Bhabinkamtibmas Polsek Camba Polres Maros, Bripka Syarifuddin Mado S. Psi bisa menjadi inspirasi yang baik bagi anggota Polri atau aparat lainnya.
Selain aktif sebagai petugas kepolisian yang bertugas menjaga suasana kondusif di daerahnya, Syarifuddin Mado yang biasa dipanggil Syarif ini mengaplikasikan Tri Brata Polri yang mengayomi masyarakat dengan mendirikan sebuah Perpustakaan Kelurahan yang dinamakan yang dinamakan Perpustakaan Bhabinkamtibmas di Lingkungan Bonto Marannu, Kelurahan Mario Pulana, Kecamatan Camba Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Bripka Syarifuddin Mado S. Psi (dok.ist)
Syarif kepada Maros FM menceritakan dirinya tergerak membuat perpustakaan itu karena prihatin melihat banyaknya anak-anak di lingkungan binaannya yang putus sekolah akibat kurang mampu dan jarak sekolah yang jauh.
Berawal dari keprihatinan itu, Syarif pun berkomunikasi dengan pihak kelurahan dan akhirnya memanfaatkan Poskeskel yang sudah lama tidak berfungsi. Poskeskel tersebut pun di cat dan di renovasi sehingga bisa dimanfaatkan dan tidak terbengkalai lagi.
Bripka Syarifuddin, pria kelahiran Maros 24 september 1982 itu pun rela menyisihkan sebagian gajinya untuk membeli buku dan menambah koleksi bacaan di perpustakaannya terutama bacaan untuk anak-anak dan buku agama.
Selain dibeli sendiri, buku yang ada di perpustakaan Bhabinkamtibmas juga
diperoleh dari sumbangan warga serta bantuan dari beberapa guru dan
kepala sekolah yang dikenalnya.
Spanduk Perpustakaan Bhabinkamtibmas (ist)
Meski baru sebulan difungsikan, perpustakaan tersebut sudah memiliki
beberapa buku yang menarik untuk dibaca, diantaranya bacaan tafsiran
Al-Quran, perjuangan Indonesia, kisah anak durhaka Maling Kundang,
komik mendidik, pengetahuan menggambar dan beberapa buku pelajaran
tingkat SD dan SMP.
Usahanya untuk mencerdaskan warga di lingkungan yang terpencil saat ini mendapat perhatian dari atasannya yakni Kapolsek Camba, AKP Alamsyah dan Kapolres Maros, AKBP Erik Ferdinand.
Adapun Kelurahan Mario Pulana merupakan satu- satunya kelurahan di Maros yang tertinggal.
Kelurahan tersebut memiliki tiga lingkungan dan satu diantaranya belum
dialiri listrik, yaitu lingkungan tempat perpustakaan tersebut
didirikan. (maros fm news department)



Post a Comment