Chaidir Syam berfoto usai melakukan pelontaran Jumrah, sebelum tragedi Mina terjadi (dok. Istimewa)
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Abdul Djamil menjelaskan kronologi penyebab insiden yang terjadi di Mina, Kamis (24/9/2015).
Menurut Djamil, peristiwa terjadi di Jalan 204 saat rombongan haji melakukan prosesi lempar jumrah di Mina. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 waktu setempat.
Korban wafat musibah Mina, dilaporkan bertambah. Sampai saat ini jumlah jemaah yang tewas mencapai 310 jiwa. Dilansir dari Russian Today, Kamis (24/9/2015), di samping ratusan korban jiwa, terdapat pula 450 orang terluka. Keterangan tersebut disampaikan oleh Badan Keamanaan Sipil Arab Saudi.
Sementara itu, Ketua DPRD Maros, Chaidir Syam yang juga ikut dalam rombongan Kloter 16 JCH asal Maros dan Soppeng, kepada BSFM melaporkan Alhamdulillah, jamaah haji Kloter 16 tersebut dalam kondisi sehat wal afiat.
Hal itu disebabkan Jamaah kloter 16 (Maros dan Soppeng) melakukan pelontaran sekitar jam 3.30 (waktu setempat) sementara kejadian Musibah Mina ini terjadi setelah sholat subuh atau sekitar jam 8 pagi.
Chaidir menjelaskan, sehabis melontar jumrah aqabah tersebut, rombongannya pun langsung kembali ke kemah di Musdalifah (Minajadid) yang berbatasan dengan Mina.
Meskipun demikian, Chaidir menceritakan, dirinya bersama rombongan usai saat Sholat Jamaq Qashar (Dhuhur - Ashar) mereka pun mendoakan para korban dan mudah-mudahan pelaksanaan ibadah haji ini berjalan lancar dan selamat kembali ke tanah air. Aamiinn (bsfm news department)


Post a Comment