NEWS

Monday, 19 July 2021

Polres Maros Turunkan 345 Personil Pengamanan Rangkaian Lebaran Idul Adha

Kepolisian Resor Maros menurunkan ratusan personil pengamanan pada pelaksanaan hari raya Idul Adha tahun 2021,Hal tersebut sesuai surat perintah Kapolres Maros yang ditanda tangani pada Senin siang.

Keterangan Gambar : Kabag Ops Polres Maros Kompol Jasardi saat melakukan apel gelar pasukan pengamanan Lebaran Idul Adha 1442 Hijriyah (IST)
Kabag Ops Polres Maros Kompol Jadardi mengatakan, Sebanyak 345 personil pengamanan akan diturunkan untuk melakukan pengamanan disejumlah lokasi kegiatan dengan rincian kegiatan malam Takbiran.


225 Personil yang akan berjaga dibeberapa titik diantaranya wisata Kuiliner PTB dan Batas Kota Kab Maros dan Makassar, khusus untuk pengamanan hari lebaran 36 Personil disiagakan pengamanan di masjid Al Markaz dan masjid Raya Maros,khusus Polsek jajaran juga menurunkan personil ditiap-tiap masjid.

Selain itu Polres Maros juga menunrukan 84 personil untuk melaksanakan pengamanan dilokasi pemotongan Hewan Kurban.

Sementara itu, Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon juga menuturkan pihaknya akan melarang kegiatan pawai Takbir keliling di jalan jalan.

Menurutnya, larangan takbir keliling sejalan dengan kebijakan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah untuk meminimalisir terjadinya kerumunan yang berpotensi terjadinya penularan covid-19.

Terkait pelaksanaan Sholat idul Adha, Kapolres Maros juga menghimbau untuk sebisa mungkin dilaksanakan displin menerapakan protokol kesehatan ketat khususnya dengan menjaga jarak dan memakai masker sesuai dengan kebiajakan pemerintah dan surat edaran Bupati Maros.

(marosfm news department)

Bupati Maros Imbau Warga saat Salat Idul Adha agar Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan

Bupati Maros HAS Chaidir Syam menghimbau kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Maros agar melaksanakan salat Idul Adha di Masjid dekat rumah masing-masing.

Terhitung sebanyak 57 desa berada dalam kondisi Zona Hijau, 41 desa berada dalam Zona Kuning, 6 desa berada dalam Zona Orange dan 6 desa lainnya berada dalam Zona Merah.

Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam (dok.marosfm)
Chaidir Syam juga menekankan kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan salat Idul Adha, agar kiranya tidak mengabaikan penerapan Protokol Kesehatan sebagaimana yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

Pihaknya akan terus mengupayakan hal dalam pencegahan memutus rantai penyebaran virus Covid-19, sehingga terus selalu menekankan ke masyarakat agar tak lupa mengenakan masker saat hendak ke masjid besok dan tak lupa membawa hand sanitizer serta selalu mencuci tangan.

Hal itu diungkapkan oleh dirinya setelah menghadiri agenda kegiatan Launching Sulawesi Selatan Kebut Vaksin di Pondok Pesantren Nahdatul Ulum, Desa Soreang, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros pada Senin Siang.


Pemkab Maros juga telah meminta kepada Pemerintah desa dan dusun untuk mendetailkan data jumlah pasien Covid-19 sesuai desa masing-masing, dan telah menginstruksikan kepada pengurus masjid agar kiranya membentuk Tim Satgas di tiap-tiap Masjid.

Bupati Maros  juga menyampaikan bahwa ia bersama jajaran unsur Forkompinda akan menyekat perbatasan Kabupaten/Kota agar Masyarakat salat didekat rumah masing-masing.

Terakhir, Bupati Maros HAS Chaidir Syam sendiri rencananya akan melaksanakan salat Ied di Masjid Agung Ar-Rahman dan Wakil Bupati Maros Hj. Suhartina Bohari akan melaksanakan salat ied di Masjid Al-Markaz Maros.

