Himpunan Bikers Maros (HBM) menggelar Malam Ramah Tamah dalam meningkatkan jalinan silaturrahmi antar sesama bikers, rabu malam (29/11/2017) di Baruga Kantor Bupati Maros.
Acara bertema "Kami Siap Menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas" ini dihadiri ratusan anggota bikers yang berhimpun dalam HBM seperti Yamaha Vixion Club Indonesia Chapter Maros, MXRC, ASVEC, KMS, M2M dan CVC.
Sementara dari unsur Muspida dan Pemkab, hadir Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam, Kasi Pembinaan dan Kreatifitas Dispora Maros, Nuryadi S.Sos, Kasatlantas Polres Maros, AKP Sulaeman dan pihak Kodim 1422.
Ketua Panitia, Ridwan Amanda mengatakan meskipun baru terbentuk Juni lalu, namun saat ini berbagai kegiatan telah dilakukan HBM seperti Baksos, Ikut Kampanye Nasional Safety Riding, Promosi Wisata hingga Donasi Bantuan Ke Etnis Rohingya.
Sementara Nuryadi dalam sambutannya mengatakan salut dan mengapresiasi setinggi tingginya atas Komitmen HBM yang terus berbenah melakukan berbagai kegiatan bermanfaat dalam menampilkan citra positif di lingkungannya.
Menurutnya, HBM yang dibina Dispora Maros ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam mendukung program Pemerintah dan Program Kepolisian.
Ia mengaku jarang melihat kegiatan Bikers yang diisi sentuhan religi yang baik seperti pembacaan ayat suci Al-Quran seperti yang dilakukan HBM.
Sehingga kedepannya, diharapkan kegiatan Bikers bukan hanya identik dengan jalanan atau modifikasi dan rolling tetapi juga ikut dalam berbagai kampanye positif yang dilakukan Pemkab Maros dan Muspida seperti Kampanye Program Maros Mengaji.
Sementara Kasatlantas Polres Maros, AKP Sulaeman dalam acara itu menyampaikan beberapa hal terkait imbauan dan kondisi lalu lintas di Kabupaten Maros.
Ia menjelaskan yang menjadi permasalahan Lalu Lintas saat ini masih terpusat pada 3 hal yakni Pelanggaran, Kemacetan dan Kecelakaan Lalu Lintas.
Menurutnya, ketiga hal tersebut sangat berkaitan satu dan lainnya sehingga menjadi kewajiban bersama menanamkan kesadaran untuk tertib berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
Ia membeberkan, Di Indonesia hingga 3000 jiwa setiap hari mengalami Lakalantas. Sementara Di Maros, dari data Satlantas mulai Januari hingga November terjadi kurang lebih 500 Laka, dan 67 diantaranya meninggal dunia.
AKP Sulaeman meminta agar komitmen untuk menjadi pelopor lalu lintas benar-benar diwujudkan sesuai komitmen yang tertulis dalam tema kegiatan.
Ia berharap HBM harus menunjukkan Tertib lalu lintas sebagai Budaya Bangsa sehingga menunjukkan kesan dan contoh positif dalam berlalu lintas. Bahkan Kasatlantas menyampaikan jika ada anggota Bikers yang melanggar, maka tentunya tetap akan ditindak oleh petugas sehingga benar-benar bisa menjadi contoh yang baik kedepannya.
Sementara Chaidir Syam yang juga membuka kegiatan Ramah Tamah ini dalam sambutannya sempat bernostalgia dan berbagi pengalaman ketika masih menjadi Bikers.
Ia menceritakan, ketika Motor jenis RGR sedang trend, ia termasuk salah seorang dari dua pengguna RGR di Maros.
Chaidir juga berbagi cerita bagaimana kerasnya perjuangan para bikers saat melintasi desa yang terpencil seperti di Tompobulu atau Mallawa karena kondisi jalan yang sangat buruk. Berbeda saat ini dimana jalan beton sudah menjangkau pelosok desa di Maros.
Fungsi organisasi untuk bersilaturrahim sehingga penting bagi para bikers untuk bertukar pikiran seperti dalam hal modifikasi motor yang tidak melanggar aturan.
Chaidir meminta HBM, agar tetap menjaga image positif bikers jangan sampai identik dengan kegiatan hura-hura.
Kegiatan ini ditutup penandatanganan Nota Kesepahaman yang ditandatangani Pihak HBM dan Kasatlantas Polres Maros serta penyematan Pin pelopor keselamatan berlalu lintas bagi anggota HBM. (Maros fm news department)

Post a Comment