Untuk konsep kawasan Geowisata, Pemkab Maros menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam pengembangan kawasan Wisata Rammang-Rammang di Desa Salenrang kecamatan Bontoa yang saat ini sedang populer dan menjadi destinasi wisata unggulan di Sulsel.
Kawasan Karst / Hutan Batu Rammang-rammang (dok ist)
Dalam ekspose Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) yang digelar ITB di Ruang Rapat Bupati Maros, rabu kemarin (13/4/2016), Team Leader ITB, DR Firmansyah mengatakan, pihak ITB akan terlibat dalam konservasi Rammang-rammang menjadi kawasan geowisata yang tidak hanya akan menarik minat wisatawan lokal tapi juga juga menggaet wisatawan asing.
Firmansyah menjelaskan kawasan ini bukan hanya kawasan konservasi yang di dalamnya terdapat daerah geologis dan arkeologis dilindungi. Tetapi juga tempat yang fotogenic dan memiliki beragam daya tarik.
Menurutnya, Rammang-rammang akan menjadi pusat kegiatan nasional dan juga menjadi pusat kegiatan geologi sehingga harus dijaga dijaga dari segala bentuk eksploitasi yang akan merusak keindahan alamnya.
Sementara itu, Bupati Maros HM Hatta Rahman mengatakan, ekspose ini merupakan bagian dari road map untuk perencanaan kedepan sehingga Rammang-rammang menjadi kawasan wisata yang dapat diandalkan bukan hanya secara regional tapi juga internasional. (bsfm news dept)


Post a Comment