NEWS
Showing posts with label Damkar. Show all posts
Showing posts with label Damkar. Show all posts

Sunday, 27 June 2021

Satu Rumah Panggung Hangus Terbakar di Tanralili Maros

Satu unit rumah panggung di desa Allaere Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, hangus terbakar.

Kejadian tersebut bermula saat pemilik rumah berada didalamnya kaget melihat api muncul dari atap rumahnya pada pukul 16.30 wita Minggu, (27/6/2021).

Keterangan Gambar : Rumah panggung di Desa Allaere Kecamatan Tanralili Maros hangus terbakar (dok.marosfm)

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar langsung berbondong-bondong untuk membantu memadamkannya.

Tak lama kemudian, empat armada Pemadam Kebakaran Pemkab Maros dikerahkan untuk memadamkan api.

Salah satu saksi dilokasi kejadian, Sakir menjelaskan, Api bermula muncul dari atap rumah milih Dg Tutu. Saat itu, sang pemilik rumah tengah berada didalamnya. Karena panik, pemilik rumah langsung berteriak meminta pertolongan pada warga sekitar.

Dalam kejadian tersebut, sejumlah barang-barang berharga masih sempat terselamatkan, beberapa material lainnya ikut hangus terbakar. 

Sementara itu, Kabid Damkar Maros Sulaiman mengatakan, Dari laporan yang masuk, Kejadian terjadi sekitar pukul 16.30 wita. Kebakaran diduga dari hubungan arus pendek listrik.
 
Saat laporan masuk, empat unit armada dari Mako Damkar Pemkab Maros dibantu satu unit armada dari kecamatan dikerahkan. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Menurut Sulaiman, Rumah yang berbahan dasar kayu ini ludes terbakar diakibatkan api dengan begitu cepat membesar.

Dalam kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materil hingga puluhan juta rupiah. (marosfm news department)

Thursday, 29 April 2021

Ikan Lumba-lumba Terluka Ditemukan Terdampar di Tambak Milik Warga Lau Maros

Seekor ikan jenis lumba-lumba terdampar di sebuah empang milik warga Dusun Marana Desa Marannu, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros. 

Penemuan mamalia laut ini sempat mengejutkan pemilik empang tersebut. Pasalnya jarak laut dari kawasan empang tersebut sekira 5 km. Sementara sungai yang menghubungkan laut ke kawasan empang terbilang kecil. 

Pemilik empang, H Haris menjelaskan, lokasi empang miliknya berbatasan dengan bantaran sungai yang merupakan muara laut. Keberadaan hewan mamalia ini baru diketahuinya saat dia berkunjung ke empangnya, kamis pagi, (29/4/2021) sekira pukul 07.00 wita. 

Keterangan Gambar : Lumba-lumba yang terdampar di salah satu empang milik warga di desa Marannu Lau Maros (dok.marosfm)

Menurut Haris, Lumba-lumba ini diperkirakan berenang di dalam empangnya saat air laut sedang pasang. Melihat kejadian tersebut, sang pemilik tambak langsung menghubungi tim animal rescue damkar maros untuk melakukan penanganan awal.

Dia menambahkan, kejadian ini baru pertama kali terjadi di daerahnya. Meski begitu kata dia, berdasarkan informasi dari warga sekitar, semalam warga sempat melihat kawanan lumba-lumba yang jumlahnya diperkirakan sekira 20 ekor masuk di muara sungai. Diperkirakan, lumba-lumba yang terdampar di empang merupakan bagian dari kawanan lumba-lumba tersebut. 

Sementara itu, Tim Animal Rescue Pemadam kebakaran Kabupaten Maros, Ikhwan mengatakan, sejauh ini tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) akan melakukan evakuasi lumba-lumba tersebut pada keesokan hari saat air pasang. Dia menjelaskan, saat ini kondisi lumba-lumba memiliki beberapa luka di tubuhnya yang disebabkan oleh gesekan pada ranting bakau.

Menurut Ikhwan, tim Animal Rescue Damkar Maros, tak ingin mengambil resiko karena saat ini kondisi air sungai mulai surut, dan banyaknya bakau yang dikhawatirkan akan melukai tubuh lumba-lumba jika dilakukan pelepasan dan mendorongnya ke laut. (marosfm news department)

Tuesday, 23 March 2021

Seorang Balita Ditemukan Hanyut Terbawa Arus di Sungai Maros

Seorang balita yang diperkirakan berumur tiga tahun, ditemukan warga hanyut di Sungai Maros pada Selasa siang, (23/3/2021) Sekitar pukul 14.50 wita.