(marosfm news department)

Pemkab Maros Qurban 35 Ekor Sapi

Pemerintah Daerah Kabupaten Maros bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) 

akan melaksanakan ibadah Qurban atau penyembelihan dipelataran lapangan Pallantikang, Kelurahan Pettuade, Kecamatan Turikale. 

Rencananya pihak penyelenggara Qurban akan menyasar langsung Kaum Dhuafa dengan harapan dapat membantu saudara-sadara dan menjalin silaturahmi antara sesama kaum
muslim yang tengah melaksanakan ibadah Idul Qurban.
Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam (dok.marosfm)

Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan, Sebanyak 35 ekor sapi rencananya akan di qurbankan dan sementara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga masih menunggu informasi lanjutan, guna mengumpulkan data-data dan menghitung secara keseluruhan jumlah sapi yang akan disumbangkan kepada masyarakat Maros. 

Sekedar diketahui, Pemerintah Daerah Kabupaten Maros melalui pihak penyelenggara Qurban akan membagikan kupon daging sesaat setelah Shalat Idul Adha.

(marosfm news department)

Chaidir Syam Kunjungi Pasien Covid RSUD Palaloi Maros

Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah, Bupati Maros HAS Chaidir Syam lakukan kunjungan ke RSUD dr Palaloi pada Senin siang.

Selama pandemi, Rumah sakit yang telah berdiri sejak tahun 1983 ini menjadi tempat perawatan intensif bagi para pasien terkonfirmasi positif yang membutuhkan perawatan.

Menjelang hari raya Idul Adha, kasus covid di Maros terus mengalami peningkatan. Bupati Maros HAS Chaidir Syam turun langsung melakukan kunjungan ke RSUD dr Palaloi guna meninjau langsung ketersediaan ruang pelayanan bagi para pasien.

Bed Occupancy Rate (BOR) atau pemanfaatan tempat tidur di Maros sudah mencapai 84%, untuk itu perlu ada penambahan. Terlebih pasien terkonfirmasi covid terus meningkat. 
Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam saat melakukan kunjungan ke RSUD Palaloi Maros sekaligus mengecek para pasien Covid-19 (IST)
Chaidir Syam menyampaikan, terdapat tambahan ketersediaan kamar hari ini. Dengan total ketersediaan kamar ialah 30 kamar dari 20 kamar sebelumnya. 


Sementara, Untuk ruang isolasi yang terisi hingga saat ini sebanyak 23 kamar, sehingga masi ada ketersediaan kamar kosong sebagai antisipasi adanya tambahan pasien covid-19 yang membutuhkan perawatan.

Saat melakukan peninjauan, Chaidir merasa sedih karena baru saja mendapatkan kabar duka. Salah satu pasien terkonfirmasi covid-19 yang dirawat di ruang isolasi meninggal dunia. 

Pasien diketahui adalah Polisi kelahiran 1982 yang bertugas di Papua. Kabarnya pasien akan dikebumikan di kampung halaman yakni kecamatan Simbang desa Bantimurung.

Dalam proses peninjauan Bupati Maros juga meninjau instalasi radiologi, pihaknya masuk ke tempat pengambilan foto X-ray. Selanjutnya, tepat disebelah ruang yakni ruang panel. 

Sementara itu, Kepala RSUD dr Palaloi Hj Fitri Adhicahya yang ikut menemani Bupati Maros Chaidir mengatakan, selain ruang isolasi perawatan kita juga meninjau ruang isolasi ICU covid, dan ruang  Neonatal Intensive Care Unit (NICU).

Untuk Pasien di isolasi perawatan covid ada 23 orang, di isolasi ICU covid 2 orang dan ada satu bayi di NICU yang masi dalam kategori suspek.

(marosfm news department)

Pemkab Maros Resuffle Ulang 26 Jabatan Eselon II

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Maros menggelar job fit atau mengocok ulang posisi jabatan eselon II atau setingkat kepala dinas, badan, kantor, asisten dan staf ahli. 

