NEWS
Showing posts with label Tips Ringan. Show all posts
Showing posts with label Tips Ringan. Show all posts

Wednesday, 24 July 2019

TIPS : Memilih Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Menjelang Hari Raya Idul Adha, perlahan lapak penjualan hewan kurban mulai bertebaran di sudut-sudut kota. Walau begitu, tidak ada salahnya Anda mulai mencari tahu kriteria hewan yang layak untuk menjadi tanda wujud cinta kasih kepada Allah SWT. Pada dasarnya, hewan yang layak dikonsumsi dagingnya dapat dilihat dari sifat fisik hewan kurban itu sendiri.
Keterangan Foto : Peternakan Sapi Haji Pacong Maros. (dok. Marosfm)
Memang tak bisa sembarangan dalam memberikan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha kali ini. Hewan kurban terbaik yang Anda berikan tentu juga menjadi amalan terbaik. Bayangkan saja andai ini menjadi kurban terakhir, tentu kita telah memberikan yang terbaik untuk amalan terbaik. Nah, seperti apa tips memilih hewan kurban? berikut tips memilih hewan ternak untuk kurban yang layak dari Ajat Sudrajat, Manager Kampung Ternak Nusantara (KTN) Dompet Dhuafa.

Tahapan pertama, hewan kurban  yang akan diberikan adalah hewan ternak seperti unta, kambing, domba, sapi, atau kerbau seperti yang telah menjadi ketentuan.

Kedua, Sudah memenuhi syarat umur. Karena ketentuan setiap jenis hewan ternak yang akan kita kurbankan  berbeda-beda. Untuk kambing atau domba adalah berusia satu tahun, sapi atau kerbau dua tahun, dan untuk unta lima tahun.

Ketiga, hewan kurban  sudah mengalami pergantian gigi seri depan dan bawah. Ajat Sudrajat, mengatakan bahwa karakter gigi susu kecil dan runcing, sedangkan gigi tetap dari hasil pergantian adalah besar dan rata.

Keempat, hewan kurban harus dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit seperti demam, kurang nafsu makan, kudis, ada ekskreta (buangan) dari lubang hidung, bulu kusam dan berdiri, mata cekung dan kotor, diare, serta lemas.

Kelima, tidak kurus dan cacat (pincang, buta, daun telingan tidak ada). Karena dengan memberikan yang terbaik, tentu kita akan meraih hasil terbaik pula.

Keenam, ini menjadi tambahan saja karena hewan kurban  yang sehat daun telinga dan hidungnya basah (bukan karena flu), bulunya bersih dan mengilap, nafas dan detak jantung normal, nafsu makan normal, lubang kumlah bersih dan berwarna merah muda.

Nah, itulah tadi enam tips memilih hewan ternak untuk menjadi pengantar kebaikan kurban Anda. Semoga bermanfaat.

SUMBER

TIPS : Menjaga Kesehatan di Musim Kemarau

Di musim kemarau, berbagai aktivitas luar rumah seperti berenang, naik gunung atau berselancar lebih mudah untuk dilakukan. Namun sayang, musim ini juga menuntut Anda untuk memerhatikan kondisi kesehatan, karena risiko merebaknya berbagai penyakit juga ikut meningkat.

Fakta menyebutkan, musim kemarau tak hanya meningkatkan suhu udara, tapi juga risiko paparan debu dan serta serangan serangga penyebab penyakit seperti lalat, dan nyamuk. Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter peningkatan suhu udara saat musim kemarau juga dapat memengaruhi metabolisme tubuh.

Keterangan Gambar : Musim Kemarau (Ist)

Jika Anda tak memperhatikan kondisi kesehatan di musim kemarau, bukan tak mungkin beberapa penyakit ini akan datang menyerang.

● Diare
Paparan debu yang meningkat di musim kemarau sangat mungkin untuk mengontaminasi air atau bahan makanan yang hendak Anda konsumsi. Jika asupan yang seperti ini sampai masuk ke dalam tubuh, Anda bisa mengalami diare atau buang air besar cair sebanyak tiga kali atau lebih dalam sehari.

● Infeksi saluran nafas atas
Udara yang gersang membuat peredaran debu semakin tinggi. Keadaan ini membuat debu lebih mudah mengiritasi, sehingga Anda juga lebih berpotensi untuk mengalami infeksi saluran napas atas.

● Dehidrasi
Suhu udara yang tinggi membuat tubuh lebih mudah berkeringat. Jika Anda tak mampu mencukupi kebutuhan cairan tubuh, bukan tak mungkin Anda akan mengalami dehidrasi.


