NEWS
Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Saturday, 9 June 2018

KELURAHAN HASANUDDIN MAROS MANFAATKAN MEDSOS DEMI TINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK

Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros memanfaatkan media sosial facebook dalam meningkatkan pelayanannya sekaligus menjadi wadah kotak saran dan media publikasi untuk berbagai kegiatan dilingkungannya.

Lurah Hasanuddin, Herwan Pamelle, jumat (8/6/2018) mengatakan inovasi tersebut merupakan program yang digagas untuk memudahkan dan mendekatkan sekitar 10 ribu lebih masyarakat di lingkup wilayahnya yang meliputi Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dan Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin milik TNI AU.

Keterangan Gambar : Lurah Hasanuddin Kecamatan Mandai, Herwan (dok. marosfm)

Herwan menjelaskan, antusias masyarakat terhadap program ini sangat baik karena mereka merasakan manfaatnya dengan tidak perlu bersusah payah ke Kantor Kelurahan untuk menanyakan proses administrasi, misalnya pembuatan KTP, KK dan lain lainnya, bahkan ada juga yang menanyakan persoalan sengketa tanah.

Menurutnya, pemanfaatan media sosial untuk melayani publik ini karena medsos ini sudah umum di kalangan masyarakat dibanding harus menggunakan email dan lain lain.

Hal itu juga dilakukan sekaligus untuk mengedukasi masyarakat agar lebih bijak menggunakan medsos, dimana akhir-akhir ini banyak berita hoax yang beredar di medsos, sehingga masyarakat diharapkan bisa melihat sisi baik dan manfaat medsos tersebut.

Pihak Kelurahan pun telah menyiapkan 2 tenaga admin yang siap 24 jam khusus menjawab berbagai pertanyaan, laporan, saran ataupun komplain dari warga.

Herwan juga menjelaskan, jika batas pertemanan akun facebook "Kelurahan Hasanuddin" ini mencapai batas maksimal, maka akan diupayakan untuk mengalihkannya dalam bentuk fanspage atau halaman sehingga bisa diakses lebih luas lagi. (marosfm news department)

Tuesday, 27 March 2018

DIALOG SIANG : KOMUNITAS IT MAROS SIAPKAN PROGRAM PEMANFAATAN INTERNET SECARA BIJAK BAGI PEMUDA DI PELOSOK DESA

Pesatnya perkembangan dunia Informasi teknologi (IT) utamanya internet saat ini membuat masyarakat harus cerdas memanfaatkan teknologi tersebut.

Salah satu contoh, saat ini gadget berbasis android sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat era modern untuk menunjang pekerjaan atau aktifitas sehari-hari.

Namun, masih banyak masyarakat utamanya kaum remaja yang belum memanfaatkan secara maksimal teknologi tersebut, misalnya pemuda di pelosok pedesaan.

Hal itu disampaikan Ketua PP KomIT Kabupaten Maros, Fatmawati saat hadir sebagai narasumber dalam Dialog Siang Maros FM, selasa (27/3/2018).

Menurut Fatmawati, pemanfaatan gadget atau handphone bagi remaja di Maros, masih banyak yang hanya sebatas menelpon, chating dan bermedsos.

Tetapi sebenarnya, masih banyak manfaat lain yang bisa didapatkan dalam sebuah gadget misalnya penjualan atau promosi produk secara online dan masih banyak bisnis berbasis internet lainnya.

Sementara Sekjen KomIT, Alyswan dalam Dialog tersebut juga menilai, pemuda khususnya yang ada di pelosok dan bisa menikmati fasilitas online harus menyaring informasi yang diterimanya karena saat ini marak informasi Hoax yang beredar.

Untuk itu, Alyswan menyatakan masyarakat harus bijak dalam memanfaatkan media sosial agar menyaring informasi yang diterima serta tidak terjebak dalam jeratan Undang Undang Informasi dan Transasksi Elektronik (UU ITE).

Sementara narasumber lainnya, Zul Husni Taris dalam Dialog tersebut menyampaikan, program sosialisasi pemanfaatan teknologi internet secara bijak ke beberapa desa yang agak jauh dari pusat kota sudah menjadi agenda utama program KomIT.

Diharapkan, dari program tersebut bisa menambah wawasan pemuda dalam memanfaatkan gadget mereka secara bijak sehingga memilki manfaat dalam kehidupan sehari-hari. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Pemandu acara Dialog Siang Maros FM, Ady bersama Ketua PP KomIT Maros, Fatmawati, Sekjen, Alyswan dan Divisi Humas, Zul Hasni Taris.