Job fit tersebut digelar di Kantor UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulsel dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Maros Hj Suhartina Bohari pada Minggu kemarin.

Job Fit ini merupakan penialain potensi dan kompetensi atau pemetaan pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab Maros dengan menempatkan pejabat setingkat eselon II ditempat yang sesuai dengan kompetensi dan kemampuannya. 

Keterangan Gambar : Job Fit Eselon II Pemkab Maros (IST)

Suhartina Bohari menjelaskan, dilaksanakannya job fit ini merupakan penerapan manajemen ASN yang transparan, kompetitif, dan berbasis merit. Job fit ini juga dilakukan menyusul adanya perampingan dari struktur perangkat daerah di Maros yang kini berjumlah 26 perangkat daerah saja dari sebelumnya sebanyak 35 perangkat daerah. 

Dikatakannya, Untuk penempatan ulang posisi jabatan eselon II tentu Pihaknya harus melakukan pemetaan dan penilaian secara profesional dan proporsional sehingga Pemkab Maros kelak menempatkan pejabat sesuai dengan kompetensi dan kemampuannya, right man in the right place.

Selain Hati Sapaan Akrabnya menjelaskan, merujuk pada peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS penilaian potensi dan kompetensi dilakukan apabila pejabat tersebut telah menduduki jabatan paling singkat dua tahun dan paling lama 5 tahun. 

Sementara itu, Kepala Bidang pengembangan karir pada Badan Kepegawaian  dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Hj Muslimah Mustafa mengatakan, job fit ini melibatkan tim penilai terdiri dari 7 orang yakni Sekretaris Daerah, kepala perwakilan BPKP, kepala BKD Provinsi dan akademisi empat orang. Empat hal yang menjadi dasar penilaian yakni kompetensi teknis, kompetensi manajerial, sosial kultural dan kompetensi pemerintahan. 

Job fit berlangsung selama tiga hari, yang dibuka pada Sabtu (17/7/2021) dan dilanjutkan lagi pada tanggal 22 dan 23 Juli mendatang. Didalam job fit tersebut meliputi sesi wawancara, assesment dengan tim assesor.

Selain itu, Sebanyak 27 pejabat eselon II dari total 27 pejabat yang mengikuti job fit ini. Sebelum melaksanakan job fit, pejabat wajib mengisi formulir untuk memilih tiga posisi jabatan yang diinginkan.

(marosfm news department)

Saturday, 17 July 2021

Sinergitas TNI-Polri, Polres Maros dan Kodim 1422 Maros Distribusikan 2.000 Bantuan Sosial

Penyerahan dan pendistribusian bantuan sosial dalam TNI-Polri mulai dilakukan, salah satunya Sinergitas Kodim 1422 Maros bersama Polres Maros menyalurkan dua ton beras atau setidaknya 2.000 karung  beras yang akan diberikan kepada masyarakat Maros yang terkena dampak Covid-19.

Pelepasan secara simbolis tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon bersama Dandim 1422 Maros Letkol Inf Budi Rahman di Mako Polres Maros pada Sabtu pagi.

Dari pantuan marosfm.com, ratusan kendaraan dinas yang tergabung dalam Babinsa dan Bhabinkamtibmas membawa paket berupa karung beras yang akan dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Keterangan Gambar : Pelepasan secara simbolis 2.000 bantuan sosial TNI-Polri di Mako Polres Maros (dok.marosfm)
Kapolres Maros mengatakan, Kegiatan ini sebagai bentuk keperihatinan atau simpati dalam menghadapi situasi Pandemi, bagi masyarakat khususnya kabupten maros.

Kegiatan ini juga serentak dilakukan diseluruh Indonesia termasuk Kabupaten dan Kota dengan menyasar para pedagang kaki lima dan kaum duafa.

