NEWS

Friday, 20 April 2018

LESTARIKAN SITUS BANGUNAN ZAMAN KOLONIAL, DISBUDPAR MAROS GELAR SEMINAR SEJARAH LOKAL

Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Maros, menggelar seminar sejarah lokal bertema "Maros Di Zaman Kolonial", jumat (20/4/2018) di Museum Daerah Kabupaten Maros.

Hadir sebagai Narasumber dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Maros, Muh. Ramli, Akademisi Dr. Muh. Nur serta Kadisbudpar Maros, Kamaluddin Nur.

Seminar tersebut dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari beberapa pelajar, guru serta pemerhati budaya.

Kadisbudpar Maros, Kamal Nur mengatakan seminar sejarah ini digelar untuk memberikan gambaran kondisi Maros di zaman kolonial, yang hingga saat ini masih ada beberapa bangunan bersejarah yang menjadi peninggalan, salah satunya bangunan Museum Maros.

Ia berharap, pelestarian peninggalan bangunan zaman kolonial di Maros yang masih tersisa saat ini bisa secepatnya ditetapkan menjadi Cagar Budaya.

Sementara Ketua TACB, Muh Ramli mengatakan pihaknya saat ini sementara mengkaji naskah rekomendasi penetapan cagar budaya di Maros.

Ia menjelaskan, saat ini ada lima situs dan bangunan yang sementara di kaji yakni situs bangunan Behearder Huis Van Berawing Maros atau Lembaga lama di Jalan Lanto Dg. Pasewang, Situs bangunan Kantor Pos di jalan Abbas Dg. Sialu, Situs bangunan Museum Daerah jalan A. Yani, Situs bangunan Pengadilan Maros di Jalan A. Yani, Museum Daerah, Rumah Controleur Belanda di Jalan Jamil Dg. Pabundu.

Menurutnya, Pihak TACB akan melakukan sidang peringkat sekitar mei mendatang untuk ditetapkan sebagai cagar budaya sehingga situs bangunan akan memiliki payung hukum dan pemerintah bisa mengalokasikan anggaran pelestariannya.

Muh. Ramli juga mengapresiasi perhatian Pemkab Maros saat ini dalam komitmennya memperhatikan warisan budaya di Kabupaten Maros. (maros fm news department)

Keterangan Gambar : Kadisbudpar Maros, Kamal Nur saat membuka seminar sejarah lokal di Museum Daerah Maros

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.