NEWS
Showing posts with label Pilgub 2018. Show all posts
Showing posts with label Pilgub 2018. Show all posts

Thursday, 28 June 2018

253 Warga Binaan Lapas Maros Kecewa Terpaksa Golput

Sebanyak 253 orang warga Binaan di Lapas Kelas 2A Maros, Sulawesi Selatan tidak dapat menggunakan hak pilihnya di Pilkada gubernur serentak yang dilaksanakan Rabu 27 Juni kemarin.

Selain banyak yang mengantongi KTP luar Maros, mereka juga tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan tidak mengantongi formulir A-5.

Keterangan Gambar : Salah seorang warga binaan Lapas Maros usai melakukan Pencoblosan di Pilgub 2018. (Dok. ist)

Kepala Seksi Napi dan Pembinaan Anak Didik yang juga Ketua KPPS, Simung menyampaikan dari total warga binaan Lapas Maros yaitu 335 orang, 34 orang diantaranya masih dibawah umur.

Hanya 78 orang saja yang mencoblos di TPS dalam Lapas ditambah 21 orang  pemilih yang telah bebas.

Banyaknya warga binaan yang tidak bisa mencoblos dikarenakan minimnya pemahaman terkait pengurusan formulir A-5 oleh KPU di Lapas.

Formulir A-5 ini seharusnya bisa diurus oleh pihak keluarga Napi sebelum masuk masa pencoblosan, sehingga hak suara mereka tetap bisa digunakan.

Warga binaan yang tidak bisa menggunakan hak suranya pun banyak yang merasa kecewa.

Salah seorang warga binaan Lapas, Faisal mengaku tidak mengetahui terkait syarat perpindahan tempat memilih atau pengurusan form A-5 yang dimaksud. Padahal, mereka rata-rata memiliki formulir C-6 atau undangan sebagai pemilih.

Meski ratusan Napi tidak bisa mencoblos, mereka tetap berharap agar siapapun Gubernur dan Wakil Gubernur yang terpilih nantinya, bisa lebih mensejahterahkan rakyatnya, terutama membuka banyak lapangan pekerjaan sehingga mengurangi angka kejahatan. (marosfm news department)

Hasil Hitung Cepat KPU Maros, Nomor Urut 3 Unggul 53,77 Persen

Perghitungan cepat KPUD Maros, menempatkan pasangan nomor urut 3, Nurdin Abdullah dan Sudirman Sulaiman unggul sebanyak 53,77 persen atau sekitar 88.387 suara. Aangka ini merupakan data sementara dari hasil rekapitulasi kecamatan sejak kemarin.

Perolehan suara nomor urut 3 ini disusul oleh pasangan nomor urut 1, Nurdin Halid dan Aziz Kahar, dengan perolehan suara sebanyak 21,66 persen atau 35.612 suara. Sementara pasanga nomor 4, Ichsan Yasin Limpo bersama Muzakkar memperoleh 14,19 persen atau 23.329 suara. Terakhir, nomor urut 2, Agus Arifin Numang dengan Tanribali lamo sebanyak 10,38 persen atau 17.063 suara.

Ketua KPU Maros Syamsu Rizal menyampaikan bahwa ini merupakan data yang terekap langsung ke website KPU dari hasil rekapitulasi kecematan yang saat ini sudah rampung hingga 99,41 persen, Kamis. (28/6/2016)

Pengiriman kotak suara ke KPUD Maros (dok. Ist)

Lebih lanjutan Syamsu Rizal yang baru terpilih menjadi ketua KPU Maros ini mengatakan, dari 680 TPS yang datanya sudah masuk sebanyak 676 TPS. Saat ini, pihaknya masih terus melakukan proses penghitungan secara manual di tingkat kecamatan untuk direkap ke tingkat kabupaten.

Ia juga menjelaskan, angka pasritisipasi pemilih di Maros berdasarkan hasilhitumg cepay sekitar 70 persen, dengan suara sah sebanyak 165.865 dari DPT yang jumlah totalnyab234,876 suara.

Berdasarkan data yang masuk dalam penghitungan cepat versi KPU di Maros ini menunjukkan, angka partisipasi terendah ada di kecamatan Turikale yang hanya 67 persen sementara angka tertinggi ada di kecamatan Maros Baru sebanyak 72 persen. (marosfm News deparement)

Petugas PAM TPS dan KPPS Di Dusun Terpencil Maros Maksimal Jalankan Tugas Negara

Petugas Pengamanan TPS dari Polres Maros bersama pihak penyelenggara Pemilu membuktikan komitmennya dalam menyukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel 2018.