Lakukan ini agar tetap sehat di musim kemarau, Agar penyakit saat musim kemarau tak mudah menyerang Anda dan keluarga, berikut beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan:

1. Cukup tidur
Selama musim kemarau dan musim-musim lainnya, Anda dianjurkan untuk mencukupi waktu tidur dalam sehari. Rata-rata kebutuhan tidur orang dewasa adalah sekitar 8 per hari.

Dengan tidur yang cukup, daya tahan tubuh Anda juga akan tetap optimal, sehingga berbagai penyakit di musim kemarau tak mudah menyerang. Tak hanya itu, tidur yang cukup juga membuat kinerja tubuh tetap terjaga dengan baik, lantaran tubuh memiliki waktu istirahat sambil memperbaiki sel-sel yang rusak.

2. Banyak minum air putih
Seperti telah disinggung sebelumnya, cuaca yang panas membuat tubuh lebih mudah untuk berkeringat. Sehingga, risiko Anda untuk mengalami dehidrasi juga turut meningkat.

Nah, cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya dehidrasi saat musim kemarau adalah dengan minum air putih sebanyak delapan gelas sehari. Batasi atau hindari minuman berkafein dan bersoda, karena keduanya tak membantu memenuhi cairan tubuh layaknya air putih.

3. Perhatikan kebersihan diri dan bahan makanan
Paparan debu yang tinggi membuat tangan atau bahan makanan lebih mudah terkontaminasi oleh bakteri atau kuman penyebab penyakit. Karena itu, Anda dituntut untuk lebih memperhatikan kebersihan diri dan asupan yang hendak dikonsumsi.

Untuk menjaga kebersihan diri, Anda dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Di samping itu, mandilah paling tidak dua kali dalam sehari.

Sementara untuk menjaga kebersihan bahan makanan, cucilah segala sayuran atau buah yang baru dibeli dengan air bersih. Pastikan pula Anda hanya minum dari sumber air yang bersih atau yang sudah dimasak hingga matang terlebih dahulu. Hindari jajan sembarangan, apalagi bila jajanan tersebut dijual di pinggir jalan.

4. Tetap aktif
Berolahraga dapat menjaga daya tahan tubuh tetap prima, sehingga penyakit tak mudah menyerang.
Anda tak perlu melakukan olahraga intensitas berat. Yang terpenting, olahraga tersebut sesuai dengan kondisi kesehatan, minat serta dilakukan secara rutin dan teratur.

Beberapa aktivitas fisik ringan seperti berkebun, membersihkan rumah atau sekadar berjalan
mengitari lingkungan sekitar bisa Anda jadikan pilihan. Jika memungkinkan, gunakanlah masker saat berolahraga.

5. Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang
Makanan sehat dan bergizi seimbang berperan penting dalam menjaga kinerja serta kesehatan tubuh.
Dalam hal ini, beberapa makanan yang bisa Anda konsumsi adalah sayuran, kacang-kacangan dan buah. Hindari atau batasi konsumsi makanan cepat saji dan gorengan–apalagi yang dijual di pinggir jalan.

Menjaga kesehatan tubuh di musim kemarau memang susah-susah gampang. Namun, dengan niat dan tekad yang kuat untuk tetap sehat, niscaya kiat-kiat di atas dapat menghindarkan Anda dan keluarga, dari beragam penyakit yang biasa menyerang saat musim kemarau. Selamat mencoba!

SUMBER

Tuesday, 9 July 2019

7 Hal Yang Harus Anda Lakukan Untuk Merawat Smartphone Agar Awet Dan Tahan Lama.

Bagi sebagian Orang dijaman sekarang , Smartphone menjadi barang yang sangat penting dalam kegiatan sehari-hari nya. Selain menjadi alat untuk berkomunikasi, Smartphone menjadi suatu kebutuhan penting yang pastinya harus tetap terawat dan terjaga eamanan dari data-data kita sendiri tentunya. Akan tetapi kita selalu mengabaikan perawatan handphone dan bahkan kita jorok terhadap penggunaan smartphone.

Anda harus tahu cara merawat handphone agar dapat dipakai bertahun-tahun, biarpun
perkembangan handphone termasuk cepat pergerakannya, setiap bulan pasti ada teknologi terbaru atau dikeluarkannya hp baru di pasaran, akan tetapi kita perlu merawat smartphone kita agar awet dan apa bila kita sudah bosan menggunakan handphone lama, akan meningkatkan dan tidak menurunkan harga terlalu jauh dari smartphone lama yang akan kita jual karena penampilan yang terawat membuat pembeli akan berani membayar dengan harga yang tinggi tentunya.

