NEWS
Showing posts with label Kekeringan. Show all posts
Showing posts with label Kekeringan. Show all posts

Friday, 28 August 2020

Polres Maros Bersama TNI Salurkan Air Bersih Bagi Warga Kecamatan Bontoa

Warga Desa Bonto Bahari Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros mendapatkan bantuan air minum bersih dari personil Polres Maros, Jumat (28/8/2020).

Bantuan air  bersih ini diserahkan langsung oleh Wakapolres Maros Kompol Muhammadong. Bantuan air  bersih ini juga melibatkan personil Kodim 1422 Maros, personil Polres Maros dan beberapa personil dari Polsek Lau.

Mereka mendatangi Kampung Bontobahari yang terletak Di pesisir Laut dengan membawa 3 mobil tangki, masing - masing berkapasitas 6.000 liter air.

Masyarakat  tampak antusias berdatangan dengan membawa puluhan jerigen dan ember untuk mengisi air bantuan tersebut. Selain itu, air tangki juga disimpan di bak air penampung milik warga untuk dipakai secara bersama ratusan warga kampung.

Keterangan Gambar : Penyerahan air bersih oleh Personil Polres Maros dan Kodim 1422 kepada masyarakat Desa Bonto bahari Kecamatan Bontoa
(dok.marosfm).

Wakapolres Maros mengatakan kegiatan ini merupakan Program sosial Kapolres Maros yang Peduli dengan  kekeringan yang melanda masyarakat di pesisir Kabupaten Maros.

Pihak personil Polres Maros juga nantinya akan mengadakan kembali kegiatan serupa untuk lebih meringankan kebutuhan masyarakat yang dilanda kekeringan. (marosfm news department)

Tuesday, 25 August 2020

Kodim 1422 Maros Salurkan Air Bersih Bagi Warga Bontolempangan

Kodim 1422 Maros bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros, mendistribusikan air bersih bagi warga Desa Bontolempangan Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros, Selasa (25/8/2020).

Pendistribusian air sebanyak 8000 liter ini dipimpin langsung oleh Dandim Kodim 1422 Maros Letkol Inf Budi Rahman.

Dihadapan ratusan warga yang mengantri air bersih, Personil kodim, Koramil Lau serta dibantu oleh pemerintah setempat juga terlihat ikut antusias menyuplai air bersih bagi kebutuhan warga setempat.

Keterangan Gambar : Pendistribusian air bersih bagi warga Desa Bontolempangan Kecamatan Bontoa Maros (dok.marosfm)

Dandim 1422 Letkol Inf Budi Rahman  mengatakan, Pendistirbusian air bersih ini dikhususkan bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

Ia menjelaskan, Ini adalah jadwal rutin koramil lau dan kodim 1422 Maros dan upaya kerja sama dengan pemerintah desa. 

Selain itu katanya, ini juga merupakan bentuk sinergitas dan memberikan solusi bersama bagi masyarakat yang kekurangan air bersih di musim kemarau dengan menyuplai air bersih tiap dua kali dalam sehari.

Diketahui di Kabupaten Maros sendiri, ada 3 Kecamatan yang setiap tahunnya dilanda kekeringan dan krisis air bersih, diantaranya Kecamatan marusu, kecamatan laun serta kecamatan bontoa, hal ini diakibatkan tak adanya suplay air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) milik pemerintah setempat. (marosfm news department)


Wednesday, 28 October 2015

TOKOH MASYARAKAT PUAS PERKEMBANGAN PEMADAM KEBAKARAN MAROS BEBERAPA TAHUN TERAKHIR

Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Maros di bawah pimpinan Suyuti, mendapat pujian masyarakat maros bukan saja atas kecekatan dan kecepatan penanganan yang dilakukan saat terjadi musibah kebakaran. Tetapi juga melihat fasilitas yang disiapkan Pemerintah beberapa tahun terakhir ini.

Salah seorang tokoh masyarakat di kelurahan Pettuadae Maros, H. Zainal Abidin Azzagaf kepada bsfm mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemadam kebakaran atas kesiapan dan kesiagaannya dalam menghadapi segala kemungkinan bahaya kebakaran.

H. Zainal juga melihat, fasilitas yang ada pada Pemadam Kebakaran Maros, semenjak periode Hatta Rahman menjabat bupati, mobil pemadam kebakaran sudah cukup banyak dengan lokasi kantor yang strategis, sehingga bukan hanya untuk kepentingan Maros, tetapi juga untuk kepentingan wilayah tetangga seperti Makassar bahkan Gowa.

Namun, H. Zainal juga menghimbau kepada pemerintah sekarang ini, untuk lebih menyiapkan sarana agar dalam mengambil air baku untuk pemenuhan pemadaman, bisa disiapkan semacam jembatan atau fasilitas lainnya karena kasihan dengan Personil Pemadam saat harus mengambil air baku ditempat jauh.

