Setelah menjadi juara di tingkat provinsi itu, Pemuda Maros itu pun lolos ke tingkat Nasional dan meraih Juara Harapan I pada lomba yang digelar hari minggu kemarin (23/4/2016) di Kantor DPP PKS, Jl. TB Simatupang, Jakarta.
Muhammad Irfan (kanan) bersama Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulsel, Taslim Tamang (dok. bsfm/ist)
Saat dihubungi bsfm, senin kemarin (25/4/2016) Muhammad Irfan mengaku senang dengan perolehan prestasi yang diraihnya karena sudah membawa nama Maros meskipun hanya bisa mencapai Juara Harapan 1 di tingkat Nasional.
Menurutnya, Membaca Kitab Kuning atau kitab yang tidak memiliki tanda baca merupakan materi yang didapatkan santri di pesantren tetapi butuh ketelatenan khusus agar bisa menguasai membaca kitab kuning ini dengan didukung pengetahuan kaidah serta tata bahasa arab seperti Ilmu Nahwu, Saraf dan lain lain. (bsfm news department)


Post a Comment