NEWS
Showing posts with label Kecamatan Marusu. Show all posts
Showing posts with label Kecamatan Marusu. Show all posts

Friday, 26 March 2021

Disbudpar Maros Gandeng Poltekpar Makassar Kembangkan Desa Wisata Pantai Kuri Ca'di

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros menggandeng Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar untuk melaksanakan program pendampingan pengembangan desa wisata di Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Jumat, (26/3/21)

Salah satu dayatarik wisata yang sementara dikembangkan yaitu wisata pantai kuri caddi, pantai ini dikenal memiliki potensi wisata yang dapat memikat hati para wisatawan lantaran memiliki pemandangan pasir putih yang menarik dan banyaknya tempat untuk berswafoto. 

Pantai kuri caddi sangat dekat dengan kota Makassar dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Kabupaten Maros, jaraknya hanya 26 Km dari pusat kota, sementara jika akses dari bandara sendiri, waktu tempuhnya hanya 20 menit, hanya saja kekurangan dari pantai ini yaitu ksesnya masih terbatas lantaran para pengunjung harus melalui jalan tanah berbatu sepanjang 2,5 Km.

Keterangan Gambar : Kunjungan Mahasiswa Poltekpar Makassar terkait pengembangan Pantai Kuri Ca'di Kecamatan Marusu Kabupten Maros bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Maros (ist)



Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Maros, Yusriadi Arief mengatakan Pemerintah Kabupaten menggandeng Poltekpar Makassar untuk program pengembangan desa wisata di wilayah pesisir. 

Menurut Adi sapaan akrabnya, mengaku, Pariwisata bersama Poltekpar Makassar melakukan pengembangan program desa wisata di kampung pesisir kuri ca'di di kampung nelayan ini guna menjadinkan peningkatan kapasitas masyarakat dalam hal ini kelompok sadar wisata atau pokdarwis.

Lebih lanjut dikatakan Yusriadi potensi wisata pesisir yang dimiliki Desa nisombalia sangat beragam, di pantai kuri ca'di wisatawan dapat menyaksikan Sunset yang indah, pemdangan gemerlap kota makassar saat malam hari dan penataan kampung nelayan yang memukau. 


Sementara itu Kepala Desa Nisombalia Sulkarnain menyampaikan kedepannya pemerintah Desa akan mengembangkan berbagai macam potensi yang ada di Desa Nisombalia. 

Lebih lanjut kata Sulkarnain, pantai kuri ca'di memiliki bentangan pasir putih sepanjang 1,5 Km, Dirinya sangat bangga sebab pantai ini merupakan satu satunya pantai yang ada di wilayah Maros.

Menurutnya, kedepa akan lebih mencoba mengembangkan lagi berbagai macam potensi wisata yang ada disini dan akan melibatkan masyarakat dengan pengelolaan pokdarwis khusunya juga wisata mangrove.

Ia sebagai pemerintah desa juga yakin dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat lebih sejahtera lagi. (marosfm news department)

Thursday, 1 August 2019

KNPI Marusu : Lingkar Bakau 2019, Wadah Pemersatu Pemuda Cintai Pesisir



Acara puncak LINGKAR BAKAU 2019 yang digelar KNPI Marusu Dalam Rangka memperingati HUT KNPI Ke 46 Tahun dan Hari Mangrove Sedunia berlangsung sukses pada Minggu 28 Juli 2019.
Keterangan Gambar : Ketua DPRD Maros foto bersama Himpunan Pramuwisata Indonesia Kab. Maros dalam acara Lingkar Bakau 2019 (dok.Ist)


Rangkaian kegiatan itu dimulai dengan kelas ekologi di SMA 9 Marusu, kemudian kemah pesisir yang dihadiri kurang lebih 50 kelompok pemuda dan pelajar yang ada di Kec. Marusu dan sekitarnya.