Seperti yang dilakukan Brigpol Nasaruddin selaku Petugas PAM TPS di salah satu dusun terpencil di Kabupaten Maros, selasa (26/6/2018), bersama-sama Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) berjuang menjalankan tugas melalui medan yang ekstrim.

Petugas pengamanan TPS dari Polres Maros saat menyeberangi sungai sambil membawa kotak suara (dok. Ist)

Brigpol Nasaruddin bersama rekan-rekan petugas lainnya harus mendistribusikan logistik Pilgub 2018 ke Dusun Makmur Desa Bontomanurung Kecamatan Tompobulu dengan berjalan kaki sekitar 2 jam.

Jalur yang dilalui termasuk berjalan kaki menyeberangi sungai dengan aliran air deras dan jalan menanjak dan berbatu.

Namun menurut Brigpol Nasaruddin, banyak suka duka bertugas di pelosok desa karena pada intinya bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat terpencil dan mengetahui apa keluhan masyarakat di desa tersebut.

Dalam Pilgub 2018 ini, Brigpol Nasaruddin juga bersyukur karena proses pencoblosan berlangsung Aman dan Damai di berbagai wilayah Maros sesuai amanah tugas negara yang dititipkan pimpinan. (marosfm news departement)

Wednesday, 27 June 2018

Meski Tak Lagi Jabat Komisioner KPUD, Syaharuddin Datu Tetap Kawal Proses Pesta Demokrasi Pilgub 2018 Di Maros

Meski tidak lagi menjabat Komisioner KPUD Maros, Syaharuddin Datu tetap berkomitmen mensukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018.

Setelah ditetapkan 3 nama yang lolos sebagai komisioner KPUD Maros sejak 25 Juni lalu, yakni Syamsu Rizal, Mujaddid, dan Umar Afati, namun Syaharuddin yang namanya berada diurutan 6 tetap membantu Komisioner dalam melaksanakan tugasnya.

Syaharuddin Datu Ketua Karang Taruna Maros, demisioner KPUD Maros (dok. Ist)

Syaharuddin Datu menjelaskan hingga 26 Juni kemarin dirinya masih bergerak dalam mensosialisasikan jadwal Pilkada dengan Mobil yang memutarkan pengumuman dan ajakan mencoblos pada 27 juni.

Datu mengatakan, langkah ini dilakukakan karena sesuai janjinya saat masih menjabat sebagai komisioner periode sebelumnya untuk berusaha meningkatkan partisipasi pemilih hingga 78 persen.

Selain itu, Datu juga menceritakan untuk aktifitas pada momen pemilihan ini, tetap mendampingi komisioner baru untuk terjun ke lapangan dalam membantu PPK menjalankan tugasnya meskipun tidak lagi menjabat sebagai komisioner.

Menurut Ketua Karang Taruna Maros ini, tugas untuk mensukseskan Pesta Demokrasi menjadi tanggung jawab moril yang harus diselesaikan hingga proses pemilihan kepala daerah selesai.

Diketahui, dari 3 komisioner yang ada, hanya Syamsu Rizal yang kembali menjabat sebagai komisioner dari periode sebelumnya sementara Mujaddid dan Umar Afati baru terpilih dan duduk sebagai komisioner diperiode tahun ini. (marosfm news departement)

Pilgub 2018 Aman Dan Damai, Kapolres : Terima Kasih Warga Maros !

Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel yang dihelat 27 Juni ini di wilayah Kabupaten Maros berlangsung Aman dan Damai hingga Rabu malam (27/6/2018).

Keterangan Gambar : Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard Andrians (dok. ist)

Atas kondisi itu, Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard menyampaikan apresiasinya kepada Masyarakat Maros yang bisa menjaga situasi kondusif ini.

Ia menjelaskan, kondisi aman dan damai ini harus terus dijaga dalam setiap perhelatan demokrasi apalagi Maros dikenal sebagai daerah yang senantiasa menjunjung tinggi saling menghargai.

Kapolres Maros juga memberi apresiasi terhadap petugas kepolisian serta seluruh elemen yang bertugas dalam kelancaran pilkada ini, seperti Pihak KPUD dan Panwas serta tim sukses masing-masing calon yang mampu bersinergi menjaga situasi aman dan damai di Kabupaten Maros.