Saturday, 24 March 2018

AJAK MAHASISWA HADAPI TANTANGAN ERA DIGITAL, KOMIT MAROS BENTUK KOMISARIAT DI UMMA

Komunitas Informasi Tekhnologi (KomIT) Kabupaten Maros sebagai salah satu organisasi penggiat informasi teknologi (IT) kini membentuk komisariat baru di Universitas Muslim Maros (UMMA), jumat (23/3/2018).

Pembentukan komisariat baru ini untuk mahasiswa yang ingin mengetahui lebih jauh tentang dunia IT yang semakin berkembang saat ini.

Ketua Pusat Komit Maros, Atma mengatakan, tidak hanya di kampus UMMA, tetapi rencananya KomIT juga akan melebarkan sayap di beberapa Kampus lainya baik itu di Maros dan Makassar dengan membentuk komisariat baru.

Menurut Atma, pembentukan komisariat dibeberapa kampus nantinya, dilakukan mengingat pentingnya pengetahuan dibidang IT, khususnya dalam menopang pembangunan di era digital saat ini.

Apalagi skill dalam dunia IT sangat berperan dalam menangkal isu hoax pada momentum pilkada seperti sekarang ini. Karena tenaga IT  tidak hanya seputar pembuatan website atau sistem yang diterapkan oleh pemerintah dalam memudahkan akses pembangunan daerah.

Atma berharap dengan  pembentukan Komisariat di Kampus UMMA ini, dapat lebih massif dalam menetrasi pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang IT bagi mahasiswa dan masyarakat nantinya.

Dalam pembentukan komisariat baru yang digelar disalah satu warung kopi di kecamatan turikale maros ini, ditandai dengan penyerahan SK kepengurusan kepada ketua komisariat UMMA yakni Aswar Oleh Ketua Pusat KomIT Maros.

Sementara itu Muhammad Nurjaya selaku Dewan Pembina Komit Maros Komisariat Umma mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi  terbentuknya Komisariat di kampus tersebut. Bahkan dia berencana untuk menjadikan komit maros sebagai unit kegiatan mahasiswa (ukm) di kampus UMMA.

Selain itu, juga  akan melakukan penambahan mata kuliah terkait ilmu IT sebagai mata kuliah ekstrakurikuler.

Untuk saat ini, komunitas IT Maros sendiri secara resmi telah memiliki dua komisariat di beberapa perguruan tinggi, baik di makassar seperti kampus Stmik dipanegara, juga di kampus UMMA Kabupaten Maros. (Marosfm news department)

Keterangan Gambar : Foto bersama usai penyerahan SK Komisariat KomIT UMMA.

Sunday, 29 October 2017

KOMIT MAROS BEKALI ANGGOTA BARU DENGAN WAWASAN IT

Komunitas Informasi Teknologi (KomIT) Kabupaten Maros menggelar latihan dasar kepemipinan (LDK) ke IX sejak jumat 27 hingga 29 Oktober 2017 di Wisma Bhayangkara Polres Maros, Bantimurung.

LDK Komit Maros ini sendiri bertujuan meningkatkan pengetahuan di bidang Tekhnologi Informasi (IT) terhadap anggota baru.

Hadir sebagai pemateri dalam acara tersebut diantaranya Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam serta 2 Legislator Sulsel, Irfan AB dan Wawan Mattaliu.

Ketua umum KomIT Maros, Muhammad Rizaldi mengatakan, latihan dasar ini sengaja melibatkan pemateri dari Legislatif untuk memotivasi anggota baru KomIT Maros sekaligus menambah wawasan khususnya peranan IT di era modern.

Adapun pemateri, Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam membawakan materi terkait peranan IT dalam dunia pemerintahan, khususnya di Kabupaten Maros dengan memberi gambaran terhadap kader-kader penggigat IT dalam memahami  sejauh mana peranan IT di dunia pemerintahan. 

Sementara, Legislator Sulsel, Wawan Mattaliu membawakan materi terkait psikologi komunikasi, dimana Informasi Teknologi khususnya peran media sebagai alat komunikasi memiliki peranan penting dalam merubah pemikiran masyarakat.

Adapun materi dari legislator Sulsel, Irfan AB, menjelaskan bagaimana Peran IT dalam dunia pendidikan. 