Dalam acara Kemah Pesisir di malam hari dilaksanakan sharing session tentang pelestarian lingkungan, Live musik dan atraksi budaya Sanggar Seni Kaemba.

Acara puncak pun dilakukan dengan penanaman Mangrove dan Aksi Bersih di pantai Kuri Caddi Desa Nisombalia Kec. Marusu Kab.Maros.

Kegiatan itu dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Wakapus P3E Sulawesi Maluku Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan, Ketua DPRD Maros, Ketua DPD KNPI Maros, PD Muhammadiyah Maros, Ketua DPD BKPRMI Maros, Camat Marusu, Ketua DPK KNPI Marusu, Kepala Desa Nisombalia, Kepala Desa Pa'bentengang, Tokoh Masyarakat, OKP dan pelajar.

Wakil Gubernur Sulsel, A. Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada KNPI yang membuka pemikiran dan ide untuk kegiatan positif seperti ini, pemuda seharusnya memberikan peran penting dalam menjaga lingkungan dan mengedukasi masyarakat.


Ia mengatakan Pemerintah Provinsi tidak akan tinggal diam dan menyambut baik perintisan pantai Kuri Caddi sebagai bumi perkemahan pesisir dan wisata tanam magrove.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam.

Menurutnya, langkah pemuda dalam mendorong pengembangan kawasan Pantai Kuri Caddi menjadi destinasi wisata dan Bumi Perkemahan akan memberi dampak yang baik bagi perekonimian warga sekitar.

Chaidir pun berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah awal dalam menjalin komitmen antar stakeholder baik Pemuda, Masyarakat serta pihak Pemerintah dan Swasta dalam mewujudkan apa yang di cita-citakan masyakat untuk menjaga lingkungan pesisir pantai.


Ketua KNPI Marusu, Khaerul Awal mengucapkan terima kasih atas terlaksananya dengan baik Lingkar Bakau 2019 yang juga menjadi wadah pemersatu pemuda di kecamatan Marusu dalam memperhatikan kondisi lingkungan Pesisir.




Kedepannya, Ia berharap Pantai Kuri ini semakin berkembang dan diminati sehingga menjadi tempat wisata andalan lokal maupun nasional.



Sementara Kepala Sekolah SMPIT/SMAIT Al Hikmah, Andi Arif Hidayatulah, menyambut baik karena siswa siswinya diikutkan kegiatan ini sehingga bisa lebih peka dalam pelestarian lingkungan khususnya di daerah pesisir. (marosfm news department)

Saturday, 27 July 2019

KNPI Marusu Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT KNPI Ke 46 Tahun Dengan Lingkar Bakau 2019

Pemuda Kecamatan Marusu Kabupaten Maros yang tergabung dalam DPK KNPI Marusu memperingati HUT KNPI Ke-46 Tahun dan Hari Mangrove Sedunia dengan berbagai ragam acara kreatif dan bernuansa peduli lingkungan.


Acara tersebut dikemas dalam Lingkar Bakau 2019 tersebut dilaksanakan mulai 26 sampai 28 Juli 2019 di Pantai Kuri Caddi, Desa Nisombalia Kecamatan Marusu Kabupaten Maros.

Keterangan Gambar : Pengurus KNPI Kec. Marusu usai talkshow di Radio Maros FM. (dok. marosfm)


Ketua DPK KNPI Marusu, Khaerul Awal, sabtu (27/7) mengatakan, beberapa item acara Lingkar Bakau 2029 ini antara lain Kelas Ekologi di SMA 9 Maros, Kemah Pemuda/Pelajar, Pentas Seni Budaya Lokal Sanggar Kaemba, Penanaman Mangrove & Aksi bersih Pantai Pantai Kuri Caddi.


Khaerul menjelaskan, di kelas ekologi itu kami mengedukasi pelajar dan pemuda terkait pentingnya pelestarian lingkungan termasuk memberikan wawasan manfaat mangrove bagi daerah pesisir.