Dalam Penyerahan ini Kapolres berharap, semoga bantuan ini senantiasa dapat meringankan beban masyarakat, terutama para kaum duafa dan masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan bantuan.

Sementara itu, Dandim 1422 Maros, Letkol Inf Budi Rahman mengatakan sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri agar tetap bersatu dan berjuang bersama dalam menyelamatkan masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

Ia berharap dalam pemberian bantuan ini juga senantiasa masyarakat tetap patuh dalam melakukan penerapan protokol kesehatan dan tetap menghindari hal-hal yang menyebabkan terjadi penyebaran virus Covid-19.

Selain itu, Dandim juga menyampaikan, Selama penerapan Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM, seluruh personil yang turun kelapangan dalam menghadapi situasi seperti ini, untuk menghindari terjadinya upaya represif atau terkesan emosional. (marosfm news department)

Friday, 16 July 2021

Wabup Maros Minta Anggaran CSR Perusahaan Fokus Sejahterakan Masyarakat Maros

Wakil Bupati Hj Suhartina Bohari meminta kepada perusahaan-perusahaan yang berada di Maros untuk menggelontorkan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Maros. 

Hal ini disampaikan saat menggelar rapat dengan forum CSR Maros Kamis kemarin di Ruang Rapat Wakil Bupati. 
Keterangan Gambar : Wakil Bupati Maros Hj. Suhartina Bohari saat menggelar rapat terkait penyaluran CSR Perusahaan di ruang rapat Wakil Bupati (IST)

Wabup mengatakan, CSR harusnya dapat memberi sumbangsih dalam pembangunan di Maros. Menurutnya, Selama ini program CSR perusahaan-perusahaan menyalurkan CSR-nya atas nama masing-masing dan kurang tepat sasaran sehingga tidak semua masyarakat dapat merasakan program CSR tersebut. 

Bahkan, saat ada bencana perusahaan hanya memberi bantuan berupa mie instan padahal kebutuhan pasca bencana jauh lebih penting. 

Dirinya menginkan, program CSR perusahaan di Maros 80 persen disalurkan melalui forum CSR sehingga bantuan tersebut kelihatan dan tepat sasaran. 

Misalnya, perusahaan hanya fokus di daerah yg dekat lokasi perusahaan maka kecamatan yang tidak ada perusahaan didaerahnya tidak dapat merasakan program CSR tersebut. Harusnya, CSR bisa merata ke seluruh kecamatan sehingga manfaat CSR dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Maros.

Hati sapaan akrabnya mencontohkan, program CSR perusahaan dapat berkontribusi dalam mengurangi pemukiman kumuh, peningkatan kesejahteraan, peningkatan kualitas pendidikan pada keluarga. 

Sementara itu, salah satu anggota forum CSR dari PT Angkasa Pura I yang mengelola bandara Internasional Sultan Hasanuddin Iwan mengatakan, pihaknya siap mendukung program-program dari CSR di Maros. 

Iwan juga menunggu proposal kegiatan dari Bappeda agar Pihaknya dapat mensupport program-program pembangunan yang di Maros. (marosfm news department)

Perpusarda Maros Gelar Bimtek Pelastarian Naskah Kuno

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Perpusarda) kabupaten Maros menggelar bimbingan teknis pelestarian naskah kuno milik daerah di Aula mini perpustakaan daerah Maros, kamis kemarin.

Dengan tema pentingnya pelestarian dan dokumentasi milik daerah sebagai penopang peradaban bangsa, bimbingan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran pentingnya preservasi naskah kuno bagi pemerhati dan penulis, juga untuk menumbuh kembangkan rasa peduli dan memiliki masyarakat juga pemerintah daerah terhadap naskah kuno. 

Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam saat menghadiri Bimtek Pelestarian Naskah Kuno di Aula Mini Perpustakan Daerah Maros (dok.marosfm)

Bupati Maros Chaidir Syam dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta untuk memanfaatkan dengan baik bimbingan hari ini. Pemateri yang hadir bukan pemateri biasa, pemateri ini adalah orang yang telah terjun selama 10 tahun dalam pelestarian naskah kuno. 