Balita yang hanyut tersebut, sontak membuat geger warga sekitar dan pengguna jalan melihat ada seorang balita mengambang dan terbawa arus sungai.

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar langsung memberikan informasi kepada pihak BPBD dan Pemadam Kebakaran Maros untuk dilakukan evakuasi.

Keterangan Gambar : Proses evakuasi seorang balita yang hanyut terbawa arus sungai di sungai maros kabupaten maros (dok.marosfm)

Wadanru BPBD Maros Ridwan mengatakan, usai mendapat laporan dari warga bahwa telah ditemukannya seorang balita hanyut di sungai maros. Melihat kejadian tersebut tim evkuasi langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Sekitar kurang lebih 15 menit evakuasi, korban berhasil di bawa naik untuk dilakukan pertolongan pertama. Namun kondisi korban belum sadarkan diri.

Atas kejadian tersebut, Tim evakuasi  belum  memastikan balita ini sudah meninggal atau tidak. korban kemudian langsung dilarikan ke RSUD Salewangang Maros.

Kemacetan panjang pun tak terurai, karena banyaknya pengguna jalan memberhentikan kendaraannya untuk melihat peristiwa tersebut (marosfm news department) 

Friday, 12 March 2021

Damkar Maros Selamatkan Pekerja yang Pingsan di Ketinggian 12 Meter

Petugas damkar menyelamatkan seorang pekerja yang terjebak di atas tower penggilingan padi di jalan Hj. Bohari Dusun Bonto Tallasa Kecamatan Simbang Kabupaten Maros. 

Kejadian tersebut terjadi pada Jum'at dini hari  (12/3/2021) sekitar pukul 03.30 wita setelah petugas damkar mendapatkan laporan sebuah  penggilingan padi setinggi 12 meter mengalami kebakaran.

Danru Damkar Maros Rahman mengatakan, korban tersebut bernama H. Baha (43) yang diketahui sebagai bekerja di gudang penggilingan padi pingsan saat mencoba membantu petugas damkar dalam memadamkan api. 

Keterangan Gambar : Aksi penyelamatan petugas Damkar Maros saat mengevakuasi seorang pekerja yang pingsan di atas tower penggilingan padi di kecamatan Simbang Kabupaten Maros (dok.marosfm)

Petugas Damkar yang berhasil mengevakuasi korban yang pingsan antara lain, Naqib assegaf, Farid Iskandar, Ashar haris, Multasyam.

Kronologis kejadian menurutnya, pada saat mencoba membantu petugas damkar dalam memadamkan api yang membakar sebagian mesin penggiling padi. Namun nahas korban malah jatuh pingsan.

Ia menjelaskan, Korban waktu itu naik keatas mesin yang tingginya 12 meter, petugas sebelumnya sudah ada diatas untuk melakukan penyiraman. Tapi tiba-tiba si bapak (Baha) ini ikut naik untuk membantu tapi malah pingsan karena terlalu banyak menghirup asap.

Beruntung, petugas yang sempat berdampingan dengan korban langsung mengevakuasinya dengan cepat, dan berusaha menurunkan menggunakan peralatan seadannya.

Karena minimnya peralatan evakuasi, personil memakai tali tambang yang kebetulan ada di mobil armada kami, jadi tim damkar maros hanya mengikat badan korban ini hingga kebawah.

Atas kejadian tersebut petugas damkar berhasil memadamkan api dan mengevakuasi korban selama kurang lebih 2 jam lamanya. Setidaknya 17 personil dan 4 armada damkar juga dikerahkan untuk melakukan pendinginan agar api tidak menyebar kedinding pergudangan. (marosfm news department)

Monday, 1 March 2021

Peringatan HUT Damkar Ke-102, Chaidir Harap Petugas Pemadam Tetap Bekerja Maksimal Meski Dalam Suasana Pandemi

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ke-102 tahun 2021 tingkat nasional yang dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2021, bertempat di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri. Dengan menerapkan protokol kesehatan kegitan tersebut disiarkan secara langsung melalui media Online Zoom, Google Meeting, Youtube, Instagram dan Facebook.

Terkhusus di Kabupaten Maros kegiatan tersebut  dipusatkan di Lantai I ruang meeting Sekda Pemkab Maros Senin, (1/3/20221).

Peringatan  HUT Damkar Kabupaten Maros  dipusatkan di Lantai I ruang meeting Sekda Pemkab (ist)

Dihadiri langsung Bupati Maros Chaidir Syam dan Wakil Buapti Maros Suhartina Bohari serta Kabid Damkar Maros Lotang serta perwakilan Damkar Maros yang mengangkat tema “Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Yang Profesional, Mandiri, dan Melayani Dalam Mendukung Adaptasi Kebiasaan Baru".

Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan, di HUT Damkar Ke-102 agar seluruh petugas Pemadam Kebakaran Maros bisa lebih bekerja maksimal dan profesional lagi meski dalam suasana pandemi. 

Terlebih lagi ruang lingkup tugas fungsi Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan itu sangat beragam dalam memberikan pelayanan kepada masyaraka. Bukan hanya sekedar menangani kebakaran tetapi juga bentuk penyelamatan atau rescue bagi masyarakat Maros yang membutuhkan.

Menurut Chaidir, Damkar Maros dikenal sangat aktif dalam berbagai tugas kemanusiaan seperti penyelamatan hewan ternak atau hewan yang bersifat menganggu. Terutama aksi kemanusiaan misalnya saat bencana Palu, Masamba dll. (marosfm news department)

Thursday, 27 August 2020

Antisipasi Kebakaran, ASN Pemkab Maros di Latih Gunakan APAR

Pemadam Kebakaran (Damkar) kabupaten Maros menggelar simulasi dan pelatihan tata cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Lapangan Pallantikang Kamis (27/8/2020). 

Pelatihan yang digelar tersebut untuk pegawai kantor-kantor serta pegawai kecamatan pemkab Maros.

Keterangan Gambar : ASN Pemkab Maros saat menggelar simulasi penanganan dan penggunaan Alay Pemadam Api Ringan (APAR) bersama Damkar Maros (dok.marosfm)

Menurut Kepala Bidang Damkar Lotang, pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang penggunaan Apar dalam lingkup Pemkab Maros. 

Hal ini untuk mengantisipasi jika terjadi kebakaran di kantor-kantor pemerintah.

Kegiatan tersebut guna memberikan edukasi kepada ASN utamanya di kantor-kantor SKPD, kantor kecamatan dan kantoh lurah. Sehingga jika terjadi kebakaran ada antisipasi awal sehingga kebakaran tidak menyebar sebelum pihak damkar datang.

Tak hanya penggunaan Apar, pihak Damkar juga menggelar pelatihan tata cara memadamkan api jika terjadi kompor meledak.

Kedepan kata Lotang, pihaknya akan menggelar pelatihan untuk masyarakat umum tata cara mengantisipasi  jika terjadi kebakaran di rumah.  

Sementara itu kata Lotang, akan melakukan edukasi kepada untuk pegawai, kedepannya serta diberikan juga untuk masyarakat umum misalnya ibu rumah tangga jika ada kejadian seperti kompor meledak di rumah lebih cepat mengantisipasinya.

Sementara itu, Kasi Ops Damkar Maros, Sulaeman mengatakan, saat musim kemarau potensi kebaran memang meningkat.

Katanya, ada banyak laporan,
apalagi dibulan Agustus. Dimana ini  merupakan puncak kemarau.

Dari laporan yang masuk kebanyakan jenis  kebakaran kecil yang terjadi, seperti lahan atau kebun yang terbakar, kompor meledak dan korsleting listrik pada sambungan kabel. Ini juga upaya dan guna pemilik rumah untuk dapat diantisipasi lebih cepat.

Ia menambahkan, sejak bulan Januari hingga Agustus 2020, jumlah kebakaran di Maros ada 51 kasus. Untuk dibulan Juli ada 7 Kasus, dan di Agustus yang merupakan puncak kemarau itu ada 14 kasus hingga hari ini 

Ia pun mengimbau kepada masyatrakat untuk mewaspadai bahaya kebakaran, dengan cara tidak membakar sampah dalam volume besar tanpa pengawasan.
-Jangan membuka lahan pertanian dengan cara membakar.

-Jangan membuang puntung rokok sembarangan tempat.

-Cabut perangkat listrik yang tidak digunakan, periksa kembali kompor sebelum meninggalkan rumah.

-Periksa kembali kompor sebelum meninggalkan rumah, dan siapkan APAR di rumah atau tempat kerja.

Bila terjadi kebakaran segera hubungi, 0411-3974339 atau 085242958679. (marosfm news department)

Wednesday, 15 July 2020

8 Unit Rumah Terbakar di Jalan Taufik Maros, Penyebab Belum Diketahui

Kebakaran melanda 8 unit rumah di jalan Taufiq dan jalan Takwa Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, Rabu (15/7/2020).

Berdasarkan keterangan warga, kebakaran bersumber dari rumah yang berada di belakangnya. 