Menurutnya, Kehadiran Teknologi Informasi tentunya dapat mempermudah mengakses pengetahuan, namun dengan banyaknya informasi melalui media sosial yang bersifat negatif juga dapat berdampak buruk pada generasi muda, sehingga komit maros diharapkan menjadi benteng terakhir dalam melawan propaganda negatif di dunia maya. (Maros fm news department)

Keterangan Gambar : Anggota KomIT Maros bersama pemateri, Wawan Mattaliu.

Tuesday, 24 October 2017

DISNAKER MAROS AKAN LAUNCHING APLIKASI LOKER BERBASIS ANDROID DI 2018

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kabupaten Maros akan menyiapkan aplikasi Info Kerja kabupaten Maros Online Berbasis Android.

Rencananya, Aplikasi tersebut akan dilaunching tahun 2018 mendatang.

Kepala Disnaker kabupaten Maros, Muhammad Ferdyansyah, mengatakan, pencari kerja juga harus bisa mengikuti perkembangan zaman. Saat ini aplikasi berbasis online untuk informasi kerja sangat penting seiring kemajuan teknologi. 

Namun untuk memantapkan terobosan baru ini, pihaknya sedang mencari formula jitu untuk membuat aplikasi yang sempurna bagi warga Maros.

Dia berharap tahun 2018 mendatang, program ini dapat terwujud. Karena dari segi manfaat aplikasi ini dapat memudahkan masyarakat, khususnya pencari kerja untuk dapat melihat lowongan pekerjaan sesuai pendidikan dan keterampilan yang dimiliki.

Demikian halnya dengan perusahaan yang mencari tenaga kerja. Mereka dapat mencari tenaga kerja sesuai dengan jenjang pendidikan dan keahlian yang mereka miliki.

Sementara itu, Kepala  Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan dan Pelaporan Disnakertrans kabupaten Maros, Yusriadi Arief menjelaskan,  nantinya aplikasi tersebut bisa diunduh dari play store. Berhubung aplikasi ini diperuntukkan bagi warga Maros, maka untuk mengaksesnya, pengguna aplikasi tersebut harus memasukkan NIKnya.  

Hal ini merupakan terobosan baru di Maros meskipun secara nasional, Kementrianrja sudah pernah membuat hal seperti ini. Hanya saja itu berlaku untuk seluruh Indonesia. Ke depannya, jika aplikasi ini berhasil, maka tidak menutup kemungkinan kita membuka peluang untuk wargs di luar kabupaten Maros.

Yusriadi menjelaskan, Di Maros ada beberapa pabrik, mulai dari yang besar sampai pabrik kecil. Seperti pengelohan makanan, alat rumah tangga. Bila semua perusahaan tersebut memasang iklan untuk mencari tenaga kerja, maka peluang warga Maros untuk bekerja terbuka luas. Tercatat sedikitnya 250 perusahaan yang ada di Maros dan bergerak di bidang perindustrian. (maros fm news department)

Keterangan Gambar : Kepala Disnaker kabupaten Maros, Muhammad Ferdyansyah.

Saturday, 29 July 2017

KEPALA DESA INI HARAP PIHAK OPERATOR PASANG TOWER JARINGAN DI CENRANA BARU MAROS

Jaringan Seluler yang stabil dan merata sangat didambakan warga Desa Cenrana Baru Kecamatan Cenrana Maros.

Desa yang terdiri dari 5 dusun yakni Dusun Malaka, Dusun Tanete, Dusun Arokke, Dusun Matanre dan Dusun Maccini ini tergolong Desa yang potensial karena terdapat potensi wisata Lacolla dan Bukit Kanari yang sudah mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal.

Kepala Desa Cenrana Baru, H. A. Zaenal S.Ag saat dikunjungi maros fm beberapa waktu lalu mengatakan desanya itu terdapat 300 KK dengan akumulasi sekitar 2000 jiwa namun belum pernah terjangkau signal jaringan seluler untuk menelpon maupun internet.

Zaenal menjelaskan daerahnya belum pernah dibangun tower jaringan telekomunikasi sehingga hanya beberapa titik tertentu yang tetap terjangkau meskipun sering terputus-putus contohnya di sekitar pos ronda dusun malaka.

