NEWS
Showing posts with label Pariwisata. Show all posts
Showing posts with label Pariwisata. Show all posts

Thursday, 17 June 2021

Menparekraf Resmikan Desa Wisata Rammang-Rammang di Maros

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan Desa Wisata Rammang-Rammang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. 

Hadirnya desa wisata ini diharapkan semakin memperkuat daya tarik wisata dan pengelolaan Desa Wisata Rammang-Rammang sehingga dapat meningkatkan semangat serta peluang baru bagi masyarakat sehingga meningkat kesejahteraan hidupnya.

Menparekraf Sandiaga Uno saat melakukan kunjungan ke Desa Wisata Rammang-Rammang, Kamis (17/6/2021), mengatakan, keberadaan Desa Wisata Rammang-Rammang akan mampu memberikan multiplier effect yang besar bagi masyarakat. 

Keterangan Gambar : Kemenparekraf Sandiaga Uno saat meresmikan destinasi Wisata Rammang-rammang Maros (dok.marosfm)

Menurut Sandi, Ini merupakan tugas Menparekraf untuk membangun dan mengungkap pesonanya agar warga dunia mengetahui nilai kelangkaannya, eksotisnya.

Selain itu, Keindahan alam menjadi salah satu kategori penilaian dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Kategori lainnya adalah homestay, konten kreatif, desa digital, kuliner, kerajinan tangan, dan CHSE.

Sandi menjelaskan, penetapan kategori untuk desa wisata bertujuan untuk mendorong berkembangnya desa wisata menjadi wisata berkelanjutan dan sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas yang dapat diikuti oleh semua desa di Indonesia.

Sementara itu, Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO telah mengajukan secara resmi Geopark Nasional Maros-Pangkep sebagai kandidat Global Geopark Indonesia. 

Hal senada dikatakan Bupati Maros, Andi Syafril Chaidir Syam, Ia mengapresisi langkah cepat Menparekraf Sandiaga Uno dalam merespons kebutuhan yang dibutuhkan Desa Wisata Rammang-Rammang dalam meningkatkan kapasitas daya saing. 

Selama di perjalanan menurut Chaidir, Pak Menteri sangat menikmati Kampung Karst juga menyatakan akan mendukung penuh dalam pengembangan desa wisata.

Diketahui, Saat ini sudah 231 desa mendaftar di ADWI 2021 sejak dibuka pendaftarannya pada tanggal 22 Mei 2021 sampai dengan tanggal 16 Juli 2021 mendatang. ADWI juga memiliki misi untuk membangun motivasi bagi pengembangan desa dan menjadi penggerak ekonomi di tingkat pedesaan.

Calon desa pendaftar juga tidak hanya bagi desa yang baru, melainkan desa wisata rintisan, berkembang, dan maju yang belum mendaftarkan di program ADWI 2021. Kemenparekraf mencatat setidaknya lebih dari 700 desa wisata yang masuk ke dalam data Desa Wisata Indonesia.

Untuk menjadikan Ramang Ramang sebagai destinasi wisata kelas dunia, Menparekraf akan memotivasi warga agar mempertahankan kualitas homestay. Kemudian, pihaknya mengeksposnya melalui platform digital oleh para konten kreator, salah satunya pasangan terheboh saat ini Atta Halilintar dan saudaranya Thoriq Halilintar yang memiliki jutaan subscriber.

Pihaknya juga akan membuat jaringan internet dengan pembuatan tower BTS untuk menjamin koneksi internet yang selama ini kurang kuat dan tidak stabil di desa wisata Ramang Ramang menjadi lebih kuat sinyalnya dan stabil.

Sandiaga berharap, semua itu bermuara pada upaya membangkitkan ekonomi desa wisata. Banyaknya, peluang menghadirkan wisatawan baik lokal maupun internasional akan menaikkan pendapatan warga desa wisata.

Sekedar diketahui, gugusan karst Ramang-ramang ini berada di Dusun Rammang-Rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Hanya 40 km dari Makassar dan kurang lebih 10 km dari Maros. (marosfm news department)

Wednesday, 16 June 2021

Peringati HUT Ke-62 Maros, Disbudpar Gagas Ajang Lari Wisata Maros Pangkep Geopark Run Exhibition 2021

Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, menggagas ajang lari wisata bertajuk Maros Pangkep Geopark Run Exhibition 2021.