Nah... Disini saya akan memberikan beberapa tips untuk Anda Bagaimana Merawat Smartphone anda agar Awet dan Tahan Lama tentunya.

1. Body (Badan handphone)

Pertama dari segi body, pastikan kamu selalu melindungiya dengan case (silikon) atau flip case / flip cover yang banyak dijual dipasaran atau toko-toko asesoris terdekat disekitar anda. Ini tentunya mempengaruhi terhadap perlindungan handphone dari goresan dan benturan yang membuat handphone Anda rusak. Dan pastikan anda selalu merawat dengan cara membuka case dan membersihkannya secara rutin agar handphone kesayangan Anda tetap awet.

2. Software / Aplikasi

Installah aplikasi sesuai kebutuhan Anda, jangan biarkan Handphone Anda penuh dengan aplikasi yang tidak Anda butuhkan sama sekali, karena selain membuat penyimpanan handphone penuh , maka dipastikan Smartphone
Anda menjadi lambat. 

3. Baterai (Battery)

Jangan biarkan baterai Smartphone Anda habis hingga dibawah 10%, dan usahakan untuk selalu mencharge Smartphone hingga penuh dalam kondisi handphone tidak menyala (mati), dan yang terpenting jangan mainkan handphone sambil di charge karena itu mempengaruhi terhadap keawetan baterai khususnya Anda yang suka bermain Game sambil di charge, hilangkan kebiasaan tidak baik ini ya. (:

4. Layar

Smartphone jaman now kebanyakan sudah dibekali dengan layar hard glass atau Gorilla Glass,
akan tetapi apa salahnya menambahkan tempered glass atau anti gores untuk layar handphone Anda agar perlindungan semakin maksimal, dan tentunya terhindar dari kerusakan layar dari benturan atau
ketika anda tidak sengaja menjatuhkan handphone anda.

5. Kamera

Buat Anda yang hobby selfie,kamera pada handphone tentunya menjadi hal yang sangat penting dan harus tetap dilindungi, balik lagi seperti yang saya bahas diatas, menggunakan case cover akan membantu melindungi khususnya bagian kamera Anda, karena apabila keluar masuk saku tidak akan langsung tergores karena terlindung oleh case  Anda. Jadi belilah case / flip cover yang
cameranya agak terlindungi.

6. Speaker

Bagian speaker juga sering terlupakan oleh kita, jangan pernah meletakan Smartphone diatas TV,
Radio dan sesuatu yang berbau magnet lainnya.tips dari Saya agar speaker awet adalah jangan
menyetel musik atau video dengan volume speaker full, maksimal 90% agar speaker tidak mudah rusak.


7. Back Up & Restore (Memindahkan data / Mengembalikan data)

Kita tidak tahu apabila suatu saat handphone kita rusak atau dijual sedangkan kita lupa memback up data kita,Selalu lakukan back up dan restore data melalui komputer Anda dan apabila tidak mempunyai laptop atau komputer upload ke Cloud atau penyimpanan online seperti Google Drive agar data dan file Anda dapat tersimpan dengan aman dan tidak perlu khawatir saat Anda ganti Handphone.

Sumber

Mudah- mudahan artikel ini dapat membantu Anda yang mencari tips dalam merawat Smartphone agar Smartphone Anda awet dan tahan lama.

Wednesday, 5 October 2016

TIPS AGAR TETAP AMAN BERKENDARA MALAM HARI

Hampir 90 persen dari kemampuan seseorang saat mengendarai mobil bergantung pada penglihatan. Tapi kemampuan untuk melihat itu akan menurun drastis pada malam hari.

Tidak heran, jika mengendarai mobil di malam hari adalah salah satu kegiatan yang paling berbahaya. Dari semua kecelakaan mobil yang fatal, 49 persen terjadi pada malam hari.

Untuk menghindari kecelakaan yang terjadi dan selalu aman saat mengendarai mobil di malam hari, maka harus memperhatikan beberapa hal antara lain :




1. Pastikan Kaca Mobil Selalu Bersih.

Kaca mobil yang kotor tentu saja akan membuat penglihatan terganggu. Jika ingin berkendara pada malam hari ada baiknya membersihkan kaca mobil terlebih dahulu.  Untuk berjaga-jaga, maka pastikan penampung pembersih kaca terisi. Akan lebih baik jika diisi dengan cairan khusus pembersih kaca mobil. Sehingga apabila terkena cipratan atau kotoran cairan pembersih bisa membersihkannya.

2. Menggunakan Lampu Dengan Pencahayaan Yang Baik.

Lampu mobil dengan pencahayaan terbaik akan memberikan keamanan pada pengendara, dan tentunya akan memberi penerangan di perjalanan dengan baik. Namun tidak membuat pengendara di depan menjadi silau dan terganggu yaa.

