NEWS
Showing posts with label Kecamatan Bontoa. Show all posts
Showing posts with label Kecamatan Bontoa. Show all posts

Friday, 2 April 2021

Angin Puting Beliung Terjang Tiga Kecamatan di Maros, Warga Di Minta Waspada

Hujan dan angin kencang yang melanda sebagian kabupaten di provinsi Sulawesi Selatan, membuat sebagian wilayah mengalami bencana banjir dan angin puting beliung.

Salah satu kecamatan terparah dari dampak angin puting beliung dirasakan warga Dusun Tangaparang, desa Bonto Lempangan Kabupaten Maros. 

Keterangan Gambar : Salah satu rumah warga di Kecamatan Bonto yang terkena angin puting beliung
pada Jum'at dini hari (ist)

Menurut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros, Fadli mengatakan, bencana angin puting beliung ini menerjang setidaknya sembilan rumah yang tersebar di tiga kecamatan diantaranya Bantimurung, Lau dan Bonto. pada pukul 03.00 wita Jum'at (2/4/2021).

Fadli menjelaskan, Kerusakan yang di alami pada rumah warga rata-rata pada atap serta rangka balok pada rumah jenis panggung yang terbang terbawa angin.

BPBD Maros juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi terjadinya bencana di saat cuaca ekstrem. Pihak BPBD juga selalu memantau dan mengsiagakan personilnya untuk memantau kondisi di lapangan utamanya pada kecamatan yang rawan terjadi bencana.

Warga juga diminta tetap waspada atas hujan susulan, yang kemungkinan akan terjadi berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah IV Sulsel terkait prospek cuaca tiga hari kedepan yang melanda sulawesi selatan mulai 1 - 3 April 202.

Tim BPBD dibantu pemerintah setempat saat ini masih mencoba mengirimkan bantuan logistik serta terpal untuk menutup atap yang terbuka. 

Hingga berita ini diturunkan, tim BPBD Maros masih sementara mendata jumlah korban yang terdampak banjir maupun angin puting beliung di 14 Kecamatan di Kabupaten Maros. (marosfm news department)


Friday, 28 August 2020

Polres Maros Bersama TNI Salurkan Air Bersih Bagi Warga Kecamatan Bontoa

Warga Desa Bonto Bahari Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros mendapatkan bantuan air minum bersih dari personil Polres Maros, Jumat (28/8/2020).

Bantuan air  bersih ini diserahkan langsung oleh Wakapolres Maros Kompol Muhammadong. Bantuan air  bersih ini juga melibatkan personil Kodim 1422 Maros, personil Polres Maros dan beberapa personil dari Polsek Lau.

Mereka mendatangi Kampung Bontobahari yang terletak Di pesisir Laut dengan membawa 3 mobil tangki, masing - masing berkapasitas 6.000 liter air.

Masyarakat  tampak antusias berdatangan dengan membawa puluhan jerigen dan ember untuk mengisi air bantuan tersebut. Selain itu, air tangki juga disimpan di bak air penampung milik warga untuk dipakai secara bersama ratusan warga kampung.

Keterangan Gambar : Penyerahan air bersih oleh Personil Polres Maros dan Kodim 1422 kepada masyarakat Desa Bonto bahari Kecamatan Bontoa
(dok.marosfm).

Wakapolres Maros mengatakan kegiatan ini merupakan Program sosial Kapolres Maros yang Peduli dengan  kekeringan yang melanda masyarakat di pesisir Kabupaten Maros.

Pihak personil Polres Maros juga nantinya akan mengadakan kembali kegiatan serupa untuk lebih meringankan kebutuhan masyarakat yang dilanda kekeringan. (marosfm news department)

Monday, 13 July 2020

Jantanras Polres Maros, Amankan Pelaku Curanmor di Bontoa

Tim Jatanras Polres Maros dipimpin Kanit Opsnal Aiptu Jusman Mattu berhasil meringkus pelaku tindak pidana pencurian motor (curanmor).

Pelaku, Indar Dewa alias Dewa (18) yang merupakan warga Desa Tukamaseang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros oleh tim Jatanras Polres Maros Minggu (12/07/2020) subuh sekitar pukul 03.00 Wita di Kota Makassar.

Ia di amankan setelah melakukan pencurian sepeda Motor satu jenis Honda Beat dengan Nomor Polisi DD 4830 TW pada akhir bulan juni 2020 lalu.

Keterangan Gambar : Pelaku curanmor di Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros (ist)
Kanit Jatanras Polres Maros Aiptu Jusman Mattu mengatakan, Pelaku tersangka Dewa kami tangkap di Kota Makassar setelah melakukan tindak pidana pencurian satu Unit sepeda Motor.

Saat ini pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti berupa satu Unit sepeda Motor Honda Beat yang merupakan hasil kejahatannya.

Pelaku mengaku bahwa telah melakukan pencurian sepeda Motor di Desa Tukamaseang usai melihat sepeda Motor tersebut ditinggalkan dengan Kunci kontak masih berada di sepeda motor.

