NEWS

Thursday, 14 June 2018

KADO LEBARAN SANG BHAYANGKARA DEMI SENYUM NENEK ISYA


Personil Kepolisian dituntut terus melakukan kegiatan yang positif di tengah masyarakat, selain melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Salah satu kegiatan yang menunjukkan kepedulian sosial dari Personil Kepolisian, ditunjukkan Personil Polres Maros melalui program Bedah Rumah warga kurang mampu di wilayah hukumnya.

Mereka melakukan pembangunan rumah seorang nenek berusia 80 tahun, Aisya yang akrab disapa nenek Isya, hidup sendiri di sebuah gubuk tua berukuran 7x4 meter di Lingkungan Amma'rang Kelurahan Borong Kecamatan Tanralili kabupaten Maros.

Program Bedah Rumah untuk membantu nenek Isya ini dimulai dari ide Angkatan DTT/SMDE Bintara Tahun 2000 Polres Maros yang di inisiasi Kanit Turjawali Sat Sabhara Polres Maros, Ipda Siswandy.


Keterangan Gambar : Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard saat berkunjung ke kediaman baru nenek Isya. (dok. Marosfm)

Berangkat dari niat tulus itu, Ia bersama rekan se-angkatannya pun mulai urung-urungan mengumpulkan donasi yang disisihkan dari gaji mereka.

Ipda Siswandy mengatakan, dana yang digunakan untuk membantu nenek Isya selain dari rekan angkatan yang bertugas di Maros, juga dari seangkatan putra asli daerah yang kini bertugas di luar Maros. Ternyata mereka tidak lupa tanah kelahirannya, Butta Salewangang.

Mungkin tidak terlalu besar nilainya bagi sebagian orang, hanya terkumpul kurang lebih 10 juta, namun senyum nenek Isya yang sumringah saat melihat gubuk tuanya berubah menjadi sebuah istana kecil, adalah senyum paling bahagia yang tak ternilai harganya.

Awalnya, informasi keberadaan nenek ini diperoleh dari adik angkatan yang lebih dahulu melakukan bakti sosial penyerahan sembako. Kemudian dari informasi itu, diolah tim medsos Polres Maros dan media untuk disebarkan berita perihal keberadaan warga miskin yang butuh perhatian.

Keterangan Gambar : Kapolres bersama personil Polres Maros dan masyarakat saat menyerahkan hasil bedah rumah milik nenek Isya (atas), Kondisi rumah nenek Isya sebelum dan sesudah dibedah. (dok. marosfm)

Momennya 10 Juni 2018, berita itu pun menyebar dan seketika menggugah anggota Bhayangkara Angkatan DTT/SMDE Bintara Tahun 2000 Polres .

Hari itu juga mereka langsung mengunjungi nenek Isya untuk bersilaturrahmi awal. Sesak didada mereka melihat kondisi gubuk milik nenek Isya pun membuncah dan meluap. Mereka pun mulai bergerak saat itu juga.

Dalam proses bedah rumah yang hanya dikerjakan selama 3 hari ini bukanlah hal yang mudah. Hal pertama yang dilakukan para personil Polres Maros ini, adalah berbuka puasa di rumah nenek Isya. Selain berharap keberkahan Bulan Suci Ramadan, mereka juga memperjelas status lahan yang ditempati bermukim nenek tua ini.

Lurah Borong Kecamatan Tanralili, Baduddin menjelaskan, selama ini, nenek Isya hidup berpindah-pindah dengan menumpang lahan milik orang lain. Hal inilah yang membuat dirinya tidak tersentuh bantuan Bedah Rumah dari Pemerintah. Tetapi, Kartu Sehat, beras sejahtera (rastra) dan bantuan lainnya tetap diperhatikan pemerintah.

Setelah melalui negosiasi dari pemilik lahan yang juga ipar dari nenek ini, Angkatan 2000 ini pun memulai aksinya, bahkan membenahi hingga ke perabot rumah yang dibutuhkan nenek Isya.

14 Juni 2018, Kapolres Maros AKBP Yohanes Richard selaku pimpinan tentu saja tidak ingin tinggal diam. Ia pun berkunjung langsung untuk memperlihatkan apresiasi tertingginya bagi jiwa mulia insan-insan bhayangkara ini.

Sepertinya, ia tahu betul hakikat kebahagiaan tidak mesti lahir dan diukur dari tingginya jumlah materi yang kita sumbangkan namun diikuti rasa congkak atau riya yang mengotori hati. Tidak mesti lahir dari banyaknya sanjungan atau pujian yang didapatkan saat beramal baik. Tetapi, tangis bahagia yang bermuara senyum dari seorang nenek tua, yang bukan siapa-siapa kita, itulah bahagia yang sebenarnya. Sesederhana itulah Bahagia yang lahir dari kepedulian sosial murni para insan Bhayangkara ini.

Ia hanya berharap, Kado Lebaran untuk Nenek Isya yang dipersembahkan para Bhayangkara muda ini, bisa menjadi virus kebaikan yang menginspirasi kita semua, menginspirasi Indonesia. (Feature udara 107,3 Maros FM/marosfm news department)

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.