Keterangan Gambar : Personil Damkar Maros saat berusaha memadamkan api di Jalan Taufik dan Jalan Takwa Kecamatan Turikale Maros (dol.marosfm)
Kabid Damkar Pemkab Maros Lotang mengatakan, Dari laporan yang masuk sekitar pukul 12.30 wita api bersumber dari rumah yang ada dibelakangnya. Posisi rumah tersebut memang tepat di lorong yang padat rumah.

Ia menjelaskan, api pertama kali muncul dari arah rumah yang dibelakangnya.  karena angin pada saat itu cukup kencang kobaran api menjalar kerumah lainnya.

Diketahui, Kedelapan rumah tersebut 4 diantaranya hangus terbakar dan 4 unit rumah lainnya rusak ringan.

Karena kobaran api yang cukup membesar. Warga pun ikut berusaha membantu pemadam dengan melempar bagian kaca rumah dan mengangku barang-barang yang masih sempat diselamatkan.

Untuk memadamkan api setidaknya Damkar Maros menurukan 6 unit armada api selama kurang lebih dua jam.

Atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. kerugian materil ditaksir hingga ratusan juta rupiah. 

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran belum di ketahui pasti. (marosfm news department)

Friday, 5 June 2020

Akibat Arus Pendek Listrik, 1 Unit Ruko di Maros Terbakar

Setidaknya satu unit ruko berlantai dua di jalan Andi Pangeran Pettrani Kecamatan Turikale Kabupaten Maros hangus terbakar akibat arus pendek listrik.

Ruko yang diketahui sebagai bengkel motor tersebut tiba-tiba saja dikejutkan dengan kobaran api yang terbakar dibagian atap rumahnya sekitar pukul 17.00 wita Jum'at (5/6/2020).

Keterangan Gambar : Unit Damkar Pemkab Maros saat memadamkan api yang membakar ruko di Jalan A.P Pettarani Maros (dok.marosfm)
Dari lokasi kejadian reporter marosfm.com melaporkan, api sudah membakar seluruh isi ruangan lantai dua. Api tersebut juga sempat membakar separuh dari bangun sebelahnya.  Setelah api berkobar tim unit Pemadam Kebakaran Pemkab Maros tiba dilokasi 10 menit saat api masih menyala.

Pemilik rumah Halim menjelaskan, api bermula saat para pegawainya sedang bekerja di bengkel tiba-tiba melihat kepulan asap dari atas ruangan tempat karyawannya tinggal. Melihat hal tersebut warga yang sekitar langsung mengamankan barang-barang berharga beserta ratusan kendaraan motor yang dijualnya.

Sementara itu, Kasi Damkar Maros Sulaiman mengatakan, ruko yang terbakar ini dari hubungan arus pendek listrik.

Setidaknya 5 unit armada dan 30 personil Damkar Maros turun langsung dan berhasil memadamkan api sekitar 30 menit lamanya.

Kejadi tersebut sempat membuat jalan poros A.P Pettarani Maros macet. Kepolisian Polres Maros terpaksa menutup akses dan mengalihkan seluruh kendaraan untuk memutar balik.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dari keterangan pemilik rumah kerugian ditaksir hingga puluhan juta rupiah. (marosfm news department)






Wednesday, 13 May 2020

Arus Pendek Listrik, Enam Kios Di Maros Terbakar

Sedikitnya enam kios didepan jalan poros Makassar - Maros Kecamatan Mandai Maros ludes terbakar api pada pukul 00.40 wita dini hari, Rabu (13/5/2020).

Menurut warga sekitar yang hendak melintas, percikan arus pendek bermula dari salah satu kios penjual buah yang menimbulkan api hingga melalap habis sejumlah kios lainnya.

Keterangan Gambar : Damkar Maros saat memadamkan enam kios yang terbakar didepan grandmall maros. (dok.marosfm)

Kasi Damkar Maros Sulaiman menjelaskan, Dari laporan yang masuk kepada unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Maros sekitar pukul 00.40 wita enam kios yang tengah ditinggal pemiliknya habis di lalap api.

Menurut Sulaiman, informasi yang diterimanya ada enam kios yang terbakar. Bermula dari salah satu kios penjual buah yang berada tepat di depan pusat perbelanjaan Grandmall itu mengalami arus pendek listrik. Pemilik kios saat itu tidak ada di lokasi.

Setidaknya 20 personil dan enam armada di terjunkan untuk memadamkan api yang melalap habis kios tersebut. Api berhasil dipadamkam kurang lebih 30 menit.