3. Atur Sorotan Lampu Depan Agar Optimal.

Banyak orang yang memiliki lampu depan dengan sorotan yang kurang wajar. Baik itu terlalu rendah atau terlalu ke atas. Jika lampu sorot depan terlalu rendah, maka tidak akan dapat melihat jalanan. Dan jika terlalu ke atas sudah pasti akan menganggu pengendara lainnya. Jadi, aturlah sorotan lampu depan dengan optimal.

4. Hindari Penggunaan Filter Kaca Yang Terlalu Gelap. 
Saat berkendara di malam hari, penggunaan riben tentu lebih mempengaruhi jarak pandang dibandingkan mengemudi saat siang hari. Ukuran kegelapan yang dianjurkan adalah 20 persen pada kaca depan dan 40 persen untuk kaca samping dan kaca belakang.

5. Sebisa Mungkin Ajaklah Teman. 
Jika akan mengendarai mobil di malam hari sebaiknya ajaklah seorang teman yang menemani. Hal ini bertujuan untuk menghindari diri dari kejahatan yang terjadi di malam hari.

Dengan mengikuti berbagai tips di atas, berkendara malam hari bukanlah suatu masalah. Bahkan, meskipun berkendara jarak jauh sekalipun bukanlah hal yang menakutkan.

Tapi..ada satu hal penting yang tidak boleh dilupakan, yaitu berdoa sebelum memulai perjalanan.

(dari berbagai sumber / Maros FM News Department)

Tuesday, 4 October 2016

TIPS : HEMAT SAAT LIBURAN

Liburan sering kali menjadi momok menakutkan bagi para pekerja. Meski niatnya bagus, yaitu untuk refreshing dan relaksasi diri, liburan menjadi ‘perampok tabungan’ karena kita biasanya sering menghabiskan sebagian besar tabungan saat berlibur. Mulai dari mengeluarkan uang untuk membeli tiket pesawat, membayar asuransi perjalanan, hingga membayar dana penginapan, semuanya tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Itu baru urusan akomodasi, belum dana saat berada di lokasi wisata. Duh, bagaimana ya cara menghemat dana liburan agar tidak membengkak? Ini dia cara yang bisa kalian coba:



1. Pilih waktu liburan saat low season. 
Liburan saat peak season seperti hari libur nasional, long weekend, atau saat libur sekolah adalah sesuatu yang gila. Sebaiknya hindari hal ini jika kita ingin menghemat dana pengeluaran. Saat sedang peak season, harga-harga di tempat wisata pasti sudah di-mark up sehingga bisa menjebol dana tabungan kita.

2. Rem dana untuk membeli oleh-oleh. 
Salah satu beban terbesar kita ketika liburan adalah oleh-oleh. Adanya kebiasaan untuk membawa oleh-oleh setiap bepergian membuat kita merasa terbebani. Merasa tidak enak jika pulang liburan jika tidak membawa oleh-oleh. Padahal, jika itu memberatkan maka tidak usah dipaksakan. Jika ada, sisihkan sedikit uang untuk membeli makanan khas di tempat liburan kita sebagai buah tangan.

3. Manfaatkan tempat wisata yang gratis.
Di beberapa tempat, ada lokasi wisata yang gratis untuk dikunjungi. Mulai dari museum, taman, hingga tempat wisata lain yang sifatnya nonkomersial. Mengunjungi tempat wisata seperti ini sangat membantu menekan pengeluaran kita sehingga dana untuk wisata bisa dihemat.

4. Hindari makan di restoran.
Cari tempat makan di pinggir jalan atau di pasar lokal di mana kita bisa merasakan makanan khas daerah tersebut. Hindari makan di restoran karena pajak dan servisnya cukup tinggi. Lebih baik makan di gerai milik masyarakat lokal; rasanya lebih lezat dan kita juga bisa berbicara langsung dengan pemiliknya.
Nah, semoga bisa membantu ya! Liburan ternyata tidak harus membobol seluruh tabunganmu, kok. Selamat mencoba dan selamat liburan.

dari berbagai sumber 
Maros FM News Department

Tuesday, 27 September 2016

PERGI KETEMPAT YANG JAUH, INI CARANYA MENGATASI HOMESICK (KANGEN RUMAH)

Saat bepergian jarak jauh, terkadang muncul rasa kangen rumah dan keluarga. Apalagi jika traveling dalam waktu lama. Nah, untuk mengatasi rasa kangen rumah yang mungkin muncul tiba-tiba, simak dulu 5 tips berikut ini


Suasana rumah yang tenang, ditambah keluarga yang selalu membuat nyaman, akan ditinggalkan sejenak ketika traveling. Saat pergi ke tempat yang jauh, baik di dalam maupun luar negeri karena kerja atau traveling, rasa kangen rumah bisa saja muncul dan bikin galau.

