpa membedakan soal jabatan.

(maros fm news department)

Tuesday, 24 April 2018

PROFIL : ANDI NAUFAL, JUARA 1 DAENG MAROS 2018

Ajang Pemilihan Dara Daeng Maros 2018 telah usai. Saat ini, mereka yang terpilih sebagai Juara akan disibukkan dengan berbagai program dan tanggung jawab dalam mengharumkan nama Kabupaten Maros.

Andi Naufal, yang terpilih sebagai Juara 1 Daeng 2018 merupakan pelajar kelas 2 di SMK Tridharma MKGR Maros, beralamat di Jalan Poros Bantimurung KM 2 Lingkungan Majannang Kelurahan Boribellayya Kecamatan Turikale.

Saat berkunjung ke Maros FM, selasa (24/4/2018), Naufal mengaku tidak menyangka akan terpilih sebagai juara dan tentu saja yang diraih ini tidak lepas dari support dan Doa dari orang tua serta keluarga, sahabat dan orang-orang yang selama memberikan motivasinya.

Ia menjelaskan tanggung jawab yang dipikulnya akan dijalankan sebaik-baiknya agar bisa menginspirasi pemuda lainnya dalam berbuat yang terbaik untuk daerah.

Anak ketiga dari lima bersaudara ini, diusianya yang beranjak 17 tahun telah menorehkan berbagai prestasi seperti Juara 1 Pidato Hari Sumpah Pemuda 2017 Se Kabupaten Maros, Juara 3 Dai Cilik 2015, Juara 1 Pidato Porseni 2017 dan Juara 2 Lomba Adzan.

Buah hati dari pasangan H. A. Syahrir dan Hj. Nuraeni ini menargetkan setelah terpilih sebagai Juara 1 Daeng Maros 2018, akan mengeksplore beberapa tempat wisata dan kekayaan budaya Maros yang belum terlalu dikenal masyarakat luar seperti Permandian Air Panas Rea Toa di Mallawa dan beberapa spot wisata lainnya.

Terkait kekayaan budaya lokal, menurutnya, generasi saat ini jangan sampai melupakan berbagai tradisi yang menjadi kekayaan budaya kita sehingga harus digencarkan berbagai publikasi dan sosialisasi terkait kekayaan budaya tersebut seperti tradisi Katto Boko atau Mappalili yang saat ini tetap dilestarikan di Kabupaten Maros. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Juara 1 Daeng Maros, Andi Naufal

Saturday, 26 August 2017

SRI SUMARNI, CIPTAKAN LAGU MARS UNTUK TANAMKAN CINTA KEKAYAAN ALAM INDONESIA

Usia pensiun bagi sebagian orang biasanya banyak digunakan untuk mengisi masa tua dirumah berkumpul bersama keluarga.

Tetapi sosok pendidik satu ini memanfaatkan masa pensiunnya dengan terus mengabdi mencerdaskan anak bangsa di salah satu SMK di Kabupaten Maros.

Di Usianya yang sudah lanjut, 63 tahun, Sri Sumarni selain menjadi Pembina di Yayasan Sembilan Putra Manunggal Karya yang membawahi SMK Widya Nusantara Maros, beliau juga aktif membuat lagu mars bernuansa kecintaan terhadap hutan dan kekayaan alam Indonesia.

Saat ditemui Maros FM, sabtu (26/8/2017), Sri Sumarni menyebutkan sudah menciptakan 7 lagu mars antara lain berjudul Mars Taruna Taruni, Janji suci, Mars Persatuan SMKK, Menjaga Kekayaan Alam, Rimbawan Setya Indonesia, Setyo Mituhu Pitoyo dan Janji taruna.

Menurutnya, lagu-lagu ini diciptakan sebagai salah satu sarana mendidik anak dan menumbuhkan jiwa rimbawan pada anak didik SMK Kehutanan agar selalu menjaga kekayaan alam Indonesia utamanya Kekayaan Hutan.

Warga jalan Melati, Maros ini mengaku senang menulis lagu di waktu luangnya daripada mengisi waktu hanya dengan melamun.

Adapun Lagu tersebut sudah diputarkan di 25 SMK Kehutanan se-Indonesia yang dibina Pusdiklat Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dan biasanya diputarkan pagi hari bersama Lagu wajib Indonesia Raya. (maros fm news department)

Saturday, 5 August 2017

NUR INDAH LESTARI, GADIS MAROS YANG WAKILI INDONESIA DALAM RAIMUNA TINGKAT DUNIA

Pemuda Pemudi Maros kembali menunjukkan prestasi membanggakan mewakili Indonesia ke kancah Internasional.

Baru saja seorang puteri asal Maros, Nur Indah Lestari mewakili Indonesia dalam kegiatan yang bertajuk The Fifthteenth (15th) World Rover Moot atau Raimuna tingkat dunia di Islandia selama satu pekan 25 Juli sampai 2 Agustus 2017 lalu.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 5ribu orang berasal dari 93 negara. Sementara Indonesia hanya diwakili 2 orang termasuk salah satunya Nur Indah Lestari.

