NEWS

Monday, 7 March 2016

JEMBATAN GANTUNG DI DESA LAIYA MAROS NYARIS PUTUS TERHANTAM AIR BAH

Jembatan Gantung yang berada di Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros, penghubung antara Desa Laiya Dusun Mamampang ke Dusun Parigi Desa Lebbo Tengngae, hampir terputus setelah terkena luapan air bah, jumat sore (4/3/2016) sekitar pukul 17.05 Wita.

Hingga senin (7/3/2016), kondisi jembatan terlihat masih miring karena salah satu tiang penyangganya bergeser dan miring, tetapi jembatan masih ditopang penyangga lainnya.

Kondisi jembatan pada saat terjadinya luapan air bah dari hulu sungai, jumat lalu (4/2/2016) (dok. bsfm/kasim)

Ketua KNPI Kecamatan Cenrana, M. Kasim mengatakan, jembatan ini menjadi akses kendaraan roda dua antar dusun dan desa tetapi adanya kejadian ini, membuat masyarakat harus berjalan kaki dari Dusun Patalassang ke Lebbo Tenggae sekitar 5 Km dan dari dusun Mamampang ke desa Lebbo Tengngae sekitar 3 Km.

Kasim berharap, jembatan ini bisa secepatnya di rehab Pemerintah Daerah karena jembatan ini akses penghubung yang sangat penting bagi warga.

Kepala Desa Laiya, Andi Muh. Risal dihubungi bsfm menjelaskan, pihaknya sudah memasukkan laporan terkait kerusakan jembatan itu dan menurut koordinasinya, direncanakan Tim Dinas P.U Maros akan turun meninjau jembatan itu selasa (8/3/2016).

Risal menjelaskan, beberapa warga pejalan kaki nekat memakai jembatan itu padahal jika dibiarkan, akan sangat berbahaya. Sementara warga lainnya memilih jalur alternatif di desa meskipun lebih jauh. (bsfm news department)

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.