Saat ini tersangka sudah di amankan beserta barang buktinya 

Atas tindak kejahatannya, Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun penjara.

Sementara itu, Kasubbag Humas juga menghimbau Masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari kejadian serupa terjadi. (marosfm news department)

Wednesday, 22 April 2020

Disbudpar Maros Kembali Distribusikan Bantuan Kepada Pelaku Usaha Pariwisata

Pemerintah Daerah kabupaten Maros melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kembali menyerahkan bantuan 185 paket sembako kepada para pelaku usaha pariwisata yang ada di rammang-rammang tepatnya di Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros pada Rabu, (22/04/20).

Pemberian bantuan paket sembako diberikan langsung oleh Kabid Disbudpar Yusriadi yang bertujuan untuk meringankan beban para warga yang selama ini menggantungkan hidup mereka di kawasan wisata karst rammang - rammang yang sedang mengalami penutupan akibat wabah pandemi corona atau covid-19.

Keterangan Gambar : Kabid Disbudpar Pemkab Maros saat memberikan bantuan sembako kepada salah satu pengemudi perahu tradisional taman wisata alam rammang-rammang maros (dok.marosfm)
Yusriadi mengatakan, Penyaluran bantuan paket sembako ini sebagai bentuk penanganan covid-19 dari Pemerintah daerah yang diberikan secara langsung kepada juru mudi kapal tradisional (Jolloro'). Diketahui Kata Yusriadi Disbudpar juga selaku partnership dari kawasan wisata karst rammang - rammang Maros selain dari Taman Nasional Bantimurung.

Pemberian paket sembako tersebut dimulai dari area dermaga satu lalu dilanjutkan ke area dermaga dua kawasan karst rammang - rammang. Demi menghindari Untuk menghindari kerumunan warga, Pihak Disbudpar mendistribusikan paket sembako ini secara bertahap.

Ia berharap dengan pendistribusian ratusan paket sembako ini dapat meringankan beban warga yang terdampak pada perekonomi ditengah pandemi corona khususnya di kawasan karst rammang - rammang.

Diketahui semenjak pandemi corona melanda tanah air kondisi sektor industri  pariwisata yang paling berimbas. (marosfm news department)

Wednesday, 19 February 2020

Dukung Perekonomian Pariwisata, Angkasa Pura Salurkan 15 Unit Perahu dan Public Restroom

PT Angkasa Pura I (Persero) meresmikan Public Restroom di Kawasan Wisata Alam Nasional Bantimurung dan menyerahkan 15 unit perahu di Rammang-Rammang Desa Salenrang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros. Kegiatan peresmian secara simbolisasi ini dilaksanakan di Taman Nasional Bantimurung.  Rabu, (19/2/2020).

Peresmian ini secara simbolisasi dilakukan pengguntingan pita oleh Adi Nugroho, didampingi Asisten 2 Kabupaten Maros dan Kepala Bidang Pariwisata Kabupaten Maros.
Keterangan Gambar : Karyawan PT Angkasa Pura I (Persero) saat mencoba menggunakan perahu bantuan CSR di Kawasan Karst Rammang-rammang Desa Salenrang Kecamatan Bontoa (dok.marosfm)
General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Wahyudi mengatakan, Program Pembangunan Public Restroom dan pemberian  15 Perahu ini merupakan bagian dari Program Bina Lingkungan PT Angkasa Pura I (Persero) untuk menunjang sektor pariwisata. Public Restroom sendiri terdiri dari 5 bilik toilet pria dan 5 bilik toilet wanita dengan nilai bantuan sebesar 750 juta rupiah. Untuk Total nilai bantuan 15 perahu tersebut sebesar 223 juta rupiah.

Kata Wahyudi, untuk 15 Perahu yang diberikan kepada Komunitas Anak Sungai Rammang – Rammang, perahu tersebut tercantum nama - nama masing - masing bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I (Persero) seperti Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya sampai Bandara Sentani Jayapura yang tahun ini telah bergabung di manajemen PT Angkasa Pura I (Persero).

Sementara itu Direktur SDM dan Umum PT Angkasa Pura I (Persero) Adi Nugroho menyampaikan harapannya semoga bantuan dari Program Bina Lingkungan ini dapat memberikan manfaat bagi wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Bantimurung dan Rammang – Rammang, juga kepada warga masyarakat sekitar.

Ia berharap dengan bantuan fasilitas ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan di tempat wisata. Kami dan masyarakat akan berkomitmen untuk menjaga dan memelihara fasilitas ini.
(marosfm news department)

Tuesday, 9 July 2019

Musim Kemarau Tiba, BMKG Maros : Waspadai Kekeringan dan Kebakaran.

Musim Kemarau yang dirasakan oleh sebagian warga di Kabupaten Maros sejak tiga bulan lalu,
membuat sebagian wilayah mengalami kekeringan.

Salah satunya ada di Desa Pajukukang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros mengalami kesulitan
mendapatkan air bersih. Untuk mendapatkan pasokan air yang  diperlukan sehari - hari
seperti mandi dan mencuci, warga harus mengambil air di sebuah sumur tadah hujan.