Menurutnya, Kondisi ini tercipta berkat kerjasama dan kesadaran serta kedewasaan seluruh pihak dalam menjaga suasana kondusif meskipun berbeda pilihan dalam proses demokrasi. (marosfm news department)

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, TPS Di Maros Usung Tema Piala Dunia

Momen Piala Dunia 2018 menjadi inspirasi bagi Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam merancang TPS 03 Desa Matirotasi Dusun Manrimisi Lompo Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros. (27/6/2018)

Suasana TPS 03 desa Mattiro Tasi (dok. Marosfm)

Dengan bahan sederhana, kardus bekas dan karton, petugas KPPS menjadikan Masjid yang tidak terpakai lagi dengan menambahkan pernak pernik bertemakan piala dunia 2018. Masing masing petugas KPPS pun mengenakan jersey sepak bola.

Ketua KPPS TPS 03, Faisal mengatakan, di momen piala dunia ini, mereka berinisiatif menjadikan nuansa sepak bola sebagai tema TPS agar warga semakin tertarik datang ke TPS untuk memilih dan tidak golput.

Lanjutnya ia menjelaskan, mereka menggunakan bangunan bekas masjid tersebut karena lokasinya yang strategis berada ditengah kampung sehingga mudah dijangkau masyarakat.

Sejak masjid ini tak terpakai, bangunan ini dimanfaatkan warga menjadi TPS sejak 2014 lalu. Warga juga berencana di merenovasi kembali masjid ini untuk dipergunakan beribadah bagi warga desa Mattirotasi. (marosfm news departement)

Petugas ini Rela Lalui Jalur Ekstrim Demi Pengiriman Logistik Ke Dusun Terpencil Maros

Usaha Personil Kepolisian bersama petugas dalam menyukseskan Pilkada 2018 di Kabupaten Maros patut diapresiasi.

Salah seorang Bhabinkamtibmas Desa Laiya, Kecamatan Cenrana, Maros, Brigpol Eko Dodi berusaha maksimal untuk menyukseskan Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur, Sulsel, Rabu 27 Juni 2018.

Eko rela memikul logistik berupa satu kotak suara, menuju TPS 6 yang berada di Dusun Pattalassang.

Keterangan Gambar : Bhabinkantibmas bersama petugas PPK saat mengantarkan logistik Pilkada 2018 di dusun terpencil di Kecamatan Cenrana. (dok. ist)

Brigpol Eko Dodi mengatakan, jika mengharapkan kendaraan, logistik tersebut tidak akan sampai tepat waktu. Karena, akses menuju dusun terpencil tersebut belum memadai.

Apalagi jika sudah diguyur hujan, maka motor juga tidak bisa melintas karena ruas jalan berlumpur dan membahayakan pengendara.

Untuk memastikan keamanan logistik sampai di TPS 6, Eko dan petugas PPK Cenrana, harus berjalan kaki sepanjang 4 kilometer.

Eko bersama petugas PPK ini berkomitmen sesuai tugasnya yang harus memastikan keamanan logistik Pilgub dan PPK sampai ke PPS meskipun harus berjalan kaki melalui medan ekstrim selama 2 jam perjalanan. (marosfm news department)

Bupati Maros Apresiasi Warga Yang Tidak Golput Di Pilgub 2018

Bupati Maros, HM Hatta Rahman didampingi istri, Hj. Suraida, sekitar pukul 10.15 WITA, menyalurkan hak suaranya dalam memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan pada Pesta Demokrasi Pemilihan Umum yang digelar serentak, Rabu (27/06/2018).

Bupati Maros bersama istri saat menyalirkan hak suara di TPS 7 Taroada Maros (Dok. Ist)

Bupati Maros melakukan pencoblosan dekat kediamannya di TPS 07 Kelurahan Taroada Kecamatan Turikale Kabupaten Maros.

Usai mencoblos, Hatta sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat Taroada, di sela hujan yang rintik,  mereka hadir menyuarakan hak suaranya dalam memilih pemimpin Sulsel lima tahun mendatang.

Bupati Maros berharap Pilkada Gubernur Sulsel kali ini, keikutsertaan masyarakat bisa meningkat dibandingkan sebelumnya.

Untuk TPS 07 Taroada, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 406 pemilih, ditambah 11 surat suara cadangan. (marosfm news departemen)
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.