Praktik-praktik baik dalam pendidikan, yaitu kegiatan yang bisa dianggap sebagai contoh yang patut ditiru dalam pembelajaran dan manajemen sekolah, harus disebarkan ke sekolah-sekolah lain, sehingga peningkatan kualitas pendidikan bisa merata di daerah.
Dokumentasi kegiatan pelatihan ToT Modul 3 Praktik baik dan pembelajaran dan Manajemen Tingkat Propinsi Sul-Sel (istimewa)
Hal itu disampaikan Salam Soba, Kadis Pendidikan Sulsel dalam acara pembukaan pelatihan ToT Modul 3 Praktik baik dan pembelajaran dan Manajemen Tingkat Propinsi Sul-Sel di Hotel Horison Makassar pada hari selasa, 11 Agustus 2011.
Inovasi-inovasi telah mulai bermunculan di sekolah-sekolah mitra USAID PRIORITAS setelah mendapatkan bantuan teknis pelatihan peningkatan kapasitas pendidik pada pembelajaran dan manajemen sekolah. Beberapa sekolah telah memakai metode pembelajaran yang variatif dan manajemen sekolah yang terbuka dan transparan.
Namun menurut Provincial Coordinator USAID PRIORITAS Sulawesi Selatan, Jamaruddin, sekolah perlu men-dokumentasikan semua praktik baik tersebut dalam bentuk tulisan, foto, atau video, agar bisa disebarkan dan dicontoh oleh para pendidik lain yang tidak menikmati program.
“Menulis adalah kegiatan penting untuk menyimpan semua praktik baik yang telah dilakukan, dan bisa menjadi pedoman pendidik lain untuk menirunya,” ujarnya.
Agar berkelanjutan, dia berharap, praktik baik dibudayakan, disebarkan dan diinstitusionalisasikan dalam program-program, baik dinas maupun UPTD.
Lebih jauh, dia juga berharap para pendidik yang sudah mengecap pelatihan, tidak lagi kebingungan dalam memilih metode yang tepat dalam mengantar sebuah pelajaran.
“Salah satu kekurangan guru adalah miskin dalam ide-ide dan pendekatan dalam pembelajaran. Pembelajaran yang metodenya tidak variatif, menjadikan kelas tidak efektif dan pada akhirnya membuat apa yang disampaikan tidak terserap, ” ujarnya.
Pelatihan untuk Pelatih Modul III tingkat provinsi ini merupakan kelanjutan pelatihan modul I dan II. Issu utama modul III adalah para siswa dididik memiliki ketrampilan informasi yang memadai. Mereka diajar menemukan informasi, memilih informasi yang relevan, mengolah, mengidentifikasi berbagai cara menyajikan informasi dan membuat laporan yang runut dan terstruktur.
“Di tengah ledakan informasi di era globalisasi ini, ketrampilan informasi sangat dibutuhkan. Siswa diharapkan bisa secara efektif dan cerdas memanfaatkan informasi yang diperolehnya untuk meningkatkan kapasitas diri dan ikut menjawab masalah-masalah lingkungannya sendiri,” ujar Jamaruddin.
Distric Coordinator USAID PRIORITAS Kabupaten Maros, Muhammad Azmi menjelaskan, dalam kegiatan ini dihadiri oleh 6 kabupuaten di Sulawesi selatan diantaranya kabupaten Maros, Bantaeng, Wajo, Soppeng, Pinrang dan Sidrap. Dari kabupaten Maros dihadiri oleh kepala UPTD Pendidikan Kec. Turikale, Kepala UPTD Pendidikan Kec. Bantimurung serta 10 orang fasilitator daerah dari kabupaten Maros yang terdiri unsur guru, kepala sekolah dan pengawas pendidikan. (bsfm news Department)
Thursday, 13 August 2015
KADIS PENDIDIKAN SULSEL : MARI SEBARKAN PRAKTIK BAIK PENDIDIKAN KE SEMUA SEKOLAH
Posted by Maros FM on 12:42 am in Lintas Maros News Pendidikan | Comments : 0
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)



Post a Comment