Keterangan Gambar : Kepala Seksi dan Data Informasi stasiun Klimatologi Maros Indang Abdul Rohim (Ist)

Saat ditemui di lokasi Selasa (9/7/2019), Salah satu warga Desa Panjukukang Maros, Musliadi mengatakan kemarau telah terjadi sejak 3 bulan lalu, saat itulah warga mulai kesulitan memperoleh air bersih.

Banyaknya warga yang setiap hari mengambil air di sumur tada hujan ini, membuat debit air di
penampungan ini semakin menipis, warga memprediksi agustus mendatang, sumur terserbut akan kehabisan air.

Warga pun berharap agar Pemerintah setempat dapat memberikan bantuan pasokan air bersih  bagi seluruh warga yang mengalami dampak kekeringan.

Sementara itu, Kepala Seksi dan Data Informasi stasiun Klimatologi Maros Indang Abdul Rohim, mengatakan sekitar 33 persen zona musim di wilayah Sulsel telah memasuki musim kemarau. Pihak BMKG diminta untuk tetap waspada dengan musim ini. Diantaranya Wilayah yang telah memasuki kemarau antara lain Kabupaten Jeneponto bagian timur, Kabupaten Gowa dan Takalar bagian barat, sebagian Soppeng, Barru, Maros dan Pangkep serta Selayar dan Pinrang.

Lanjutnya ia mengatakan, Atas dasar prediksi tersebut, BMKG pun mengimbau kepada pemerintah daerah dan warga terdampak untuk mewaspadai kekeringan itu bisa berakibat buruk pada sektor pertanian dengan sistem tadah hujan, kelangkaan air bersih, dan peningkatan potensi terjadi kebakaran. (marosfm news department)

Thursday, 29 March 2018

DIDUGA GANGGUAN JIWA, REMAJA 17 TAHUN DI MAROS GANTUNG DIRI

Seorang remaja di Dusun Rea Rea Desa Tuppabbiring Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam rumahnya menggunakan seutas tali, rabu (28/3/2018).

Mayat Rijal, remaja usia 17 tahun ini pertama kali ditemukan oleh neneknya, Dg. Te'ne (62) sekitar pukul 15.30 wita.

Menurut keterangan ibu korban, Nursina, (30) bahwa pada bulan desember 2017, korban pernah dirawat di RSJ DADI Makassar karena mengalami gangguan jiwa.

Kapolsek Lau, AKP Ismail menjelaskan kronologi kejadian, pada saat korban gantung diri, korban hanya sendiri dalam rumah tersebut.

Menurutnya, diduga alami gangguan kejiwaan sehingga korban melakukan hal nekad tersebut.

Dugaan itu berdasarkan riwayat medis dan tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan pemeriksaan luar medis.

Meskipun kasus ini ditanganu Polsek Lau, namun pihak orang tua dan keluarga korban menerima dengan ikhlas kejadian tersebut dan tidak bersedia dilakukan otopsi bagi korban dengan membuat dan menanda tangani berita acara yang diketahui pemerintah setempat. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Tempat dan tali yang digunakan Rijal mengakhiri hidupnya.

Tuesday, 27 March 2018

SSB BINA PUTRA BONTOA JUARAI TURNAMEN BLISPI SULSEL

Tim Sekolah Sepakbola (SSB) Bina Putra Bontoa Kabupaten Maros kembali mengukir prestasi dengan menjuarai pertandingan skala Sulsel.

Pertandingan tersebut digelar Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) Sulsel, sabtu hingga minggu (25-26/3/2018) di lapangan Karebosi yang menghadirkan tim sepakbola pelajar Se-Sulsel.

Turnament ini terbagi menjadi dua tingkatan yakni U-11 dan U-13, untuk mencari bakat bibit pesebakbola di Indonesia.

SSB Bina Putra   Bontoa berhasil menjuarai tingkat U-11 setelah berhasil mengalahkan team kalegowa di babak final lewat tendangan pagar yang berhasil dieksekusi oleh pemain nomor punggung 28 atas nama Isra Alamsyah dibabak kedua.

Keberhasilan tendangan tersebut akhirnya mengantar SSB Bina Putra menjadi juara.

Pelatih, Arfan Baba, senin (26/3/2018) kepada Maros FM mengungkapkan rasa haru dan bahagianya atas prestasi tersebut.

Ia berharap, dengan peraihan ini mampu memberi semangat dan membentuk mental juara kepada anak didik agar senantiasa rajin berlatih dan selalu termotivasi melakukan yang terbaik.

Sementara, Dewa, eks pemain PSM yang juga orangtua dari salah satu pemain mengatakan, semoga saja SSB Bina Putra tetap mampu bersaing dengan team team SSB lainnya, dan mampu mengantarkan anak didik nantinya menjadi pesepak bola seperti yang diimpikannya. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Salah satu pemain SSB Bina Putra yang merupakan seorang gadis cilik, Sitti Nurhalisa saat menerima Piala di ajang BLISPI Sulsel.

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.