Ketua Koperasi Pemuda Marusu ini juga menjelaskan pihaknya juga saat ini sementara mendorong Potensi Pantai Kuri Caddi & nilai-nilai budaya Lokal melalui Lingkar Bakau 2019, sehingga bisa dipadukan menjadi objek wisata unggulan di Maros.


Sementara Sekertaris DPK KNPI Marusu, Haerul berharap, kegiatan ini bisa ditindaklanjuti dengan langkah ril dengan kerjasama stakeholder serta bisa menggugah pihak industri di Marusu melalui program CSR nya untuk membantu peningkatan kapasitas pemuda dan masyarakat.


Puncak Acara Lingkar Bakau 2019, minggu (28/7) akan dihadiri pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan EKOREGION Sulawesi Maluku, Pemkab Maros, Ketua DPRD Maros, Ketua DPD KNPI Maros, OKP Kab. Maros, Camat Marusu, Kepala Desa, Tokoh dan Pemuda/Pelajar Masyarakat Kab.Maros dan Stakeholder lainnya,


Rencananya di Kawasan Pantai Kuri Caddi juga akan ditanam 400 bibit mangrove sebagai bentuk Peringatan Hari Mangrove Sedunia. (marosfm news department)

Tuesday, 3 April 2018

SATNARKOBA POLRES MAROS DAN PKK KECAMATAN MARUSU SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA

Peran keluarga dalam mengantisipasi pengaruh dan peredaran Narkotika di kalangan anak menjadi perhatian berbagai kalangan.

Bukan hanya pihak kepolisian, tim Penggerak PKK pun ikut andil dalam mencegah peredaran barang terlarang tersebut.

Hal itu terlihat dalam sosialisasi penyuluhan bahaya penggunaan Narkoba yang digelar TP PKK Kecamatan Marusu Kabupaten Maros, selasa (3/4/2018) di Aula Kantor Camat Marusu.

Kbo Satnarkoba Polres Maros, Iptu Kasmawati, S. Sos dalam materinya mewakili Kapolres menyampaikan agar para orang tua dan masyarakat harus mengetahui adanya ancaman hukuman jika mengetahui adanya pengguna narkoba di sekitarnya namun tidak melaporkan.

Jadi bukan hanya pengguna yang diancam pidana namun masyarakat atau orang tua atau wali pun mendapat ancaman hukuman sesuai undang-undang no. 35 tahun 2009.

Iptu Kasmawati juga menjelaskan adanya permenkes no 7 thn 2018 tentang penggolongan narkotika
sesuai permenkes yang baru tersebut, somadril yang banyak disalahgunakan remaja kini masuk dalam kategori narkotika.

Untuk itu, Iptu Kasmawati berharap agar para orang tua harus memperhatikan dan mengawasi pergaulan anak agar tidak terjerumus pada pergaulan negatif yang merugikan masa depan anak-anak kita.

Sosialisasi tersebut dihadiri sekitar 100 peserta diantaranya ASN, ibu PKK Kecamatan Marusu, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, siswa sekolah SMP/SMA, mahasiswa dan masyarakat umum. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Kbo Satnarkoba Polres Maros, Iptu Kasmawati, S. Sos foto bersama para peserta sosialisasi bahaya narkoba.

Monday, 12 March 2018

KETUA DPRD MAROS TINJAU LOKASI BARU AKSES JALAN PANTAI KURI

Pantai Kuri Kabupaten Maros memiliki keindahan alam yang eksotik dan tidak kalah dengan pantai lainnya, namun masih membutuhkan perhatian dalam pengelolaan kepariwisataan.

Salah satu kendala karena kurang memadainya akses jalan yang dilalui untuk menuju ke Pantai itu.

Terkait hal itu, Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam meninjau langsung rencana pembangunan jalan alternatif menuju Pantai tersebut, minggu (12/3/2018).

Chaidir Syam mengatakan bukan hanya untuk kebutuhan pariwisata, tetapi juga warga di dusun nelayan Kuri Caddi yang ada di pantai tersebut juga sangat membutuhkan akses yang memadai.