Selain untuk memeriahkan HUT Ke-62 tahun Kabupten Maros di bulan Juli 2021 mendatang, ajang lari wisata pertama kali di indonesia timur ini juga sebagai ajang mempromosikan wisata alam Geopark Nasional Maros Pangkep yang dipersiapkan menjadi warisan dunia.

Keterangan Gambar : Pers Konferensi Maros Pangkep Geopark Run Exhibition 2021 di ruang rapat Bupati Maros (dok.marosfm)

Saat menggelar konferensi pers di ruang rapat Bupati Maros Rabu (16/6/2021), Ketua Panitia, Alfi Syariana mengatakan, kegiatan ini bekerjasama dengan komunitas lari Maros Runners yang didukung oleh Geopark Nasional Maros Pangkep dan Pemerintah Kabupaten Pangkep.

Dengan mengusung tema 'Run the Land of Tomorrow' dengan kategori lari ultra marathon 62 kilometer. Untuk Star dan finishnya diwisata alam Bantimurung.

Rencananya, rute yang ditempuh oleh pelari akan melewati sejumlah objek wisata di kawasan Geopark Maros Pangkep, seperti Rammang-rammang dan Balocci Pangkep. Selain berolah raga, pelari juga bisa mengabadikan momen keindahan alam yang dilaluinya.

Lanjut Alfi menjelaskan, Selain sebagai sarana untuk menjaga kesehatan tubuh dan mental, biasanya juga dijadikan sarana penggalangan dana untuk program-program kemanusiaan, pendidikan, dan sosial. Disamping itu juga sarana untuk mempromosikan sesuatu seperti pariwisata dan kebudayaan.

Nantinya, panitia akan mengundang para pelari dan melalui proses seleksi ketat. Sebab pendaftaran tidak dibuka secara umum, akibat masih terdampak pandemi Covid-19. Maka pelari yang lolos seleksi, salah satu syaratnya yang sudah pernah berlari marathon 42 kilometer.

Adapun peserta ditargetkan berkisar sebanyak 150 orang dan dengan seleksi yang ketat, salah satunya pernah menyelesaikan lari marathon 42 kilometer. Nantinya ada juga beberapa atlet nasional yang akan ikut serta dalam event tersebut.

Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, ajang ini akan menjadi pembuktian, jika Pemerintah Daerah baik Maros dan Pangkep siap dan mendukung penuh menjadikan kawasan Maros Pangkep menjadi warisan dunia.

Ia berharap ajang ini juga menjadi pembuktian kalau semua pihak mendukung penuh kawasan Maros hingga Pangkep menjadi warisan dunia yang akan segera dinilai oleh UNSESCO.

Karena masih dalam masa pandemi, Chaidir juga menjamin, pelaksanaan kegiatan itu akan sesuai standar protokol kesehatan secara ketat. Misalnya, seluruh pelari harus dinyatakan bebas Covid dengan tes swab, pelaksanaannya pun tidak boleh berkerumun. (marosfm news department)

Monday, 14 June 2021

Duta Besar Rusia Kunjungi Kawasan Geopark Maros - Pangkep

Duta besar Rusia untuk Indonesia, Ludmila Voribieva melakukan kunjungan wisata di sejumlah daya tarik wisata di Kabupaten Maros bersama Atase Militer Rusia, Zhenovatyy Sergey, pada Minggu, (13/6/2021).

Keterangan Gambar : Duta besar Rusia untuk Indonesia, Ludmila Voribieva didampingi langsung (GM) Geopark Nasional Maros Pangkep, Dedy Irfan saat melakukan kunjungan wisata di sejumlah daya tarik wisata di Kabupaten Maros bersama Atase Militer Rusia, Zhenovatyy Sergey, Minggu 13 Juni 2021 (IST)
Kedatangan perwakilan Negara Rusia di Indonesia itu didampingi langsung General Manager (GM) Geopark Nasional Maros Pangkep, Dedy Irfan.

Mereka melakukan kunjungan untuk menikmati pesona kawasan Geopark yang terbentang mulai dari Kabupaten Maros hingga Kabupaten Pangkep.

Dedy Irfan mengatakan, jika bentangan kawasan karst maros pangkep memang sangat menarik untuk dikunjungi.

