Dalam rombongan yang tergabung Pansus LKPJ Gubernur Tahun 2015 itu antara lain, Jamaluddin Jafar, Ikrar Kamaruddin, Yusran Paris, Sahruddin Alrif, Andi Nurhidayati, Selle KS Dalle, Fadriaty Usman, Ariady Arsal, Irfan AB, Imran Tenri tata, Firmina Tallulembamg, Andi Tenry Sose, Arum Spink dan disambut Ketua DPRD Maros, H.AS Chaidir Syam serta Ketua Pansus LKPJ DPRD Maros, Akbar Endra.
Beberapa Program yang didiskusikan antara lain, pembebasan lahan proyek jalan Trans Sulawesi, Pembangunan Rel Kereta Api trans Sulawesi yang melintas di Maros, Pembangunan Jalan Layang Maros-Bone, Pembangunan Flyover dan Underpass Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin Maros, Pengembangan Obyek Wisata Rammang-Rammang, Pengembangan Produksi Pertanian, serta keberadaan jembatan Timbang Maccopa yang dinilai tidak lagi berfungsi maksimal serta beberapa hal lainnya.
Rombongan DPRD Provinsi Sulsel saat diruang Ketua DPRD Maros (dok.ist)
Anggota Pansus, Irfan AB mengatakan, pihaknya akan mengunjungi beberapa daerah yang dianggap penting sebagai sampel dan kebetulan maros termasuk kabupaten yang menyerap anggaran yang berskala megaproyek.
Dalam diskusi bersama anggota DPRD Maros juga dibahas soal sumber air PDAM Makassar yang berasal dari Lekopancing, kabupaten Maros dimana DPRD Provinsi berjanji akan membicarakan soal lekopancing ini pada pembahasan Ranperda Jasa lingkungan nantinya.
Pembahasan itu mencuat setelah H. AS Chaidir Syam dan Akbar Endra meminta kepada DPRD Sul-Sel untuk memfasilitasi aspirasi warga dalam hal pengelolaan sumber air Lekopancing. (bsfm news department)


Post a Comment