Puluhan dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang Maros melakukan aksi mogok kerja dan tidak melayani pasien, senin (17/12).
Keterangan Gambar : Para Dokter Saat aksi mogok kerja berlangsung di RSUD Salewangang Maros. (dok. ist)
Koordinator Lapangan (Korlap), dr Chairuddin menuturkan, selama ini pelayanan dokter dan tenaga medis selalu menjadi kambing hitam jika pelayanan RSUD dalam sorotan. Padahal mereka hanyalah korban dari buruknya managemen dan tata kelola rumah sakit yang tidak profesional, akuntabel dan transparan.
Dokter Spesialis THT ini menyampaikan, Aksi mogok kerja merupakan hal berat dan pahit yang harus dilakukan agar semua yang terlibat melakukan pembenahan demi terwujudnya pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
Chaeruddin menjelaskan, buruknya sistem dalam managemen RSUD Salewangang, mencakup kurangnya sarana dan prasarana yang menunjang pelayanan rumah sakit, kurang transparannya alur pembagian BPJS.
Dalam press releasenya, Ia meminta agar Bupati Maros segera melakukan reformasi sistem manajemen menjadi lebih sehat dan efektif berupa reformasi sistem pelayanan dan sistem informasi serta merustrukturisasi managemen dengan melakukan penyegaran personil managemen terutama mereka yang tidak memiliki integritas dan kapasitas.
Selain melakukan mogok kerja, para dokter juga mendatangi Kantor DPRD Maros untuk menyampaikan aspirasinya. (Marosfm news department)
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)


Post a Comment