Penyelenggaraan bimbingan teknis ini memiliki dasar yakni UU nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan serta peraturan Bupati Maros nomor 84 tahun 2016 tentang tugas pokok dan fungsi Dinas Perpusarda. 

Menurut Bupati, Pemateri yang akan sharing dengan peserta adalah orang yang telah menyelamatkan sekitar 400 naskah kuno di kabupaten Maros.

Chaidir Syam juga mengatakan, pelestarian naskah kuno adalah hal yang luar biasa. Mengingat Maros ini adalah kabupaten daerah yang punya peradaban luar biasa terlebih dengan temuan lukisan yang menghebohkan dunia. 

Lukisan yang ditemukan tersebut adalah lukisan yang berumur 45.500 tahun yang lalu, yang menunjukkan bahwa peradaban kita di kabupaten Maros sudah lebih terdahulu ada dibanding beberapa daerah yang ada di belahan dunia.

Melihat ini semua, Chaidir merasa pelestarian naskah kuno harus diiringi dengan kemampuan akademis, sehingga naskah-naskah ini bisa lebih otentik dan jelas.

Sementara itu, Jamaluddin selaku ketua panitia melaporkan, total peserta yang hadir sebanyak 30 orang.

Adapun Peserta yang hadir berasal dari komunitas penulis, pegiat literasi dan pemerhati sejarah dan budaya dengan banyak kurang lebih 30 orang. (marosfm news department)

Pemkab Maros Izinkan Salat Idul Adha di Masjid

Meski tengah pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Pemerintah Kabupaten Maros mengizinkan pelaksanaan ibadah salat Idul Adha 1442 Hijriah.

Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam (dok.marosfm)
Dalam hal ini, Bupati Maros Chaidir Syam selaku pimpinan hanya mengizinkan salat Idul Adha dilakukan didalam masjid khusus disekitar rumah masyarakat maros saja. Warga juga tidak diizinkan untuk melaksanakan salat yang jauh dari tempat tinggal mereka.

Dalam rapat koordinasi dengan unsur Forkopimda pada kamis sore kemarin, Chaidir Syam juga meminta, dalam pelaksanaan salat Idul Adha nantinya, warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ini guna mengantisipasi jika menumpuknya jamaah pada saat pelaksanaa salat Idul Adha.

Selain itu, untuk salat Idul Adha akan dilakukan dengan memperhatikan beberapa ketentuan. Salah satunya adalah jamaah hanya berjumlah sekitar 50 persen dari kapasitas masjid tersebut. Selain itu, khotbah atau ceramah diminta tidak lebih dari 15 menit.

Soal kecamatan dan kelurahan yang punya klaster Covid-19, Chaidir menjelaskan, pihaknya akan memantau langsung perkembangan kasus di lokasi tersebut. Jika memang ada beberapa kasus yang tinggi atau daerah itu masuk zona merah, kemungkinan untuk pelaksanaan salat Idul Adha didaerah tersebut akan ditiadakan.

Dari data satgas Covid-19  untuk sementara dideteksi ada satu perumahan di Kecamatan Moncongloe yang kasusnya tinggi. Pihaknyapun akan menurunkan satgas Covid-19 untuk memastikan area-area yang angka kasus covidnya meningkat untuk segera ditindak lanjuti.

Sementara itu, untuk memberikan rasa nyaman bagi kaum muslim, sebelum pelaksanaan salat Idul Adha, petugas Satgas Covid-19 terlebih dahulu akan melakukan penyemprotan disinfektan disetiap masjid-masjid yang akan digunakan untuk salat Idul Adha. 

