Dr. Muh. Zainal, S.Ag.,M.Pd mengangkat judul disertasi "Learning Organization pada Pelaksanaan E-Government Di Kabupaten Maros" dengan peringkat Cumlaude IP 3,89.
Dr. Muh. Zainal, S.Ag.,M.Pd foto bersama keluarga (7/3/2016) (dok. bsfm/ist)
Zainal atau akrab disapa Uak Sena mengatakan, hasil penelitiannya bukan saja bisa dimanfaatkan Kabupaten Maros untuk meningkatkan pelaksanaan E-Government tetapi juga secara umum di seluruh Indonesia karena fokus pada proses pembelajaran untuk suksesnya E-Government di setiap Kabupaten dan Kota.
Dalam disertasinya, Zainal juga mengungkapkan berbagai hasil penelitiannya terkait kesiapan dan tata kelola Administrasi Pemkab Maros dalam kerangka e-Government, aplikasi sistem informasi, serta rencana strategis pelaksanaan e-government hingga studi kritis praktek learning organization pada pelaksanaan e-government di Maros.
Zainal mencontohkan, sistem absensi berbasis scanner yang diaplikasikan Pemkab Maros sebenarnya sudah bagus, tetapi belum bisa membangun kesadaran sebagian pegawai yang bekerja masih dibawah tekanan sistem e-government itu, sehingga masih kadang ditemui pegawai yang bolos setelah memenuhi kewajibannya mengisi absensi di kantornya.
Sehingga studi ini merekomendasikan perlunya Bupati meningkatkan motivasi pegawai untuk merubah mindset terhadap teknologi agar pegawai menyadari dan dapat meningkatkan kapasitas pribadi yang dimilikinya.
Dr. Muh. Zainal, S.Ag.,M.Pd saat wawancara bersama reporter bsfm (7/3/2016) (dok. bsfm/ist)
Zainal juga menuliskan, pemerintah kabupaten Maros termasuk berani dalam menerapkan e-government ditengah keterbatasan anggara dan SDM, termasuk keputusan untuk menciptakan akuntabiltas dan transparansi di seluruh sektor, sehingga hal ini tentu saja harus dipertahankan. (bsfm news department)
Berita terkait :
- KEPALA SEKOLAH SMPN 2 MAROS RAIH GELAR DOKTOR ILMU PENDIDIKAN



Post a Comment