1. Traveling bareng teman sepermainan
Bepergian dengan teman sepermainan bisa membantu mencegah homesick. Jika keluar negeri misalnya, di sela-sela perbincangan bahasa asing dengan masyarakat di sana, kamu tetap bisa ngobrol pakai bahasa Indonesia dengan temanmu itu.

Selain itu jika kalian hobinya sama, liburan bisa jadi lebih seru. Misalnya kamu dan temanmu sama-sama hobi memotret, kalian bisa berhenti di berbagai spot yang bagus untuk hunting foto. Tak perlu selalu selfie karena ada teman baik yang mau memotret dirimu di banyak spot dengan senang hati.

2. Kenalan dengan teman baru
Saat traveling tentunya banyak orang baru yang akan ditemui. Jika bertemu sesama traveler yang tampak ramah, ajak saja berkenalan dan main bareng. Siapa tahu pulang dari liburan kamu bisa punya banyak sahabat baru.

3. Kunjungi banyak tempat
Buatlah jadwal perjalanan yang cukup padat setiap hari. Sehingga akan ada banyak tempat baru yang bisa kamu eksplor dan hanya tersisa sedikit waktu untuk memikirkan suasana di rumah.

Tapi sebelum membuat itinerary yang padat, perhatikan juga keadaan fisik dan kesehatan. Jangan sampai berlebihan hingga membuat kamu sakit dan malah benar-benar kangen ingin pulang ke rumah.

4. Cicipi berbagai kuliner setempat
Icip-icip kuliner setempat bisa membuat kamu menemukan makanan dan minuman kesukaan yang baru. Jika sudah menemukan makanan yang bisa bikin goyang lidah, kamu bisa lebih betah tinggal di daerah yang sedang kamu kunjungi.

Agar acara wisata kulinermu lebih mudah, cari dulu informasi makanan apa saja yang khas dan populer di daerah tujuan. Baca juga tempat terbaik mencicipinya dan berapa harga per porsinya.

5. Belanja oleh-oleh
Kalau berbagai cara sudah dicoba dan rasa kangen masih sering muncul, cobalah sibukkan diri dengan belanja oleh-oleh. Datangi toko oleh-oleh yang barang dagangannya lengkap dan pilih berbagai suvenir yang oke buat orang-orang tersayang.

Memilih makanan, minuman, pakaian dan aneka suvenir untuk buah tangan dapat menghabiskan banyak waktu. Sehingga, rasa galau karena kangen rumah pun bisa berkurang.

6. Kirim hadiah kepada orang-orang di rumah
Cobalah berbelanja oleh-oleh atau souvenir khas daerah setempat, untuk orang-orang yang kamu rindukan di rumah. Cara ini akan membuatmu bahagia dan bersemangat.

PERSIAPAN MENGHADAPI BANJIR DI MUSIM HUJAN


Menyenangkan memang melihat hujan yang turun lewat kaca jendela, namun bagaimana jika hujan terus turun dengan deras? Tidak hanya hujan yang tiba tetapi banjir pun bisa saja ikut tiba.
Seperti yang baru saja terjadi di Garut Jawa Barat, banjir bandang terjadi di kawasan tersebut akibat hujan deras yang terus mengguyur pada Selasa (20/09/2016) malam.  terdapat 23 korban meninggal dunia dan ribuan orang harus mengungsi karena rumahnya terendam banjir.



Bencana banjir seperti ini tidak bisa diprediksi kapan akan datang. Untuk itu, Anda perlu melakukan persiapan menghadapi banjir terlebih dahulu untuk melakukan pertolongan pertama saat datangnya banjir. Ketika harus terpaksa mengungsi karena rumah terendam banjir, Anda harus membawa beberapa perlengkapan yang dibutuhkan untuk-setidaknya-bertahan hidup di pengungsian.