Kunjungan Dubes Rusia itu telah mendatangi beberapa daya tarik wisata yang merupakan geosite dalam geopark seperti Kawasan Wisata Alam (KWA) Air Terjun Bantimurung, Danau Kassi Kebo, Gua Batu, kemudian ke Taman Arkeologi Leang-Leang dan Kawasan Karst Rammang-rammang.

Menurutnya, Geopark Maros Pangkep saat ini sedang diajukan sebagai salah satu kandidat warisan dunia ke UNESCO oleh Pemerintah Republik Indonesia. 

Besar Harapan, kunjungan Dubes Rusia ini akan menambah Daya Gebrak Promosi dan menambah kunjungan wisatawan  mancanegara khususnya dari Rusia. 

Ia melanjutkan, dimana Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Maros dan Pemerintah Kabupaten Pangkep serta Badan Pengelola Geopark terus bersinergi bersama dalam mewujudkan target tersebut. 


Kata Irfan, Duta Besar Rusia untuk Indonesia ini menyampaikan rasa Takjub nya yang luar biasa dengan Alam yang sangat Indah dan Mempesona di Kawasan Geopark Maros Pangkep. Mereka melihat masih sangat banyak potensi pariwisata yang luar biasa untuk dikembangkan kedepan dengan tetap tentunya  menjaga keasrian alam yang ada. 

Selain itu, Mereka juga sangat terkesan dengan keramahtamahan yang luarbiasa dari masyarakat yag mereka temui. Namun karena waktu yang membatasi, mereka berharap bisa kembali lagi dan mengunjungi beberapa geosite yang ada dalam kawasan Geopark Maros Pangkep. (marosfm news department)

Friday, 11 June 2021

Disbudpar Maros Gelar Pelatihan Digitalisasi Branding Pemasaran

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Maros menggelar Pelatihan Digitalisasi Branding, Pemasaran dan Penjualan pada Desa Wisata, Homestay, Kuliner, Souvernir fotografi.

Kegiatan tersebut diselenggarakan mulai Kamis tanggal 10 hingga 12 Juni 2021 di Hotel Grand Town Mandai Bantangase.

Adapun peserta yang ikut bergabung terdaftar sebanyak 40 orang yang berasal dari kelompok sadar wisata dan penggiat fotografi serta pemateri senior.

Keterangan Gambar : Pelatihan Digitalisasi yang digelar oleh Disbudpar Maros (dok.marosfm)

Kegiatan tersebut ditujukan demi meningkatkan destinasi wisata di Kabupaten Maros. Mengingat pentingnya bagi para kelompok sadar wisata memiliki kemandirian dalam mempublikasikan daya tarik di wilayah wisatanya masing-masing.

Wakil Bupati Maros, Hj Suhartina Bohari yang hadir membuka kegiatan, mengatakan sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan pelatihan yang digagas oleh dinas kebudayaan dan pariwisata ini. 

Menurut Suhartina, Dengan kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Maros. Ia juga mengaku, potensi pariwisata merupakan sektor yang meskipun terus dieksplorasi tetapi nilai ekonominya tidak akan habis tergerus oleh jaman, bahkan menjadi bertambah.

Perempuan yang dikenal cinta akan potensi alam ini menyampaikan, potensi besar yang dimiliki oleh kabupaten Maros jangan sampai sia-sia karena kita hanya diam dan menunggu. Perlu ada gerakan yang bisa mendorong pengembangan UMKM bidang pariwisata.

Dengan penyampaian informasi digital yang baik, akan menjadi bagian dari transformasi ekonomi dan penguatan ekonomi pada kelompok masyarakat akan lebih produktif. Perluasan akses pasar dapat dilakukan dengan berbagai platform digital.

Sementara itu, Kabid Disbudpar Maros, Yusriadi Arief yang sekaligus ketua panitia dikegiatan ini, sepakat dengan pernyataan Wabup. Dengan Melalui pelatihan digitalisasi, mereka akan belajar untuk mandiri meningkatkan daya saing. Perlu disebar luaskan potensi wisata yang dimiliki.

