Dalam rangka mencukupi kebutuhan rumah layak huni di Kabupaten Maros, PT Sanusi Karsa Tama secara resmi, kamis (24/5) kemarin melakukan peletakan batu pertama pada pembangunan Rumah yang memiliki konsep eko wisata.
Perumahan ini menyajikan tiga jenis rumah, yakni rumah bersubsidi, rumah konsep villa dan ruko.
Perumahan Bukit Indah Kapuk ini berlokasi di Dusun Kaluku Desa Purnakarya Kecamatan Tanralili dengan konsep tanah yang berbukit dirasa pas untuk mereka yang ingin memiliki rumah dengan nuansa pedesaan namun dengan konsep urban yang modern.
Keterangan Gambar : Bupati Maros, HM Hatta Rahman dalam peletakan batu pertama untuk pembangunan Perumahan Bukit Indah Kapuk di Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros. (dok. marosfm)
Peresmian pembangunan perumahan Bukit Indah Kapuk ini ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Bupati Maros, Ir HM Hatta Rahman bersama Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam dan Ketua DPD Rei Sulsel dan Direktur Bank Sulselbar.
Hatta Rahman mengatakan, pembangunan perumahan yang mengusung konsep wisata ini merupakan hal yang baru di kabupaten Maros.
Hatta Rahman juga menyampaikan, dengan hadirnya perumahan-perumahan di kabupaten Maros, secara tidak langsung menunjukkan pertumbuhan ekonomi di Maros. Saat ini pertumbuhan perekonomian di kabupaten Maros mencapai 9,52 persen. Bahkan angka itu yang tertinggi di Sulsel.
Hatta mengakui, meningkatnya pertumbuhan ekonomi Maros juga dipengaruhi adanya bantuan pembangunan perumahan yang dilakukan DPD REI serta infrastruktur yang semakin baik.
Sementara itu Owner PT Sanusi Karsa Tama, H Abdul Salam menjelaskan, sebagai tahap awal, pembangunan perumahan di lokasi ini menyediakan sekitar 600 lebih unit rumah. 400 unit rumah bersubsidi dan 200 lebih rumah non subsidi.
Selain itu pengembang juga menyediakan lahan seluas 7 hektar yang saat ini dijadikan lokasi penelitian oleh mahasiswa Unhas untuk dijadikan lokasi eko wisata dengan nama pohon kapuk lemping.
Ia mengaku, pembangunan ini tidak merubah struktur alam yang ada, tapi justru menata dan memperbaikinya.
H. Salam berharap hadirnya perumahan ini akan menjadi icon baru kabupaten Maros. Apalagi lokasi ini dulunya dikenal sebagai kawasan penghasil kapuk sehingga icon itu harus tetap dipertahankan
Perumahan ini merupakan perumahan kelima yang dibangun PT Sanusi Karsa Tama di Indonesia, Empat diantaranya terletak di kabupaten Maros.(marosfm news department)
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)


Post a Comment