Lory Hendradjaya
Lory Hendradjaya saat membacakan puisinya dalam Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Pada Pemilukada Maros 2015 (Photografer : Ibhet bsfm)
Tuhan mempertemukan kita hari ini
Pada skenario yang pasti
Sungguh tak ada yang kebetulan
Maka marilah kita tersenyum untuk mengatakan kita adalah saudara
Selamat datang di gerbang kemenangan wahai para calon bupatiku
Wajah Maros ada di matamu
Ada di senyummu
Ada di kedua tanganmu
Ada di dalam bara dadamu yang tak pernah henti bergejolak
Kami dengan doa-doa mengiringi seluruh langkahmu menuju gerbang kemenangan
Yang sesungguhnya adalah kemenangan masyarakat Maros, kemenangan kita semua
Selamat datang di gerbang kemenangan wahai putera putera terbaik butta salewangang
Putera cerdas yang akan mempercantik wajah Maros menjadi bidadari dalam deretan bidadari lainnya
Engkaulah putera terbaik yang akan memoles senyum negeri ini merekah dan bertabur bintang
Memberikan cahaya dengan warna warni yang mempesona
Kami dibelakangmu akan bersorak pada kemenanganmu
Pada karya karya yang akan kau torehkan di kanvas negeri Maros yang damai ini
Kami disampingmu akan bernyanyi mengiringi langkahmu
Sembari mendoakan kesehatan dan kebaikan dan keterjagaan keseteiaanmu pada Maros tercinta
Selamat datang di gerbang kemenangan wahai lelaki-lelaki perkasa Butta Salewangang
Para Lelaki dengan sorot mata tajam yang akan menggemakan nama Maros ke langit luas
Hingga terdengar ke seluruh dunia dan mencatatkan nama Maros sebagai kabupeten terbaik
Buktikan pada dunia atas karya dan pemikiran yang mewakilkan lebih dari 300 ribu masyarakat Maros yang akan meletakkan harapannya dipuggungmu, di kepalamu,dan dikelembutan tanganmu
Biarlah kami sebagai rakyatmu akan menangis atas sebuah kebanggan
Biarlah kami sebagai sahabatmu akan merangkulmu sambil menepuk dada atas kebanggan kami
Biarlah kami sebagai anak anakmu akan bernyanyi akan keindahan gerak pembangunanmu
Biarlah kami sebagai orang tua akan berdoa akan keselamatan hidup dan karyamu
Biarlah kami akan memeluk cium dirimu setiap saat perlambang rasa cinta dan sayang kami yang begitu besar kepada lelaki lelaki perkasa negeri kami, negeri kebanggan, butta salewangang
Selamat datang di gerbang kemenangan wahai para pemilik senyum yang mempesona
Air sungai Maros akan mengalir dalam darahmu dan akan terus mengalir memberi aroma Maros pada setiap lagkah dan pemikiranmu
Pantulan suara suara gunung leang leang, camba, mallawa dan tompobulu akan menggema dalam dadamu perlambang sebuah ketegaran akan rasa cinta Maros yang menancap dalam bumi dan tidak akan goyah dalm keadaan apapun
Luasnya pantai Kuri akan melayarkan bahtera cita citamu pada sebuah lautan yang luas, seperti luasnya pemikiran yang akan berikan kepada Maros tercinta
Damainya hutan Karaenta akan masuk dalam sukmamu memberikan rasa sejuk dan menghembuskan angin segarnya, seperti kesejukan jiwamu yang akan memimpin Maros tercinta ini
Hempasan air terjun Bantimurung akan bergemuruh dalam semangatmu yang akan memberi rasa percaya diri dan pantang menyerah pada apa saja dalam ide yang akan berbuah karya, seperti tegarnya air terjun mengalirkan apa saja dan tak pernah menyerah pada cadas dan bebatuan sekeras apapun
Kecantikan rammang-rammang akan tercermin pada semburat wajahmu hingga semua orang akan memujimu sebagai lelaki lelaki tampan dan penuh pesona, yang di dalamnya mengalirkan aliran air sungai pute yang tenang, seperti tenangnya sukmamu memimpin Maros
Selamat datang di gerbang kemenangan wahai putera putera pemberani Butta salewangang
Buatlah pertarungan ini menjadi indah dan bermartabat dimana kita berjalan pada rel yang berbeda tapi sama tujuan jua.
Kita memekikkan nama terbaik kita, tapi kita adalah saudara yang tak henti berangkulan
Kita berjalan beda nama tapi semua atas nama Maros jua
Kita melangkah atas nama lembaga berbeda tapi payung kita sama bernama Maros
Kita adalah Maros, kita adalah diri kita sendiri yang terlihat berbeda
Maka marilah memelihara kebersamaan dalam perbedaan apapun
Marilah bersama memelihara kesetiaan pada Maros tercinta dalam keadaan apapun
Karena disini dan dimanapun cinta tertinggi atas nama rakyat, adalah mencintai negeri kita
Maros Butta Salewangang.
(Maros, 24 Agustus 2015)

Post a Comment