Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi (Disnaketrans) Kabupaten Maros kerjasama Dinas Tenaga Kerja Sulsel untuk memberikan pelatihan dan pembekalan kepada puluhan warga Maros yang akan bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Kepala Disnakertrans Maros, Muhammad Ferdiansyah menjelaskan, dalam kegiatan tersebut, pihaknya membekali PMI yang berasal dari Maros untuk lebih terampil dan siap guna ketika mereka ke luar negeri untuk bekerja.
Menurutnya, selama ini banyak pekerja yang keluar negeri tanpa memiliki keterampilan. Sehingga perlu dibekali keterampilan agar mereka tidak lagi kebingungan soal apa yang mereka kerja di luar negeri.
Beberapa pelatihan yang diberikan kepada calon PMI yakni, pemberian pembekalan cara loundry dan menyetrika uap. Selain itu mereka juga diajarkan cara menata meja, serta keterampilan lainnya.
Mantan Kepala Dispenda kabupaten Maros ini menjelaskan, Disnakertrans hanya memberikan pelatihan untuk tenaga lokal. Padahal Pemerintah daerah, juga memiliki keinginan untuk mengirimkan Tenaga PMI keluar negeri yang sudah terampil. Karena semakin banyak warga yang memilih bekerja di luar negeri.
Selain memberikan pembekalan keterampilan, calon PMI juga diberikan pembekalan terkait negara tujuan, baik itu dari segi kebudayaan, kebiasaan dan adat istiadat negara tersebut.
Pelatihan ini diikuti sekitar 30 orang perseta.
Di hari pertama para peserta dibekali pengetahuan bagaimana menjadi tenaga terampil.
Salah seorang calon PMI, Gita menjelaskan, pihaknya merasa senang mendapatkan pembekalan seperti ini. Hal ini setidaknya dianggap mampu membantu mereka tentang gambaran pekerjaan yang akan mereka jalani selama di luar negeri. (marosfm news department)
Keterangan Gambar : pemberian materi dalam kegiatan Pembekalan dan Penyuluhan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Maros.

Post a Comment