Saat dikonfirmasi BSFM, sabtu dini hari (7/5/2016), Erhan menjelaskan alasannya untuk mundur.
Erhan Haris (dok. bsfm/ist)
Erhan mengatakan, langkah itu diambil dengan hati yang ikhlas dengan pertimbangan matang serta berpikir untuk kepentingan orang banyak sehingga melatar belakangi tekad untuk tidak maju lagi dalam TKD VI ini.
Erhan juga mengaku meskipun kepemimpinannya sudah berakhir, tetapi komitmen dan tugas sebagai kader karang taruna tetap ia emban untuk membuat proses TKD VI berjalan lancar dan damai.
Saat ditanyakan terkait anggaran yang digunakan dalam TKD ini, Erhan hanya menjawab untuk sementara dia bersama pengurus lainnya menggunakan anggaran pribadi untuk pelaksanaan TKD karena masih menjadi bagian dari tanggung jawabnya yang harus dipenuhi. Erhan secara pribadi tidak terlalu berharap banyak soal penggantian dana pelaksanaan TKD saat ketua baru terpilih nantinya karena hal itu ia lakukan memang murni mau melihat semua bisa sukses dalam kondisi kekeluargaan.
Terkait harapannya untuk Ketua yang nantinya menahkodai Karang Taruna Maros, Erhan mengingatkan Organisasi karang taruna bukan organisasi profit tapi organisasi sosial sehingga minimal pengurusnya harus berjiwa sosial atau setidaknya tenaga dan pikirannya bisa disumbangkan untuk kemajuan karang taruna kedepan.
Dirinya juga meminta maaf kepada segenap pengurus kabupaten dan kecamatan yang masih mendukung dan menginginkan dirinya memimpin Karang Taruna tetapi sudah mengambil keputusan untuk tidak mencalonkan diri lagi karena akan fokus ke tugasnya sebagai Camat Lau. (bsfm news department)


Post a Comment