Ia menjelaskan selama ini jalan yang dilalui warga hanyalah jalan pematang tambak sepanjang 3 KM yang merupakan lahan warga sehingga pemerintah selama ini belum bisa memperbaiki secara maksimal akses jalan tersebut.

Chaidir juga menjelaskan, jalan yang akan dibangun ini aksesnya sekitar 2KM mulai dusun Kuri Lompo melewati Kampung Pajalayya dan akan menyusuri sepanjang pantai.

Kepala Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Achmad HM menjelaskan, dusun Kuri Caddi dihuni sekitar 100 kepala keluarga dan mereka sangat membutuhkan akses jalan memadai.

Ahmad sangat mengapresiasi kunjungan Ketua DPRD Maros yang meninjau langsung area tersebut.

Dalam waktu dekat, Achmad mengemukakan akan menggunakan Dana Desa untuk pembuatan fondasi dan nantinya akan dilanjutkan pembangunannya oleh pihak Pemkab Maros. (marosfm news department)

Keterangan gambar : Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam saat berdialog bersama warga Dusun Kuri Caddi di Pantai Kuri, Maros.

Wednesday, 21 February 2018

PERTAMA DI INDONESIA, KADES INI RANCANG INOVASI KONSEP UNGGULAN DESA

Lima Dusun di Desa Pabbentengang Kecamatan Marusu Kabupaten Maros kini telah memiliki identitas program unggulan masing-masing.

Kelima dusun tersebut antara lain, Dusun Kaemba yang mengusung konsep Kampung Budaya, Dusun Kaemba Jaya dengan konsep Kampung Sehat, Dusun Ujung Bulo dengan tagline Kampung Pendidikan, Dusun Corawali berkonsep Kampung Hijau dan Dusun Tambayang menjadi Kampung KB.

Konsep tersebut digagas Kepala Desa Pabbentengang, Amran Yusuf sejak sejak menjabat tahun 2016 lalu.

Amran Yusuf, rabu (21/2/2018) mengatakan, masing-masing dusun ini akan ditonjolkan sesuai konsepnya misalnya Kampung Budaya di Dusun Kaemba, maka jenis kesenian seperti Paraga dan upacara tradisonal Maddeko dan Mappalili yang menjadi hajatan tahunan akan semakin dipromosikan dan dikembangkan.

Menurutnya, dengan adanya pengklasifikasian ini maka akan semakin memudahkan aparat desa menjalankan berbagai program yang bersinergi dan lintas sektor.

Ia mengakui inovasi desa yang dinilainya baru pertama di Indonesia ini terinspirasi dari keberhasilan Kampung KB di Dusun Tambayang, sehingga Dusun lain pun dirasakan perlu untuk untuk diberikan identitas berbeda sesuai target yang ingin ditonjolkan.

Amran menjelaskan, saat ini pihaknya sementara menyusun rancangan peraturan desa yang menunjang identitas masing-masing dusun sehingga program yang dilakukan nantinya juga bisa lebih terarah.

Desa Pabbentengan yang dihuni sekitar 577 'Kepala Keluarga merupakan daerah pesisir yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan dan petani tambak.

Desa ini pernah dikunjungi Presiden Joko Widodo yang meninjau pengalokasian Dana Desa yang tepat sasaran sehingga menjadi salah satu desa percontohan di Indonesia. (maros fm news department)

Keterangan Gambar : Kepala Desa Pabbentengang Kecamatan Marusu Kabupaten Maros, Amran Yusuf

PERWAKILAN 33 PROVINSI SE-INDONESIA STUDY KE KAMPUNG KB DI DESA PABBENTENGANG MAROS

Kampung Keluarga Berencana atau Kampung KB di dusun Tambayang Desa Pabbentengang Kecamatan Marusu Kabupaten Maros mendapat kunjungan dari perwakilan 33 Provinsi Se- Indonesia, rabu (21/2/2018).