Dalam kebakaran tesebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (marosfm news department)

Thursday, 23 April 2020

Dukung PSBB Kota Makassar, Pemkab Maros Lakukan Penyemprotan Disinfektan yang Ingin Melintas Ke Maros

Dalam rangka mendukung pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar, Pemkab Maros melakukan pemeriksaan di posko Simpang Lima Mandai, Jalan Poros Makassar - Maros.

Pengendara yang melintas dari arah Makassar menuju Kabupaten Maros akan dicek suhu tubuhnya dan kendaraannya akan disemprot desinfektan serta diberi himbauan terkait PSBB.

Keterangan Gambar : Personil BPBD Maros saat memeriksa dan menyemprotkan cairan disinfektan kepada pengendara yang ingin melintas ke Kabupaten Maros. (dok.marosfm)

Saat ditemui marosfm.com dilokasi Kamis, (23/4/2020) Kepala BPBD Maros Fadli mengatakan, Posko tersebut merupakan posko pembatasan untuk meminimalisir dan mencegah penyebaran virus corona. Hal itu dilakukan sebagai upaya penunjang wilayah disekitar makassar untuk meminimalisir perpindahan virus yg ada di zona merah kota Makassar ke wilayah sekitarnya, terutama yang ada di Maros.

Lanjut Fadli mengatakan, Kegiatan pemeriksaan tersebut dimulai pagi  sekitar pukul 08.00 wita hingga Sore hari, kata Fadli ini merupakan pemberlakuan demi menunjang PSBB yang telah diberlakukan Kota Makssar.

Dalam hal pemeriksaan tersebut personil Kodim 1422/Maros, Polres Maros, Satpol PP, Damkar Maros, BPBD Maros dan Dinas Kesehatan  juga turun membantu pelaksaaan kegiatan itu.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Maros, Davied Syamsuddin mengatakan, saat ini pihaknya telah membangun 5 posko, Wilayah penambahan posko yaitu, 2 posko Moncongloe, 2 posko di Bantimurung dan 1 posko  Kalibone.

Ia mengatakan, saat ini pos pemeriksaan sudah ada di lebih 40 titik, baik tingkat kecamatan, atau secara sektoral di desa maupun kecamatan.

Adapaun data laporan pasien yang  Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Maros per tanggal Rabu 22 April 2020  18.30 WITA

Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 162 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 15 orang, dan Positif 24 orang.

Jika masyarakat wilayah Kabupaten Maros membutuhkan penanganan atau pertolongan terkait Covid -19, silahkan menghubungi Call Center Penanganan Covid -19 di Kabupaten Maros, 0812 4243 101, 08524020 2907, 0852 5522 1142.

Dan untuk wilayah di Sulawesi Sealatan, 0821 5402 1119, 0852 9935 4451, 0812 4424 4474.
(marosfm news department)

Tuesday, 21 January 2020

Akibat Arus Pendek, Satu Rumah Hangus Terbakar

Sebuah rumah hangus terbakar, selasa (21/1/2030) dini hari, sekitar pukul 00.30 Wita di lingkungan Pamelakkang Jene, Kelurahan Allepolea Kecamatan Lau, Maros.

Meskipun rumah tersebut berada di pemukiman padat penduduk, namun kesigapan Damkar Maros menindaklanjuti laporan warga, membuat api tidak sempat menyebar ke rumah lainnya.
Keterangan Gambar : Rumah yang hangus terbakar di Ling. Pammelakkanh Je'ne Kelurahan Allepolea Kecamatan Lau (dok.marosfm)
Kepala Seksi Operasi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Maros, Sulaeman, mengatakan, pihaknya menerjunkan 5 armada untuk menjinakkan api tersebut.

Setelah berjibaku selama 20 menit, petugas damkar pun berhasil memadamkan api tersebut. Kepala Seksi Operasi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Maros, Sulaeman, mengatakan, pihaknya menerjunkan 5 armada 4 unit dari Mako dan 1 unit dari Bontoa.

Setelah berjibaku selama 20 menit, petugas damkar pun berhasil memadamkan api tersebut.

Kebakaran tersebut menghanguskan lebih dari separuh rumah milik warga a.n Dg. Mansu, dengan kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Sementara informasi dari saksi setempat, api bermula dari lantai 2 rumah dan diprediksi terjadi akibat arus pendek karena sempat terdengar suara letupan yang diduga dari kabel yang berada di atap rumah.

Meskipun demikian, terlihat petugas Polsek Lau mengamankan lokasi kejadian dan menyelidiki penyebab kebakaran. (marosfm news
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.