Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros menerjunkan sekitar 40 personilnya yang dibagi 2 regu masing-masing 20 orang personil untuk membersihkan bantaran sungai Maros dan Kolam area Kuliner Pantai Tak Berombak (PTB), selasa pagi (8/11/2016).
Beberapa personil BPBD Maros saat memungut sampah di sungai Maros (8/11/2016)(dok. marosfm)
Aksi bersih itu dilakukan Tim BPBD untuk mengantisipasi luapan air sungai Maros di musim hujan akibat sampah yang dibuang warga sekitar bantaran sungai. Sementara di Kolam PTB Maros, juga masih banyak pengunjung yang belum memiliki kesadaran pentingnya menjaga kebersihan dan membuang sampah plastik di kolam tersebut sehingga mengganggu pemandangan dan kenyamanan pengunjung lainnya.
Kabag Kedaruratan dan Logistik BPBD Maros, Muhammad Rum mengatakan Aksi bersih juga dilakukan sebagai usaha mendukung target peraihan piala Adipura yang kelima untuk Maros.
Rum menjelaskan warga sekitar bantaran sungai masih banyak yang belum sadar dalam menjaga kebersihan dan masih sering membuang sampah di sungai padahal dampaknya sangat berbahaya karena bisa menyebabkan banjir. Selain itu, warga yang dihilir sungai utamanya nelayan akan terganggu mata pencahariannya karena mendapatkan sampah kiriman.
Rum juga meminta agar pihak BLHK Maros sebaiknya turun menghimbau warga bantaran sungai atau memasang pengumuman untuk tidak membuang sampah di sungai.
Sementara Plt, Kepala BPBD Maros, huzair Tompo menjelaskan kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat cocok momentnya karena pas
musim hujan dan persiapan Adipura, jadi tim BPBD bisa bergerak lebih efisien
menanggulangi pembersihan sampah-sampah yang ada dibantaran jembatan sungai
lama maros. (maros fm news department)
Reporter : Indra Sadli Pratama
Editor : Ady Maros Enterprise


Post a Comment