Sementara itu, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1422 Maros, Letkol Imfrantri Budi Rahman menambahkan, untuk menjalankan penegakan prokes saat Idul Adha mendatang, pihaknya mengusulkan adanya aparat yang berjaga di setiap masjid. Petugas ini nantinya bertugas untuk mengingatkan warga mengenakan masker selama ibadah salat Idul Adha. (marosfm news department)

Wednesday, 14 July 2021

Kumpulkan Para UMKM, Bupati Maros Harap Pelaku Usaha Kecil dapat Bersaing dengan Retail Modern

Bupati Maros AS Chaidir Syam melaksanakan pertemuan terhadap perusahaan retail modern untuk bekerjasama dengan Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) Maros.

Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Maros Rabu sore itu, dipimpin langsung oleh Bupati Maros yang dihadiri oleh pelaku UMKM, perusahaan retail modern Alfamidi, HIPMI Maros, Pihak Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan dan Dekranasda Maros.
Keterangan Gambar : Salah satu pelaku UMKM yang nantinya akan bersaing dengan retail modern (dok.marosfm)

Dalam paparannya, Chaidir mengemukakan produk lokal produksi UMKM Maros diberi kemudahan oleh pengusaha retail modern untuk masukkan dan pasarkan produk-produknya di toko retail modern. 

Chaidir juga ingin toko retail modern bersinergi dengan UMKM Maros sehingga produknya bisa dipasarkan di toko retail modern tersebut. 

Pemkab Marospun siap memfasilitasi dan membackup kebutuhan UMKM agar bisa masuk ke toko-toko retail modern dan bersaing dengan brand-brand yang sudah terkenal. 

Chaidir juga menjelaskan, salah satu bentuk dukungan Pemkab Maros adalah dengan pemanfaatan rumah kemasan yang telah ada di Maros. Rumah kemasan yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat ini akan dimanfaatkan oleh Pemerintah kabupaten untuk mengemas produk UMKM Maros sehingga menarik dan layak dipasarkan. 

Nantinya para UMKM akan mendapatkan pendampingan khusus dari Pemkab Maros melalui Dinas Kopumdag dan juga HIPMI Maros serta Dekranasda dengan memanfaatkan rumah kemasan dan gedung pusat ole-ole sebagai tempat memamerkan produk UMKM.

Sementara itu, Manager Merchandise Alfamidi Joni mengatakan, manajemen alfmidi memiliki konsep untuk kerjasama dengan merangkul pengusaha UMKM untuk sama-sama berkembang. 

Menurut Joni, Di beberapa daerah pihaknya telah bekerjasama dengan UMKM lokal dan akan mempersiapkan wadah khusus di toko-toko alfamidi bagi produk UMKM. 

Joni menambahkan, selama ini produk UMKM terkendala pada kemasan dan ijin dan ini merupakan hal wajib yang harus dipenuhi oleh UMKM. 

Selain itu menurutnya, Yang paling utama adalah izin halal dan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM. 

Untuk Syarat agar dapat masuk kedalam retailnya  harus ada kode produksi, logo, merk dagang, masa berlaku, ijin halal dari MUI dan BPOM. Dan jika produk tersebut diminati dan berkualitas tidak menutup kemungkinan pihaknya akan membantu memasarkan di retail kota-kota lain. (marosfm news department)

Pembangunan SPN di Maros, Ini Harapan Wakil Bupati

Wakil Bupati Hj Suhartina Bohari hadiri peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Selatan di Dusun Tala-tala Desa Bontomanai Kecamatan Tompobulu, pada Rabu siang.

Keterangan Gambar : Lokasi pembangunan Sekolah Polisi Nasional (SPN) di Dusun Tala-tala desa Bontomanai Kecamatan Tompobulu Kabupaen Maros (IST)
Selaku Kapolda Sulsel Irjen Pol H Merdisyam  mengucapkan rasa terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Sulsel atas kepercayaannya dengan memberikan bantuan hibah. 

Bantuan hibah yang diberikan seluas 37 hektar yang digunakan untuk pembangunan SPN Polda Sulsel.

Menurutnya, anggaran pembangunan SPN Polda Sulsel diharapkan dapat berkesinambungan kedepannya.