Zaenal berharap pihak Pemkab Maros bisa memfasilitasi dan membantu mediasi bersama  pihak operator agar warganya juga bisa berkomunikasi dengan sanak family sekaligus mempermudah berbagai tugas di Kantor Desa yang membutuhkan sarana internet sehingga memudahkan pelaporan dan pelayanan. (maros fm news department)

Keterangan gambar : Kepala Desa Cenrana Baru Kecamatan Cenrana Maros, H. A. Zaenal S.Ag.

Sunday, 16 July 2017

HASIL DISKUSI "SMART CITY" KOMIT MAROS, PEMKAB BUTUH SINERGI PENGGIAT IT

Konsep "Smart City" yang diusung Pemerintah Kabupaten Maros harusnya membuat sistem terintegrasi antar tingkat pemerintah paling bawah hingga Pemerintah kabupaten.

Hal itu mengemuka dalam diskusi yang digelar Komunitas IT (KomIT) Kabupaten Maros usai pelantikan pengurus baru periode 2017 - 2019 di Baruga B Kantor Bupati Maros, sabtu (15/7/2017).

Ketua KomIT, Muhammad Rizaldi mengatakan salah satu contoh yang harus dibenahi dalam konsep Smart City ini, seperti yang ada di Sungai Maros dimana bisa saja meluap dengan tiba-tiba.

Sehingga menurutnya, Pemerintah harus memikirkan untuk memasang sebuah alat sensor yang bisa memberikan sinyal untuk instansi terkait ketika Batas Air sudah Siaga 1, dan bukan lagi dengan pengecekan manual.

Selain itu, dalam bidang Pariwisata, sebenarnya ada banyak konsep yang bisa disinergikan dengan pemuda, contohnya pemkab belum memiliki sistem yang difokuskan untuk menjemput dan menarik wisatawan, sehingga perlu adanya satu sistem Maros Tourism dimana didalamnya ada informasi yang cukup untuk banyak tempat wisata di Maros plus informasi transportasi, penginapan dan tour guide.

Konsep lain yang didiskusikan adalah Smart Sampah, bagaimana sistem pengambilan sampah dari tong sampah ke bank sampah bisa dilakukan secara online dan ada pelaporan tong atau penampungan sampah yang sudah penuh bisa disampaikan ke Dinas terkait, sehingga lebih efisien, sampah tidak akan membludak disatu titik.

Rizaldi juga berharap, Pemkab Maros semakin membenahi CCTV yang ada, karena meskipun bisa diakses Masyarakat umum untuk memantau arus lalu lintas, namun bukan hanya menjadi alat record tapi bisa menjangkau yang lebih spesifik seperti "Real Time Evacuation" jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

Salah satu pendiri KomIT Maros, Abudhar mengaku jika Maros sebenarnya tidak kekurangan tenaga IT, hanya saja tenaga tersebut seperti yang ada di KomIT belum tersentuh dan belum terjalin sinergi dengan pemerintah.

Beberapa hal lain yang juga mengemuka yakni KomIT menyoroti beberapa sekolah yang dulunya mendapat layanan internet gratis tapi saat ini sudah diputus dan sistem absensi pegawai menggunakan sistem finger print atau absensi menggunakan sidik jari, sekarang absensi tersebut kembali ke sistem manual. (maros fm news department)

29 PENGURUS KOMUNITAS IT MAROS RESMI DILANTIK

Penggiat Informasi dan Teknologi (IT) yang tergabung dalam kepengurusan Komunitas IT (KomIT) Kabupaten Maros periode 2017 - 2019 resmi dilantik, sabtu sore (15/7/2017) di Baruga B Kantor Bupati Maros.

Sebanyak 29 pengurus yang diketuai Muhammad Rizaldi ini dilantik pendiri KomIT Maros, A. Awaluddin Mappaesa dan dihadiri beberapa Perwakilan OKP dan Ormas di Maros.

Muhammad Rizaldi mengatakan selain pelantikan pengurus, juga dilaksanakan diskusi tentang konsep "Smart City' di Kabupaten Maros serta pemberian penghargaan kepada sosok H. Arsyad Dg. Lira, pemilik warkop Dg. Te'ne sebagai tokoh yang ikut berperan menyatukan pemuda dan membimbing komIT selama ini dalam melaksanakan berbagai kegiatan.

Rizaldi menjelaskan untuk periode kali ini, KomIT sengaja mengusung jargon "Bergerak Dari Hati" yang dimaksudkan untuk membangun rasa tulus berkarya dan bekerja dari hati kepada pengurus periode 2017-2019 yang baru dilantik. (maros FM News department)

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.