Sebelumnya, Anda harus tahu dulu apakah tempat tinggal Anda merupakan daerah sering banjir atau tidak. Selain itu, waspada pula jika tempat tinggal Anda dekat dengan sumber air, seperti sungai, danau, atau waduk karena suatu waktu bisa saja terjadi luapan air atau jebolnya batasan pelindung air. Setelah itu, persiapan apa yang bisa dilakukan sebagai persiapan datangnya banjir? Berikut beberapa langkah serta persiapan menghadapi banjirperlengkapan apa saja yang perlu dipersiapkan untuk mengatasi datangnya banjir di musim hujan :

1. Membuat Saluran Air yang Baik
Dibutuhkan adanya sistem irigasi sampai pembuangan akhir yang jelas. Jangan sampai akhir saluran air yang ada berujung pada sebuah sungai mati atau tidak mengalir, sehingga airnya akan meluber. Saluran air yang baik bisa saja berupa kali besar yang bebas dari tumpukan sampah berfungsi menerima limpahan genangan air dari areal perumahan yang over load karena hujan, saluran air ini nantinya akan bermuara ke sungai besar di sekitar daerah tersebut.

Saluran air yang baik juga bisa berupa Terowongan Saluran Air di Bawah Tanah, yang menjamin semua air hujan akan disalurkan menuju laut. Sistem yang seperti ini telah lama diterapkan oleh Negara berkembang seperti Jepang.

2. Buanglah Sampah pada Tempatnya
Dibutuhkan kedisiplinan warga untuk membuang sampah di tempat sampah dan berakhir di tempat pembuangan akhir sampah. Pengelolahan sampah di tempat pembuangan akhir sampah juga sangat diperlukan, karena apabila sampah dibuang secara sembarangan dan terkena hujan deras, maka sampah tersebut akan mengikuti aliran air sampai sungai. Ini juga akan menjadi penyebab banjir.

Pengelolahan sampat yang tepat bisa membantu mencegah banjir. Tentu saja harus ada pemilahan dan pengelolahan yang tepat. Misalnya, dibedakan antara sampah organik dan sampak anorganik. Sampah organik seperti potongan sayuran, sisa makanan yang dapat dijadikan sebagai pupuk kompos. Sampah anorganik yang dapat didaur ulang seperti sampah plastik, kaleng, dan kertas.

3. Rajin Membersihkan Saluran Air
Perbaikan dan pembersihan saluran air tentu harus ada. Di wilayah tertentu bisa diadakan secara gotong royong. Penjagaan ini harus dilakukan secara terus menerus dengan waktu berkala. Bukan hanya sampah yang terbuang di saluran air, namun juga sampah dari saluran air seperti tumbuhan-tumbuhan air yang telah mati, jika berkumpul juga akan menghambat saluran air. Tanaman-tanaman di sekitar sungai pun perlu ditanam sebanyak mungkin yang fungsinya untuk memperkuat bantaran sungai sehingga mencegah terjadinya longsor di bantaran ke sungai.

4. Mendirikan Bangunan/Konstruksi Pencegah Banjir

Bendungan, yang memiliki bentuk seperti kolam air raksasa. Fungsinya untuk tempat menampung air dengan ukuran yang sangat besar. Selain itu, bendungan dapat difungsikan untuk pengairan, tempat pemancingan, atau tempat untuk pembangkit tenaga listrik.

Tanggul, yang merupakan bangunan yang berbentuk tembok yang memagari pinggiran sungai. Bangunan ini dibuat untuk mencegah air meluap ke daerah-daerah yang berada di sekitar sungai. Kanal air, yang merupakan sungai buatan untuk mengalirkan air sungai sehingga air sampai ke laut.

5. Menanam Pohon atau Tanaman di Area Sekitar Rumah
Masalah nyata di kota-kota besar adalah sedikitnya jumlah permukaan tanah yang memiliki penyerapan air yang baik, untuk itu diperlukan sesuatu yang dapat menyerap air dengan baik. Salah satunya adalah dengan menanam pohon berbatang besar atau tanaman yang memiliki daya serap air tinggi, seperti tanaman pacar air, pohon mangga, pohon duku, pohon kenanga, dll di areal sekitar rumah anda. Tanaman dapat menyerap air melalui akar, yang selanjutnya akan diangkut menuju batang dan daun oleh jaringan xilem. Apabila masing-masing rumah di kampung anda memiliki minimal satu pohon, maka dapat dipastikan kampung anda dapat terhindar dari banjir.

6. Melestarikan Hutan
Kegiatan pembalakan di mana perjalanan di daerah pinggir sungai digemari menyebabkan tanah terhakis dan runtuh ke sungai. Keadaan yang sama juga terjadi bila aktivitas pembalakan yang giat dilakukan di lereng-lereng bukit. Karena itu pemeliharaan hutan merupakan cara yang baik untuk mengatasi masalah banjir, karena hutan dapat dijadikan kawasan tadahan yang mampu menyerap air hujan dari mengalir terus ke bumi. Dengan melakukan reboisasi

Hutan dapat berfungsi sebagai bunga karang (sponge) dengan menyerap air hujan dan mengalir dengan perlahan-lahan ke anak-anak sungai. Ia juga bertindak sebagai filter dalam menentukan kebersihan dan kejernihan air. Hutan mampu menyerap air hujan pada harga 20%. Kemudian air hujan ini dibebaskan kembali ke atmosfir dalam sejatan kondensasi. Hanya dengan ini saja pengurangan air hujan dapat dilakukan.