Lanjut menurut Yusriadi sebelum masyarakat mengunjungi tempat wisata, mereka akan berusaha mencari informasi terkait tempat yang akan mereka kunjungi. Disinilah peran Disbudpar untuk memberikan penyajian informasi standar berbasis digital. Tak lupa pula serta informasi yang berikan tidak over claim tapi harus merinci, mulai dari transportasi yang bisa digunakan, kegiatan apa saja yang bisa dilakukan ketika berkunjung, serta alokasi waktu dan kisaran ongkos yang harus dikeluarkan. (marosfm news department)

Wednesday, 26 May 2021

Libur Nasional Hari Waisak, Pengunjung Padati Wisata Air Terjun Bantimurung

Memasuki hari perayaan Hari Waisak, Ribuan pengunjung memadati kawasan wisata Air Terjun Bantimurung, di Kabupaten Maros, Sulawesi selatan.

Keterangan Gambar : Pengunjung Kawasan Wisata Alam (KWA) Air Terjun Bantimurung (dok.marosfm)
Sejak rabu pagi (26/5/2021), pengunjung dari berbagai daerah terus berdatangan untuk menikmati liburan di kawasan wisata alam primadona.

Setiap libur nasional Wisata Alam Bantimurung menjadi salah satu destinasi wisata di Maros menjadi tujuan bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan di area wisata, pengelola tentunya melibatkan satgas terdiri dari Tni/Polri, Basarnas, Satpol PP dan tim pengelola wisata bantimurung.

Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Maros Yusriadi Arief mengatakan jumlah pengunjung mengalami peningkatan dari hari biasanya.

Menurut data yang masuk, dihari libur waisak ini pengunjung meningkat jika dibanding hari biasa, hingga siang hari sudah mencapai 1841 orang Kemmungkinan bisa tembus hingga 3000 pengunjung sampai sore nanti.

Guna menghindari terjadinya klaster di area wisata pengunjung diwajibkan menaati prokes selama menikmati wisata alam bantimurung.

Bagi pengunjung yang baru datang wajib mengenakan masker, dan pihak pengelola juga telah menyiapkan fasilitas tempat pencucian tangan. 

Sementara itu salah seorang pengunjung asal Makassar mengungkapkan alasan dirinya bersama keluarga menghabiskan libur  waisak dikawasan bantimurung, karena tempat wisata ini merupakan salah satu favoritnya.

Selain akses yang dekat, Ainun juga 
memilih berlibur ke bantimurung karena selain dapat menikmati keindahan air terjun, ia juga bisa menikmati spot-spot foto yang bagus.

Diprediksikan jumlah pengunjung domestik di kawasan wisata air terjun bantimurung akan terus mengalami peningkatan hingga memasuki libur akhir pekan. (marosfm news department)

Sunday, 23 May 2021

Tingkatkan SDM Pariwisata, Pemkab Maros MoU bersama Poltekpar Makassar

Pemkab Maros Gandeng Poltek Pariwisata Makassar Jalin Kerjasama MoU Untuk Pengembangan Pariwisata dan Peningkatan SDM Pengelolaan Desa Wisata.

Upaya mengembangkan dunia pariwisata serta meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pengelolaan, dan pengembangan Pariwisata Serta kepariwisataan desa atau sebagai pendampingan desa wisata, pemerintah kabupaten Maros melakukan penandatanganan MoU atau nota kesepahaman dengan Politeknik Pariwisata (PoltekPar) Makassar. 

Penandatanganan  MOU  antara Pemerintah kabupaten Maros dengan Akademisi  Politeknik Pariwisata Makassar dalam hal sebagai pendampingan desa wisata ini menghadirkan dua kepala desa  dari Maros yang memiliki potensi pengembangan desa wisata yakni Desa Nisombalia kecamatan Marusu dan desa Bontolempangan kecamatan Bontoa yang dipilih dalam MoU tersebut, Sabtu (22/5/2021) di Hotel Teras Kita Makassar. 

Dalam MoU ini dihadiri  Bupati Maros, Chaidir Syam  bersama Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Muhammad Arifin, didampingi Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros, M Ferdiansyah, Kabid Pariwisata Disbudpar Maros, Yusriadi Arif, Kabid UMKM dan Perdagangan Kopumdag Maros, serta civitas akademika PoltPar Makassar.