Sementara itu, Wabup Maros Suhartina Bohari selaku  mewakil Bupati Maros Chaidir Syam, berharap semoga pembangunan ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam sinergitas terhadap jajaran Kepolisian.

Menurutnya, ini suatu kebanggaan bagi Pemkab Maros adanya pembangunan SPN yang terletak di kecamatan Tompobulu yang memang lokasinya jauh dari pusat kota. Ia berharap fasilitas yang nantinya cukup membantu membentuk karakter terbaik di sini sehingga muncul karakter teladan bagi generasi muda.

Peletakan batu pertama ini juga dimulai langsung oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol H Merdisyam. Dan hadir juga Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon dan Dandim Kodim 1422 Maros Letkol Inf Budi Rahman beserta tamu lainnya.

Selain itu, Pembangunan SPN yang ada di Maros Pihaknya mempercayakan pembangunan tersebut kepada Raymond Ardan Arfandi selaku penanggung jawab PT Sagita utama lestari - PT Sabar jaya pratama dan Syahriah Hamid selaku direktur PT Garis Rancang Bangun, serta pada  Mardiana Daoed selaku direktur PT Eneste.

Diketahui juga sebelumnya, SPN ini merupakan wadah untuk membentuk, membina, dan mengembangkan Sumber Daya Manusia atau SDM Polri. Disini juga sekaligus menjadi pusat pendidikan kepolisian, menjadi cikal bakal dan generasi Bhayangkara-bhayangkara muda yang handal.

Faktor utama dalam berkembangnya satu daerah adalah sumber daya manusia. Peletakan batu pertama ini merupakan satu kontribusi yang di berikan oleh Polri dalam rangka membangun SDM Polri. (marosfm news department)

Chaidir Syam Melantik 159 Anggota BPD dari 25 Desa di Kabupaten Maros

Bupati Maros Chaidir Syam melantik dan mengambil sumpah ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam masa jabatan 2021-2027. Pelantikan dilakukan di Ruang Pola Kantor Bupati Maros Rabu tadi.

Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan kepada 159 anggota BPD dari 25 desa yang ada di kabupaten Maros yang masa jabatannya telah habis ditahun ini. 
Keterangan Gambar : Pelantikan dan Pengambilan sumpah oleh Bupati Maros Chaidir Syam kepada 159 Anggota BPD Maros (IST)
Kepala Bidang Bina pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Syamsul mengatakan, sebagian anggota BPD telah dilantik pada tahun lalu sesuai masa jabatannya yang berakhir sedangkan 25 desa ini merupakan BPD yang tahun ini masa jabatannya berakhir tahun ini. 

Lebih lanjut dikatakannya, BPD sendiri merupakan anggota yang dipilih oleh panitia yang dibentuk oleh desa. Jumlah anggota BPD bervariasi yakni 5 orang, 7 orang dan 9 orang, yang dimana anggota BPD disesuaikan dengan jumlah penduduk dan jumlah dusun dalam sebuah desa.

Hal ini tentunya dilakukan voting jika ada anggota yang berjumlah ganjil untuk ditentukan siapa pemenangnya. 

Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam mengingatkan kepada anggota BPD untuk bekerja secara professional dan mengutamakan masyarakat. Pihaknya juga meminta BPD untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja setiap kepala desa. 

Dirinya juga meminta, kepada anggota BPD dapat bersinergi dengan pemerintah desa untuk terus bekerja melawan pandemi covid-19 ini karena kita tahu pandemi masih terus berlangsung dan tentu memukul perekonomian masyarakat. 

Diakhir sambutannya, Chaidir berharap kepada BPD sebagai unsur pemerintahan desa dan kepala desa untuk bermitra sehingga komunikasi  terus terbangun, sekaligus bersinergi dan tetap melakukan koordinasi dan konsultasi serta bekerjasama dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan serta pembinaan kemasyarakatan di desa. (marosfm news department)
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.