7. Membuat Lubang Biopori
Lubang resapan biopori adalah teknologi tepat guna dan ramah lingkungan untuk mengatasi banjir dengan cara meningkatkan daya resapan air, mengubah sampah organik menjadi kompos dan mengurangi emisi gas rumah kaca (CO2 dan metan), memanfaatkan peran aktivitas fauna tanah dan akar tanaman, dan mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh genangan air seperti penyakit demam berdarah dan malaria.

Cara membuatnya cukup mudah, kita cukup membuat lubang di tanah dengan menggunakan bor tanah. Diameternya cukup 10 cm dengan panjang kira-kira sebesar 100 cm. Semakin banyak lubang biopori di halaman rumah, kita semakin aman dari bahaya banjir.

8. Membuat Sumur Serapan
Sumur resapan adalah sarana untuk penampungan air hujan dan meresapkannya ke dalam tanah. Sumur serapan berfungsi untuk membantu penyerapan air hujan ke dalam tanah dan kembali ke siklus air yang semestinya sehingga tidak menggenang di permukaan dan menyebabkan banjir. Penggalian sumur resapan bisa sampai tanah berpasir atau maksimal dua meter di bawah permukaan air tanah.

9. Proyek Pendalaman Sungai
Kebanyakan kejadian banjir berlaku karena kecetekan sungai. Jika sebelumnya sungai mampu mengalirkan sejumlah air yang banyak dalam sesuatu masa, kini pengaliran telah berkurang. Ini disebabkan proses pemendapan dan pembuangan bahan-bahan buangan.

Langkah untuk menangani masalah ini adalah dengan menjalankan proses pendalaman sungai dengan mengorek semua lumpur dan kekotoran yang terdapat di sungai. Bila proses ini dilakukan, sungai bukan saja menjadi dalam tetapi mampu mengalirkan jumlah air hujan dengan banyak.

10. Penggunaan Paving Stone untuk Jalan
Pembangunan jalan setapak dengan sistem paving block dapat membuat jalan lebih mudah menyerap air dibandingkan dengan penggunaan aspal, sehingga apabila hujan turun air banjir dapat terserap ke dalam tanah dengan cepat.

Di Negara berkembang seperti Amerika serikat telah diluncurkan jalan yang menggunakan photocatalytic cement, sebuah cara paving permukaan terbaru. Jalan ini mengandung partikel nano dari titanium dioksida. Dengan partikel ini, jalan tersebut mampu "memakan" asap dan menghapus gasnitrogen oksida dari udara. Selain itu, lebih dari 60 persen sisa kontruksi bisa didaur ulang.

Dari berbagai sumber

Friday, 16 September 2016

TIPS MENGHEMAT BATERAI HP ANDA AGAR TAHAN LAMA



ilustrasi

Permasalahan penggunaan gadget sebagian besar banyak problem di baterai, semakin semakin banyak fitur yang ada pada masing-masing gadget dibutuhkan juga tenaga yang besar, dalam hal ini baterai adalah satu-satunya yang menyuplai tenaga pada gadget anda.
Namun ingat? pembuat gadget maksud kami pabriknya sudah menyesuaikan antara daya baterai sesuai dengan masing-masing gadget yang dikeluarkan.
Dikarenakan Sumber Daya Manusianya aja yang sekarang harus dimanage dan mengetahui penggunaan yang sesuai dengan gadget booknya.
Kalau baterai sudah soak atau rusak, tidak tahan lama dan harus sering kali mengisi ulang, kan jadi masalah bagi kita, sebab adanya gadget yang kita punyai tidak wajar dengan tujuan kita mempunyai gadget. Yang paling umum baterai rusak nampak menggelembung, jika punya duit sih gak masalah, tinggal beli yang baru sudah aman dan terkendali.

Namun sesuai dengan pepatah “LEBIH BAIK MENCEGAH DARI PADA MENGOBATI” dalam hal ini kita mengetahui cara yang efisien agar baterai gadget awet.