 Beberapa personil Pemadam Kebakaran Kabupaten Maros (dok. bsfm/ady)

Suyuti, Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Maros (dok. bsfm/ady)

Suyuti saat ditemui bsfm dikantornya di jalan  Asoka samping Kantor Bupati Maros mengakui, dirinya menjabat Kepala Pemadam Kebakaran, dari 1 Unit Kendaraan Pemadam sekitar tahun 2011, kini sudah ada 11 Unit Pemadam dengan lokasi kantor yang strategis di samping kantor Bupati Maros yang siap siaga melayani warga Maros dalam mengatasi musibah Kebakaran.

Adapun kendala yang dihadapi pihak pemadam kebakaran adalah jauhnya ketersediaan sumber air baku seperti di Bendungan Bontojolong atau ke Bantimurung bahkan bisa sampai ke daerah leko pancing.

Sementara yang memakai jasa pemadam kebakaran bukan hanya saat terjadi bencana kebakaran, tetapi juga berfungsi membantu masyarakat seperti untuk penyiraman lapangan agar tidak terlalu berdebu saat ada kegiatan tertentu dilapangan tersebut. Sehingga stok air dalam tangki unit pemadam harus selalu tersedia.

Bertemu sekitar 15 menit pada selasa kemarin (27/10/2015) sekitar pukul 14.30 bersama Suyuti di kantornya, reporter bsfm menyaksikan sendiri dari pihak TNI kemudian juga ada Panitia Sepak Bola yang meminta untuk dilakukan penyiraman di lapangan yang mereka akan gunakan beraktifitas yakni di lapangan Markas Kodim 1422 Maros dan Lapangan Sepakbola jalan A. Nasrun Amrullah, belakang kantor Bupati Maros.

Selain itu dirinya juga menerima telepon di nomor 0852 9900 2499 yang melaporkan terjadinya kebakaran lahan di sekitar Bandara Lama Sultan Hasanuddin dan langsung menerjunkan anggotanya dengan cepat.

Suyuti menjelaskan, Saat ini pihaknya sedang gencar melakukan pembenahan sumber daya manusia agar lebih terlatih dalam menjalankan tugas seperti kegiatan Pendidikan Dan Pelatihan Pencegahan Bahaya Kebakaran yang dilaksanakan tanggal 5 sampai dengan 7 November mendatang. (bsfm news department)

Wednesday, 21 October 2015

MAROS WASPADA KEKERINGAN, FENOMENA EL NINO BISA SAMPAI BULAN DESEMBER

Propinsi Sulawesi Selatan pada umumnya memiliki dua musim, musim kemarau (Mei –
Oktober) dan musim hujan (Nopember – April), ketika tidak ada faktor yang mengganggu maka
puncak musim kemarau terjadi pada bulan Agustus – September dan puncak musim hujan pada
bulan Januari.

Pada periode musim kemarau tahun 2015 ini terasa agak berbeda karena masyarakat termasuk Maros
merasakan panas dan kering yang lebih dari biasanya, banyak sumber air atau waduk yang
mengering.

Warga Maros, Sulawesi Selatan, yang terpaksa menggunakan air dari sumber yang kotor dan asin untuk hidup sehari-hari (2015). (istimewa)

Setidaknya ada 3 faktor penyebab utama musim kemarau di Sulawesi Selatan pada tahun 2015 terasa lebih kering dan lebih kuat dari tahun sebelumnya antara lain, Suhu Muka Laut Perairan Sulawesi Selatan, Kuatnya Monsun Timur (Australia), serta Fenomena El Nino yang sedang berlangsung saat ini.

Menurut data yang bsfm dapatkan dari BMKG, Saat ini, BMKG dan beberapa organisasi Meteorologi di dunia menyatakan bahwa sekarang terjadi fenomena El Nino moderat hingga kuat dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga bulan Desember 2015.

Sujarwo, S.Si, M.Si selaku Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa Balai Besar M&G Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wil. IV - Makassar menjelaskan ada beberapa langkah antisipasi yang harus segera dilakukan baik oleh masyarakat maupun Pemerintah dalam menghadapi Musim Kemarau yang kering dan panjang ini, diantaranya adalah :

1. Waspada dan hati – hati terhadap api/kebakaran, karena massa udara kering akan
mudah meyulut api.
2. Melakukan penghematan penggunaan air tanah.
3. Mengalihkan proses pertanian, dari tanaman yang banyak membutuhkan air kepada tanaman yang sedikit membutuhkan air, misalnya dari padi ke palawija.
4. Karena fenomena ini kemungkinan bisa berulang, maka Pemerintah dan masyarakat
harus melakukan langkah – langkah jangka menengah dan panjang, misalnya
pemeliharaan resapan air, penghijauan, pembuatan waduk baru, membangun sumur
bor atau arteri dll.

(bsfm news department)
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.