Dalam kegiatan itu, Bupati Maros HM Hatta Rahman bersama Dandim 1422/Maros, Letkol Inf Sunarto Spd mengunjungi Lokasi Persawahan untuk melihat langsung Tanaman Padi yang sudah siap Panen Serta melakukan pemotongan padi dengan manual dan menggunakan Mesin Combine atau Mesin Pemotong Padi.
Panen Raya di Maros (30/3/2016) (dok. bsfm/ist)
Panen raya juga dilaksanakan dalam rangka Serab Gabah Petani dengan luas lahan siap panen kurang lebih 200 Hektar dengan perkiraan hasil panen 10,2 Ton/Ha.
Adapun perkiraan itu didapatkan dari pengukuran hasil panen dengan metode ubinan dipimpin langsung Kepala BPS kabupaten Maros disaksikan Bupati, Dandim dan seluruh hadirin dengan hasil 10,2 Ton /Hektar.
Dandim 1422/Maros, Letkol Inf. Sunarto mengatakan, Program Serab Gabah Petani ini merupakan upaya pemerintah untuk stabilitasi harga gabah hasil panen agar tidak jatuh seperti tahun lalu, Sehingga Bulog dipatok membeli GKP (gabah kering panen) minimal harga HPP 3.700 per kg. Tetapi untuk kualitas gabah yang lebih bagus, bisa lebih tinggi harganya.
Sementara Bupati Maros, Hatta Rahman menjelaskan peningkatan produksi panen di Maros saat ini sudah merata dan menyeluruh dengan hasil panen yang signifikan dari empat kecamatan yang telah diukur hasil panennya oleh BPS. Adapun yang paling rendah 8,8 Ton perhektar dan Paling tinggi Kecamatan Maros Baru yakni 10.49 Ton/Hektar.
Acara juga dimeriahkan dengan Penampilan Tarian Maomere yang merupakan Tari Kreasi dengan kostum ciri khas petani dari Ibu Persit KCK Cab XXX Kodim 1422/Maros. (bsfm news department)


Post a Comment