Keterangan Gambar : Pemkab Maros bersama Jajaran Poltekpar Makassar dalam penandatanganan MoU (ist)
Bupati Maros, Chaidir Syam dalam sambutannya mengatakan, pariwisata Maros menjadi salah satu fokus utama program  Pemerintah kabupaten Maros kedepan  dalam pengembangan sektor pariwisata. 

Dalam 100 hari kerjanya pada Juni mendatang akan ada 5 objek wista baru yang dikelolah sebagai desa wisata dan menjadi perioritas pembangunan selain yang sudah ada terkenal maju yakni Rammang rammang, Leang leang dan Taman Wisata Bantimurung, ujarnya.

Bupati yang baru beberapa bulan menjabat menuturkan Dua desa ini telah lama dilirik oleh Poltekpar sebagai calon desa pendampingan untuk didampingi dalam  pengelolaan, peningkatan SDM dan pengembangan Pariwisata yang ada didesa tersebut sebagai desa wisata. 

Menurut Chaidir, Keduanya memiliki potensi wisata yakni  Desa Nisombalia dengan wisata bahari dan desa Bontolempangang wisata gunung karst nya yang tersambung dari Karst Rammang ramang  yang sudah masuk dalam kawasan geopark atau Warisan budaya dunia, tuturnya. 

Terkhusus  Desa Bontolempangan  yang searah dengan karst Rammang rammang ini akan menjadi objek wisata baru yang akan dikunjungi karena dekat dari jalur kereta api dan stasiun kereta  secara ekonomis akan mengalami peningkatan pendapatan masyarakatnya melalui usaha UMKM nantinya.

Dengan adanya kerja sama pendampingan dari Poltekpar ini secara akademis Pemkab Maros maupun Disbudpar akan mendapatkan masukan atau ide untuk pengembangan pariwisata maros kedepan termasuk desa yang memiliki objek wisata untuk dikembangkan menjadi desa wisata.

Sementara itu, Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Muhammad Arifin,pihaknya telah berkomitemen membantu masyrakat dalam hal pendampingan desa wisata. Untuk 2021 ini PoltekPar melakukan pendampingan secara langsung kepada masyarakat  untuk mengelolah potensi wisata mereka di dua desa yakni desa Nisombalia di kecamatan Marusu dan desa Bontolempangan di kecamatan Bontoa kabupaten Maros. 

Ia berharap kerja sama Poltekpar dengan pemkab Maros  khususnya di dua desa ini bisa berjalan dengan baik.  Dengan alasan memilih  dua desa ini di kabupaten Maros karena Dua desa ini sangat potensial untuk menjadi desa wisata. Dimana Potensinya ini  di sulsel termasuk yang diusulkan oleh pemrov adalah karst, khususnya berada didesa .

Dirinya juga bersyukur  karena pemkab telah membuatkan sk untuk kelompok sadar wisata di dua desa tersebut. kami harap dapat bersinergi secara langsung dengan kelompok sadar wisata di dua desa tersebut. 

Menanggapi hal tersebut, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros, M Ferdiansyah juga mengatakan dengan adanya MoU ini masyarakat di kedua desa tersebut dapat menerapkan ilmu pengelolaan pariwisata  dari pendamping wisata Poltekpar sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisata dan ekonomi keluarga dengan membuka usaha UMKM. (marosfm news department)

Wednesday, 19 May 2021

Pemkab Maros Dukung Aulya Dwi Amanda Sarqiah di Ajang Pemilihan Putri Remaja Indonesia 2021

Aulya Dwi Amanda Sarqiha, mewakili Kabupaten Maros sebagai finalis ajang Pemilihan Putri Remaja Sulawesi Selatan Indonesia 2021.

Pemilihan tersebut akan berlangsung mulai tanggal 28 hingga 30 Mei 2021 mendatang. Para finalis diikuti seluruh kabupaten / kota yang ada di provinsi Sulawesi Selatan untuk menuju tingkat nasional.
Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam didampingi Ketua TP-PKK Maros Ulfiah Nur (dok.marosfm)

Remaja kelahiran Maros, 10 Juli 2007  ini mengaku, tertarik mengikuti kegiatan yang bertujuan memilih duta remaja disetiap daerah demi meningkatkan peran positif bagi remaja puteri khusunya memperkenalkan potensi wisata di Maros.