Langsung aja pada persoalaan TIPS OPTIMALKAN BATERAI GADGET TIDAK CEPAT HABIS yaitu :

1. Cash baterei sekitar 2 hingga 5 jam
2. Jangan menggunakan aplikasi saat pengisian daya berlangsung.
3. Hidupkan mode Airplane jika pengisian daya saat gadget dalam kadaan menyala
4. Matikan paket data jika pengisian daya saat gadget dalam kadaan menyala
5. Cash baterai dalam keadaan mati lebih sempurna

adapun beberapa tips lagi nih.. bukan cuman itu aja :

1. Biasakan nge-charge dengan benar
Mengisi baterai dengan cara yang benar termasuk salah satu cara menghemat baterai smartphone yang sangat ampuh. Ketika baterai sudah hampir habis tersisa 15% maka sebaiknya langsung hubungkan dengan charger, jangan menunggu sampai kosong karena dapat mengurangi usia baterai. Sebaiknya mengisi daya smartphone dalam keadaan mati atau setel dalam mode pesawat (flight mode). Hindari menggunakan charger pihak ketiga yang tidak didukung oleh pihak pabrik smartphone Anda, karena selain tidak efisien juga bisa menimbulkan resiko kebakaran bahkan ledakan.

2. Mengatur Volume, Getar dan LED Indikator
Jurus berikutnya adalah mengurangi volume dan mematikan fitur getar ketika ada panggilan masuk atau pemberitahuan lain. Selain itu matikan juga fitur lampu kelip (LED indikator) ketika ada notifikasi. Lebih baik lagi kalau smartphone disetel dengan mode hening (silent) J, atau dimatikan sekalian lalu ditaruh di almari, dijamin 100% baterai bakal awet.

3. Mengatur Konektivitas
Sebagai pemilik smartphone tentunya harus pandai dalam mengatur konektivitas baik internet maupun sambungan data (Bluetooth & NFC). Seperti pengaturan konektivitas internet misalnya, sebaiknya gunakan Wifi apabila tengah berada di area hotspot. Hal ini dikarenakan sambungan WiFI lebih kuat dari pada 3G dan tentu saja lebih menghemat baterai. Sebaliknya, apabila tidak berada di area hotspot maka matikanlah WiFi, karena pencarian sinyal membutuhkan daya yang cukup besar. Apabila Anda berada di daerah yang tidak ada jaringan 3G, setel pengaturan network mode menjadi GSM only. Pengaturan auto connect (WCDMA/GSM) akan membuat smartphone selalu mencari jaringan 3G, dan akan sangat menguras daya baterai. Begitu juga dengan Bluetooth, harus dimatikan apabila tidak digunakan.

4. Mematikan fitur GPS
Cara menghemat baterai smartphone selanjutnya adalah mematikan fitur GPS. Gunakan fitur GPS hanya seperlunya saja, seperti sebagai penunjuk jalan saat Anda melakukan perjalanan jauh dan takut kesasar. Segera matikan setelah tidak dipakai, karena fitur ini sangat “tega” menguras baterai Anda.

5. Jangan “menyiksa” smartphone Anda
Bagi Anda yang gemar aplikasi atau game (terutama game berat dan online), sebaiknya jangan menggunakannya secara bersamaan (multitask). Matikan dulu aplikasi atau game yang sudah tidak dipakai agar tidak berjalan di background, yang pada akhirnya akan membuat panas berlebih (overheat) dan memicu baterai cepat rusak. Kalau perlu uninstall aplikasi yang tidak berguna atau tidak pernah dipakai.\

Contoh aplikasi yang selalu berjalan di background adalah game online (Clash Of Clans, Vainglory, dll), sosial media (Youtube, Facebook, Twitter, Instagram, dll), dan chatting (WhatsApp, BBM, Line, Whatsapp, Telegram, dll)

6. Letakkan di tempat yang nyaman
Saat tidak digunakan, simpan atau letakkan smartphone di tempat sejuk dan kering, hindarkan dari sengatan sinar matahari langsung (kayak iklan makanan? Meletakkan ponsel pada permukaan panas seperti dashboard mobil, atau meletakkannya di saku celana yang sempit akan membuat baterai tidak nyaman.

7. Gunakan Aplikasi Penghemat Baterai
Ini adalah jurus terakhir, terutama bagi Anda yang masih awam tentang smartphone. Anda tidak usah repot-repot mengoprek-oprek gadget Anda, biarkan aplikasi penghemat baterai tersebut bekerja sendiri secara “smartly” karena “smartphone” memang “smart”. Saat ini banyak sekali aplikasi yang menawarkan fitur penghemat baterai di Play Store, tidak ada salahnya mencoba supaya daya baterai Anda lebih lebih awet dan tahan lama.

Dari berbagai sumber
Diolah bsfm news department

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.