Indah menceritakan, selama disana dirinya yang ditunjuk sebagai ketua regu banyak dilatih kemahiran dan keterampilan dialam terbuka dan bertukar ide serta pemikiran dan budaya dari berbagai negara yang hadir.

Dalam setiap kesempatan mengunjungi negara lain, Indah juga selalu menunjukkan jati dirinya sebagai seorang muslimah dengan tidak melepas jilbab, serta menunjukkan diri sebagai puteri bugis Makassar dengan membawa ciri khas Sulsel seperti kain sutera atau budaya Sulsel lainnya.

Nur Indah Lestari merupakan Puteri pertama dari pasangan HM Hatta Rahman (Bupati Maros) dan Hj. Suraida. Namun Ia mengaku perjalanannya sebagai utusan Indonesia ke berbagai negara tidak menggunakan uang pribadinya maupun bantuan orang tuanya. Namun, merupakan perjalanan gratis dari penyelenggara maupun sponsorship.

Gadis kelahiran 24 Mei 1992 ini bersyukur karena orang tuanya sangat mensupport berbagai kegiatan positif yang dilakukannya meskipun dirinya seorang perempuan tetapi itu bukan penghalang untuk mengeksplore berbagai kemampuan dan prestasinya.

Indah yang sudah menggeluti Dunia Pramuka selama 13 tahun ini berpesan kepada generasi muda Maros untuk jangan pernah takut bermimpi karena semua pencapaiannya selama ini berawal dari mimpi yang dibarengi dengan usaha, kerja keras dan Doa untuk memantaskan diri. (maros fm news department)

Friday, 21 July 2017

TITI LEVILIA, DARA MAROS 2017 YANG HARUMKAN NAMA MAROS DI KEJURDA TAEKWONDO

Komitmen mengharumkan nama Kabupaten Maros dengan berbagai prestasi membanggakan selalu menjadi hal utama dalam berbagai aktifitas Dara Daeng Maros.

Seperti yang dilakukan Dara Maros 2017, Titi Levilia. Setelah terpilih sebagai Dara 2017, Titi semakin giat mengasah kemampuannya dan aktif dalam berbagai kegiatan termasuk dalam Cabang Olahraga Beladiri Taekwondo.

Baru-baru ini, Titi berhasil mengharumkan nama Kabupaten Maros dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sulawesi Selatan Cabang Olahraga Taekwondo, Under 55 Kg Putri dengan meraih medali perunggu.

Prestasi yang diraih ini merupakan torehan prestasi yang ketiga setelah berhasil meraih medali perak dalam ajang Politeknik Cup se-Indonesia Timur Tahun 2014 dan medali perunggu dalam ajang yang sama pada tahun 2015.

Titi saat wawancara media, jumat (21/7/2017) mengatakan sebelum mewakili Kabupaten Maros, ia mengikuti seleksi yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispori) Maros dan berhasil menyisihkan 2 calon perwakilan putri lainnya dalam kelas 55kg untuk mewakili Kabupaten Maros di Kejurda Sul-Sel.

Titi mengaku motivasi dari orang tua serta tekun latihan menjadi modal utama dalam mengikuti Kejuaraan tersebut.

Selain mengisi waktu luang dengan latihan, Gadis usia 17 tahun ini juga sibuk menjalankan program kerja di Forum Komunikasi Dara dan Daeng Maros (FKDDM) sejak menjadi Dara 2017 demi mengharumkan nama Kabupaten Maros. (maros fm news department)

Monday, 27 March 2017

MAHASISWI ASAL MAROS INI WAKILI SULSEL DI AJANG NASIONAL "YOUTH ADVENTURE DAY"

Generasi Muda Maros terus memperlihatkan berbagai prestasi menarik yang mampu mengharumkan nama Baik Kabupaten Maros di luar daerah.

Salah satunya Sri Wahyuni Syukur, warga jalan Poros Bantimurung Km. 7 Dusun Sege-Segeri Kecamatan Bantimurung yang sementara menjalani kuliahnya di Fakuktas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar (UNM).

Sri Wahyuni Syukur (dok. ist)

Gadis usia 21 tahun, putri dari pasangan H. Muh. Syukur MM dan Dra. Hj. Nurasmi MM ini baru saja lolos seleksi nasional mengikuti kegiatan Youth Adventure Day (YAD) yang diadakan Indonesian Youth Dream yang merupakan sebuah program pengembangan diri berbasis Experiental Learning, bertualang dan penguatan nilai-nilai ESQ.

Sri, senin (27/3/2017) mengatakan lolos seleksi dalam ajang ini menjadi kebanggaan tersendiri karena seleksinya lumayan ketat dan bisa menjadi bekal untuk mengembangkan potensi diri menjadi pemuda yang berpengaruh, baik untuk Indonesia maupun Kabupaten Maros.

Dalam kegiatan tersebut, Sri Wahyuni Syukur juga mengikuti Fashion Show yang mewakili Sulsel dalam memperkenalkan Baju Bodo sebagai baju adat Sulawesi Selatan.

Sri selama ini dikenal aktif dalam dunia kesenian di Maros dan tekun melakukan banyak kegiatan seni seperti mengajar tari dan vocal. (maros fm news department)
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.