Saat audiensi dengan Bupati Maros di rujab bupati Rabu, (19/5/2021). Ia juga mengaku, Selain memperkenalkan potensi wisata, juga ingin mengajak generasi muda untuk melakukan hal-hal positif terutama didunia pendidikan karena apapun kegiatan kita, sesibuk apapun itu tetap mengutamakan pendidikan, attitude, begitupun pendidikan agama untuk pegangan moral dan ahlak diri sendiri.

Pelajar SMPN 20 Makassar ini juga menjelaskan, akan memperkenalkan beberapa potensi wisata dan lebih meningkatkan destinasi pariwisata dan kebudayaan yang ada di Kabupaten Maros seperti, Kawasan Wisata Alam Bantimurung, Rammang-rammang dan taman prasejarah Leang-leang.

Selain mempersiapkan diri dalam mengikuti ajang pemilihan, Anak kedua dari tiga bersaudara ini juga meminta dukungan penuh dari Pemerintahan Kabupaten Maros untuk maju mewakili dirinya dalam memperkenalkan potensi yang ada di kabupaten maros.

Dalam hal ini, Bupati Maros Chaidir Syam bersama Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari memberikan apresiasi dan support penuh membawa nama Kabupaten Maros dikanca nasional.

Ia berharap, dapat memberikan yang terbaik dalam pemilihan Putri Remaja Indonesia 2021 dan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di kabupaten maros.

Adapun prestasi yang pernah diraihnya diantaranya, Duta wisata Sulsel cilik 2017, Dara daeng pra remaja 2020, Model kids mandiri vaganza 2019, Putri kebaya 2018, Miss Sahara 2017, Icon model Sulsel, Top model islamic tourism expo 2018, Top model cilik Famme 2019.

Sekedar diketahui, dalam ajang Pemilihan Putri Remaja Sulsel 2021 mencari kritertia atau persyaratan  yang meliputi, usia 13 tahun sampai 16 tahun, tinggi 150 sentimeter, berpenampilan menarik,  berwawasan luas, sehat lahir batin dan siap menjadi Duta Remaja Putri. (marosfm news department)

Saturday, 15 May 2021

Antisipasi Kerumunan, Chaidir Syam Pantau Objek Wisata Bantimurung Maros

Waspadai kerumunan saat libur lebaran, Bupati Maros Chaidir Syam memantau langsung, pengunjung yang memadati area Kawasan Wisata Alam (KWA) Air Terjun Bantimurung Kabupaten Maros, pada Sabtu pagi (15/5/2021).

Dalam pantauan Bupati Maros didampingi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudbar)  meninjau dan memantau pengunjung dalam penerapan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19 ditempat wisata.

Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam bersama rombongan saat memantau pengunjung di Kawasan Wisata Alam Bantimurung Maros (dok.marosfm) 

Selain mengunjungi lokasi wisata, Chaidir Syam juga mengecek para petugas, serta ketersediaan posko pengamanan terpadu mulai dari petugas SatpolPP hingga TNI-Polri yang berjaga.

Menurut Bupati Maros, Peninjauan ini guna memastikan dan mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Ditengah pengunjung, Chaidir juga mengungkapkan, jelang libur usai lebaran 2021, Objek wisata bantimurung mengalami peningkatan pengunjung.

Peningkatan wisatawan tersebut telah dibuatkan  kebijakan, dimana jumlah wisatawan tidak boleh melebihi 50 persen dan diberlakukan sistem shift

Menurut Chaidir, Mulai dari hari Jum'at kemarin, pengunjung sudah mencapai 3000 pengunjung.

Peningkatan tersebut sudah mencapai 3000 pengunjung, Sementara memasuki H+3 kurang lebih 2000 pengunjung dan diperkirakan akan bertambah hingga sore hari.

Menurut Chaidir, Kepadatan seperti ini memang  sulit untuk dikendalikan. 

Dirinya juga  menjelaskan selain menghidupkan UMKM sekitar objek wisata, pengunjung juga dapat mengunjungi tempat wisata alternatif lain seperti, Rammang-rammang Desa Salenrang, Bislap di pattunuang dan wisata pohon pinus tala-tala di Tompobulu.

Sementara itu, Diperkirakan puncak kepadatan wisatawan akan terjadi besok, Minggu (16/05/21), tepat pada hari terakhir libur lebaran Idulfitri. (marosfm news department)
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.