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian Pertemuan Nasional Konsultasi Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Tahun 2018.

Kepala Biro Hukum Organisasi dan Humas BKKBN Pusat, Kresaputra SH, MH mengatakan pihaknya menunjuk Kampung KB di Maros ini sebagai tempat study karena Kabupaten Maros sudah menjadi perhatian sejak dulu di tingkat Pusat, utamanya dari segi prestasi misalnya Penghargaan WTP yang berhasil diraih beberapa tahun berturut-turut.

Ia menilai, dalam Bidang Keluarga Berencana, Pemkab Maros dinilai memiliki perhatian besar dalam menstimulan program KB bagi Masyarakatnya sehingga menarik untuk dikunjungi.

Terbukti, Kabupaten Maros menjadi Kabupaten pertama di Sulsel yang membentuk Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DPPKB) sesuai amanat undang-undang sehingga menunjukkan progress program yang cukup bagus.

Ia menjelaskan, dengan adanya Kampung KB ini maka lintas sektor pembangunan desa semakin terintegrasi mulai dari segi pendidikan hingga kesehatan. Apalagi saat ini Draft Inpres Kampung KB sementara dibuat sehingga nantinya ada penguatan dalam pembentukan kampung KB.

Sementara Kepala Desa Pabbentengang, Kecamatan Marusu, Amran Yusuf memberikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan para ASN Eselon 3 dari 33 Provinsi ini.

Ia mengatakan selama ini KB dianggap tabu oleh masyarakat desa. Namun dengan adanya pencanangan Kampung KB ini maka target minimal 40 persen masyarakat yang menggunakan program KB bisa dicapai.

Ia berharap, program ini terus berlanjut karena merubah pola pikir masyarakat sehingga mempercepat pertumbuhan ekonomi, hidup layak dan sejahtera dalam keluarga dan kebutuhan gizi masyarakat yang tercukupi. (maros fm news department)

Keterangan Gambar : Kepala Biro Hukum Organisasi dan Humas BKKBN Pusat, Kresaputra SH, MH bersama Kepala DPPKB Maros, Nuraini Wahid dan Kades Pabbentengang Kec. Marusu, Amran Yusuf. (21/2/2018)

Monday, 27 February 2017

POLSEK LAU AMANKAN 4 SEPEDA MOTOR DIDUGA SERING DIGUNAKAN BALAPAN LIAR DI PATTE'NE MAROS

Aparat gabungan dari Polsek Lau Maros menggelar patroli rutin di Area pergudangan 88 patte'ne Desa Temmapadduae Kecamatan Marusu untuk mencegah aksi balap liar, minggu kemarin (26/2/2017).

Barang bukti sepeda motor yang diamankan petugas Polsek Lau (26/2/2017) (dok. ist)

Kapolsek Lau, AKP Ismail menjelaskan balapan liar yang sering terjadi di lokasi tersebut dilakukan kelompok pemuda dari berbagai wilayah dan bukan hanya pemuda sekitar desa tersebut.

Untuk itu, menurut Kapolsek Lau, pihaknya yang terdiri dari piket Polsek dan Subsektor Marusu segera terjun dan berhasil mengamankan 4 ( empat ) unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balapan liar.

Identitas motor tersebut antara lain Sepeda Motor Fino DD 3332 XY, Sepeda motor Supra tanpa plat, Sepeda motor Mio M3 DD 5087 DH, serta Sepeda motor Honda CS1 tanpa plat.

Kapolsek Lau menjelaskan, gencarnya operasi seperti ini selain karena laporan warga, juga dilakukan menjelang Operasi Simpatik 2017 yang akan digelar Kepolisian RI secara serentak di Indonesia termasuk di wilayah hukum Polres Maros selama 21 hari mulai rabu 29 Februari hingga selasa 23 Maret 2017. (maros fm news department)
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.